Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk September, 2006

Setiap kali puasa Ramadhan datang, saya selalu teringat kenangan bulan puasa pada masa kanak-kanak dulu. Bapak dan ibu saya sudah mengajarkan berpuasa kepada kami, tetapi memang tidak harus penuh, boleh buka di siang hari, maklum kami masih kecil. Secara bertahap akhirnya kami bisa juga berpuasa secara penuh dari pagi sampai sore. Saat-saat berbuka puasa adalah [...]

Read Full Post »

Hari ini adalah hari kedua puasa Ramadhan. Hari pertama kemaren puasa jatuh pada hari ahad sehingga puasa dijalankan di rumah saja tanpa masalah. Kemaren pagi sampai siang suasana jalan di kompleks perumahan Antapani terlihat lengang. Tetapi, ketika hari beranjak petang suasana jalan terlihat sangat ramai, padat kendaraan, dan macet tentunya, terutama pada titik-titik penjualan makanan [...]

Read Full Post »

Setiap kali berhenti di lampu merah, saya selalu melihat pemandangan yang mengiris hati. Pengemis dan pengamen berebut memanfaatkan waktu lampu merah menyala untuk mengharapkan belas kasihan dari pengguna jalan. Sereceh dua receh uang pecahan mereka kumpulkan dari pagi sampai sore, bahkan sampai malam.
Kepada pengamen yang umumnya masih bocah itu saya kurang respek dan jarang memberi [...]

Read Full Post »

Bangsa yang Rendah Diri

Ketika berhenti di perempatan lampu merah, mata ini memandang papan iklan besar yang mencolok mata. Isinya mempromosikan acara pertunjukan di pantai Ancol Jakarta. Yang membuat saya tergelitik, semua tulisan di dalam iklan itu dalam Bahasa Inggris, tidak satupun ada kalimat di dalam Bahasa Indonesia. Misalnya “We proud to present a stage performance on fire… bla..bla..”. [...]

Read Full Post »