<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Faras, Najib, dan Umar, Kalian Mungkin sudah Berada di Taman Surga</title>
	<atom:link href="http://rinaldimunir.wordpress.com/2006/06/15/faras-najib-dan-umar-kalian-mungkin-sudah-berada-di-taman-surga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rinaldimunir.wordpress.com/2006/06/15/faras-najib-dan-umar-kalian-mungkin-sudah-berada-di-taman-surga/</link>
	<description>Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Mar 2010 12:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Anak Tersayang Tewas Mengenaskan &#171; Catatanku</title>
		<link>http://rinaldimunir.wordpress.com/2006/06/15/faras-najib-dan-umar-kalian-mungkin-sudah-berada-di-taman-surga/#comment-2235</link>
		<dc:creator>Anak Tersayang Tewas Mengenaskan &#171; Catatanku</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 07:20:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rinaldimunir.wordpress.com/2006/06/15/faras-najib-dan-umar-kalian-mungkin-sudah-berada-di-taman-surga/#comment-2235</guid>
		<description>[...] itu harus menghadap illahi demikian cepat. Dua tahun lalu, ketika seorang ibu (alumni ITB juga) membunuh 3 orang anaknya yang manis-manis dengan cara menyekap wajah anak-anaknya yang sedang tidur dengan bantal, saya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] itu harus menghadap illahi demikian cepat. Dua tahun lalu, ketika seorang ibu (alumni ITB juga) membunuh 3 orang anaknya yang manis-manis dengan cara menyekap wajah anak-anaknya yang sedang tidur dengan bantal, saya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
