Tanggal 4 Februari 2007 yang lalu saya mendapat tugas ke Bontang, sebuah kota kecil di Kalimantan Timur. Saya senang, karena ini pertama kali saya menginjakkan kaki di bumi Kalimantan. Di kota Bontang baru didirikan Sekolah Tinggi Teknologi Bontang (STITEK) Bontang, kerjasama antara LAPI ITB dengan Pemkot Kota Bontang. Ada dua program studi sana, yaitu Teknik Informatika dan Teknik Elektronika. Saya ke sana memantau dan mengevaluasi pelaksanaan silabus kuliah yang saya susun, apakah sudah berjalan dengan baik.
Ya, Bontang yang kaya dengan sumber kekayaan alamnya (minyak dan gas) tidak mau kalah dengan kota-kota di Daerah Tingkat II lain yang berlomba-lomba membuat Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi di Indonesia tidak hanya ada di ibukota provinsi atau kota besar, tetapi sudah menjangkau ke kota kecil dan kota kabupaten. Pangsa pasarnya ada, kebanyakan karyawan yang bekerja di kota tersebut. Lulusan SMA yang masih baru sangat sedikit berminat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi daerah, mereka lebih memilih perguruan tinggi di kota-kota besar. Motivasi karyawan mengambil kuliah lagi di perguruan tinggi daerah (umumnya kuliah sore sampai malam hari) beragam, tetapi siapapun maklum kalau kebanyakan motivasinya adalah demi selembar ijazah untuk meningkatkan karir di tempat kerjanya. Tapi sudahlah, itu hak azasi orang kan…? Kota Bontang yang berukuran mini ternyata memiliki beberapa perguruan tinggi, salah satunya STITEK Bontang itu. Karena belum mempunyai gedung sendiri, sekolah tinggi ini masih ‘menumpang’ di SMAN 1 Bontang (SMAN 1 Bontang ini ternyata sekolah berstandard internasional, bo. Edun!)
Kembali cerita soal Bontang tadi. Bontang, meskipun kota kecil, memiliki bandara kecil yang cukup bagus. Bandara yang berada di dalam kompleks PT LNG Badak ini memang bandara internal perusahaan. Pesawat yang bisa mendarat di sana hanyalah pesawat Pelita Air yang bertipe baling-baling dan berkapasitas 24 orang penumpang. Dari Balikpapan ke Bontang ada penerbangan 2 kali sehari ke Bontang, begitu sebaliknya. Prioritas penumpang pesawat adalah karyawan PL LNG Badak dan PT Pupuk Kaltim, meskipun masyarakat umum juga diperbolehkan tetapi prioritas terakhir. Oh ya, areal PT LNG Badak ini sangat luas tetapi tertata asri. Di kompleks ini setiap jengkal tanah ditanam pohon mangga. Pohon mangga di mana-mana. Kalau lagi berbuah, siapa yang memakan mangga sebanyak itu ya, padahal penghuni kompleks PT Badak itu tidak seberapa. Jika malam hari, maka kita dapat melihat obor api raksasa dari arah manapun di kota Bontang. Obor api itu adalah semburan gas yang menyala di PT Badak dan membuat kota Bontang menjadi terang benderang.
Bontang kota yang panas karena terletak di pinggir pantai. Kotanya sepi karena penduduknya tidak banyak. Jalan-jalan sepi dari lalu lalang kendaraan. Bayangan kita kalau pergi ke Kalimantan adalah bertemu dengan orang Dayak, ternyata di Bontang tidak. Mayoritas penduduk kota ini adalah orang Jawa, baru kemudian pendatang dari Bugis dan Makassar. Orang Dayak kebanyakan berdiam di pedalaman.
Tidak ada mal, plaza, atau hotel berbintang di sini. Tetapi mungkin beberapa tahun lagi kota ini tidak bedanya dengan kota-kota di Jawa yang ditumbuhi ruko dan pusat perbelanjaan. Maklum, Bontang adalah kota industri, dan kota industri di manapun bagaikan gula yang dikerubungi semut, berarti akan banyak lagi pendatang mengadu nasib di kota ini.
Kebiasaan saya kalau berkunjung ke tempat baru adalah mencicipi masakan atau makanan khas di sana. Di Bontang banyak bermunculan kedai ikan laut bakar. Pelayan dan pemiliknya kebanyakan orang Jawa Timur. Lumayan enak, meskipun masih kalah enaknya dengan ikan bakar waktu saya berkunjung ke Manado. Rumah makan Padang juga banyak di sini (ho..ho..ho, di tempat mana yang tidak ada rumah makan Padang ya? Tapi tunggu dulu, belum tentu rumah makan Padang itu dikelola oleh perantau Minang, jangan-jangan orang Jawa juga
)
Saya berkunjung ketika Bontang lagi musim durian. Tetapi durian di sini rasanya kurang manis dan daging buahnya tipis. Kata orang di sana, durian tersebut didatangkan dari daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Pantesan, bukan buah lokal sih. Tetapi, di sini saya temukan durian ’aneh’ yang penduduk sana menamakannya ‘lai’. Lai adalah sejenis durian tetapi durinya lebih lunak, tidak setajam kulit durian biasa. Buahnya persis sama seperti durian biasa, tetapi warnanya oranye. Baunya juga tidak menyengat. Rasanya? Oh, terasa aneh di lidah saya. Hambar saja dan kurang manis. Saya tidak berminat memakannya lagi. Oh ya, ada satu lagi buah yang agak aneh menurut saya (karena belum pernah lihat), yaitu buah rambutan tetapi warna kulitnya kuning, bukan merah seperti rambutan biasa. Sayang saya tidak sempat mencobanya karena besok pagi-pagi saya harus siap kembali ke Balikpapan untuk seterusnya ke Jakarta.
Sebelum pulang, kami sempat membeli oleh-oleh di kota ini. Oleh-oleh khas Kalimantan apalagi kalau bukan lempok (dodol durian). Selain itu juga ada abon ikan dan penganan yang berhubungan dengan ikan (kerupuk ikan, amplang, dan lain-lain). Teman saya malah membeli jamu khas Kalimantan, apalagi kalau bukan jamu pasak bumi, he..he…
Demikianlah cerita perjalanan saya bersama beberapa orang dosen ITB ke Bontang. Mungkin lain waktu saya ditugaskan ke sana lagi.
tanggung kenapa nggak diteruskan ke Sangatta temui sayah
kapan-kapan mas….
[...] saya ke Bontang bulan Januari lalu (baca tulisan saya yang terdahulu), rekan dosen di STT Bontang mengatakan bahwa di Kalimantan durian juga diolah menjadi sambal, [...]
bontaaaaaaaaaaaaang!
duh, dengerin ceritanya jadi pengen balik. hiks……
emang sie, kotanya gak sebesar di jawa, tp bontang tetep yang no 1.
salam buat temen2 anak alumnus smunsa bontang angktan 2004/2005. i mizzz uuuuu
Kayaknya akang nggak lengkap ngunjungi bontang…..ntar kalo balik lagi ke bontang kontak saya aja….dijamin bisa menikmati bontang yg sebenarnya….tak tunggu ya…
Ass ww.
Kalau nggak sempati berkunjung ke Bontang, kunjungi saja situs http://www.pdmbontang.com situs yang memahami kebutuhan anda. Serasa anda telah berada di Bontang. Kutunggu kehadirannya.
Salam/stt
kanGGGGGGGennnnnnnnn!
gmn ya btg cekarang?
dah 2 taon nie kul di luar kalmntn, jd inget ma bontang dlu!
bontang berubah dnkzzzzzzzzzz
ntar q k sno. key
bontang cekalang bagus mas, cuma yang bagus ya bagian komplek aja, sama seperti mas dulu ke bontang…
Abdi ti jawa barat lami di bontang atos 16 tahun. kalo anda tau bontang dulu (1991) mungkin akan kaget karena bontang dulu sangat kurang sarana dan prasarana . misalnya jalan sangat sempit dan penuh dengan lobang di sana sini. Pemerintah saat itu tidak mampu membiayai perbaikan hanya mengandalkan bantuan 2 perusahaan saja, LNG badak dan Pupuk Kaltim. Sekarang memang tlah terjadi perubahan setelah adanya reformasi dan otonomi daerah. Bontang sekarang sudah menggeratiskan SPP pendidikan dasar dan program lainyauntuk orang miskin. Bontang kaya sumber alam pendapatan tinggi tapi kesenjangan cukup tajam. Ada hal yg meresahkan bontang saat ini yaitu proyek pipanisasi,,gas dari bontang ke semarang. kami sebagai warga bontang menganggap ini bisa berdampak negatif.
di bontang ada lagi hotel berbibtang lagi… yaitu hotel bukit sintuk sama ekuator. oh ya,di bontang etar lagi mau bikin mall sekarang nih masih lagi di bangun namanya plaza taman bontang & disini juga ada plaza namanya bontang plaza(bp).
di bontang ada lagi hotel berbibtang lagi… yaitu hotel bukit sintuk sama ekuator. oh ya,di bontang entar lagi mau bikin mall sekarang nih masih lagi di bangun namanya plaza taman bontang & disini juga ada plaza namanya bontang plaza(bp).
Rumah makan Padang juga banyak di sini (ho..ho..ho, di tempat mana yang tidak ada rumah makan Padang ya? Tapi tunggu dulu, belum tentu rumah makan Padang itu dikelola oleh perantau Minang, jangan-jangan orang Jawa juga )
Hahahahah, saharian ko, pas waktu rehat awak ganyang beberapa posting apak, tapi dek lah agak sakik tangan mangetik saharian, iyo ndak tabuek komen2 dek ambo doh pak… maaf yo pak yo
…tah urang padang ko yo, antah yo pak, kok lah rami baduyun pulo urang bisuak di bulan, iyo lah basuo juo dek mato kito restoran padang hehehehehheheh
Cama urang padang ko heheheheheh
Ehem, awak iyo ndak acok juo tabang2 doh pak, tapi lai ado jatah sesakali pak ka lua jawa. Salamo acara di suatu daerah kan kito sewa oto jo supirnyo sekalian…ya apak tahu mah…
Pengalaman ambo pak , ndak di jawa se doh, tapi yang namo e makan ayam dagiang, pokok e mangguntang di rumah makan padang tu, dek maha tau lamak e , jadi bisa disabuk kemewahan agak saketek,
Ambo di jakarta kan lah makan nasi padang se tiok hari, tu pas jalan ka suatu daerah tu pengen e, tantu makan yang khas dari daerah tu, tapi kalo batanyo jo supir, yok kito pai makan bang, e e e e e, oto taruih se masuak ka rumah makan padang..
Jadilah, dek kito tahu uda2 sopir e jarang ka rm padang, ambo palapeh se inyo makan yang lamak2 badaso kayak randang, paru, tau dendeang, padahal de lidah ambo , acok bana rm padang di daerah yang pernah ambo injak tu, kalera raso e pak, hargo se nan manggunuang,… dasar urang padang cama jo pitiah hehehehehehehe
Jadilah dadah pak, kalau tasasek mbo di bandung bisuak2 ko, selain lari bamalam ka musajik, lai buliah badan kamanakan apak ko manumpang di residence apak.. heheheh
Salam untuak urang rumah yo pak
Haris
bontang emang enak bngt meskipun aku belum pernah kesana? heheheheheheh………..!!!!!!!!!!
Hai, saya adalah salah satu murid kelas 3 SMP, tinggal di Jakarta, dan saya akan mengunjungi Kalimantan Timur sebagai bagian dari Field Trip sekolah. Kota- kota yang akan saya kunjungi adalah antara lain Balikpapan, Samarinda, Bontang, dll. Saya tidak tahu sama sekali gambaran tentang kehidupan di Kalimantan, dan saya tidak mau nanti saya akan kaget dan tidak dapat beradaptasi selama 5 hari kunjungan saya. Jadi saya minta tolong sharing nya dari anda semua [kalau boleh hehe], bagaimana pengalaman2 anda disana, tips2 agar dapat beradaptasi dari kehidupan kota ke kalimantan, dan apapun yang kiranya dapat menjadi bekal bagi saya. Apapun balasannya, pasti akan saya hargai. Terimakasih atas bantuannya.
hua….
Bontang KAngen bgT nIE????
Di TinGGAl 2 tahUN aj uda berubah bentuk GitU..
bOntaNG bGs BaGT pa Lagi LAUTnya …
trz kAnGen juGA mA iKAN baKAr NA…
WaH.. keNangAN2 taK teRlupaKAn dI BonTAng…
pA LAGi wKTu JAlaN Di DaeRAh oraNG2 ToRAja..
wAH.. Pasti JAraNG taU kan???
wIEh…
TApi sayank na hutaN2 dI SePAnjNG jaLAN BoNTAng SAMARinda Uda pada GUndUl. TInGGAl ILAlangna aja..
AyO dUNK PEMErintah REBOISasi..
BonTAng.. MISS u Co MucH
sebenernya sih saya orang bontang,tepatnya skul d btg gitu di sman1,he,he,,tapi pengen juga donk komentarin,,, menurut saya sih,bontang dari tahun ketahun banyak kemajuan and klo seseorang udah datang ke BTG pasti pengen balik lagi ke BTG n ada rumor bilang klo udah minum air kalimantan,,tu orang pasti balik lagi,,,KATANYA,,
tapi klo menurut saya bontang tu membosankan banget,, mw kemana mana ada2 aja halangannya,, mw kesana ada laut,mw kesana ada hutan… jd menurut saya bontang tu bagusnya cuman sebagai tempat rekreasi getooo… tapi tetap aj I LOVE BONTANG……………
@Taufik: Iya, saya ingin balik lagi ke Kalimantan nih. Tapi gak tahu kapan terlaksana, baru sebatas keinginan. Sasaran utama adalah kota Banjarmasin, ada bebek goreng enak, katanya di sana.
bontang skrg??
kmrn wktu libur lebaran aq plg mas..
uaaaa…
bontang gak bnyk brubah sii..
masii ttp ngangenin ^^
makin rapi.. makin maju..
en makin sepi jg d PTB..
hehehe.. pngn lg balik ksana..
[bru jg kluar bntg,,
masa uda mnta balik?? ^^]
bontang tu kota kecil,, tp gak akn bosen buat muter2 1000 kali.. hehehe..
banyak kenangan manis yg aq png dsana..
maklumlahh..
dari lahir jg uda dsana..
kdng sempet terpikir mank bosen d kota sekecil itu.. gak ad mall lg!!
pii setelah kluar dr bontang,,
ehh.. kok malah pngn plg.. ^^
oia mas.. skrg bontang bru d bangun mall..
[hari ni pembukaan mall.na]
gtw sii gmn akhrna ntar..
ttp jd mall atau …..??? hehehe…
qta doakan saja bntg smakin maju..
kangen knangan dsana!!
kangen kluarga dsana!!
kangen nongkrong d obor lg!!
kangen smuanya!!
luph u PTB ^^
aduh klo dengar btg jdi g tahan walaupun hanya sebuah kota kecil tpi bxk banget yang bsa d banggakan dari btg.btg mempunyai 2 perusahaan terbesar didunia (pkt &lng badak)klo malam qta liat th terasa kya di jepang kereeeeeeeeeeen bgt.ga bakal nyesel koq,aq jamin deh,
Saya tetep tinggal di Bontang mulai th 81…setelah pensiun nanti mbalik jawa lagi habis di bontang mahal-mahal uang pensiunku tidak cukup
wah mas mau ke banjarmasin yah???
kapan? kontak saya aja.insyaallah saya ajak jalan-jalan deh.banjarmasin seru, lengkap sama kayak kota besar di jawa.makanannya juga ajip-ajip, kayak soto banjar bang amat, itik (bebek) gambut, lontong orari dll….
email saya : deborneo54@gmail.com
wah senangnya..
ada orang yang mengagumi Bontang..kalau ntar ke Bontang mampir ke warung makan saya ya..ada tepat dipertigaan kodim namanya lesehan nmill
ok ok
@anas: pengennya begitu….
@mika: gratis nih?
@anas: pengennya begitu…
@mika: gratis nih?
Wah…Q jg pngen kmen niy…!!
Btg tuh the best koq…keyen abis.
Q lhir di Arab n umur 4 taon Q ud tgl di btg ampe ckrg.
pkokx BTg is the best
boleh saja bontang dikatakan kota yg tidak terlalu besar (kecil)…tapi jika di pandang dari sumbangsihnya kepada negara ini….bukan kata kecil lagi yang keluar dari bibir kita…melainkan “BESAR”…dengan adanya LNG dan Pupuk sudah merupakan sumbangsih bagi devisa negara..
saya sangat bangga terhadap kota bontang !!!!
sukses kota bontang !!!!!!
by : putera daerah !
qw jugga ank bontang .. walau msih 12 tahun .. tpi mnurut qw bontang gg bosenin .. qw skolah di sd 2 ypk .. yg ada di kompleks BTN .. di BTN .. qw seneng bgd .. krna . qw punya byak temend .. walau BTN sempit .. tpii tetep seruu .. qwalau qw mau muter 24 jam .. gg bkal bosen !! seruu bgd deh di bontang !!
Whoi…:@:@..bner tuh. .bontang daerah kaya & sumber devisa negara qt…gw jg anak asli bontang yg hanya bisa meringis ngendenger berita bontang yg di atur para wakil rakyat yg KKN..(maklum coz gw uda 7 taun ninggalin bontang)..salam buat alumni smansa bontang angkatan 2001..miss u all
@Oncel: benar, bahkan kalau Kaltim merdeka sekalipun (janganlah ya…), ia bisa menajdi negara terkaya di asia tenggara.
I don’t have any idea to say thank you for everything presented by local government in bontang especially education and culture department
Bontang….panas….Banyak hutannya..tapi ngagenin…dulu saya pernah tinggal di Bontang komp PT badak Hop 1 ,tapi sekolah di SMP YPPI Tg Laut,kemudian Sman 1 bonatang naik kls dua saya pindah ke Bogor,dulu bontang masih sepi,berangkat sekolahpun harus tunggu Bus PT badak yang mengantar,ya…Bontang…kata yang indah…dulu saya ada teman Namanya Syarifudin umar,melalui ini mudah2 ada yang mengenal teman saya itu.kalau ada yang mengenal tolong Informasinya, karena dia sahabat saya yang paling baik,aku manggil dia baco.
He2… benar yang disampaikan oleh pak Rinaldi Munir. Tetapi mulai “sekitar bulan Desember 2007″ telah dibangun Ramayana di pusat kota Bontang. Ya, lumayan besar lah …
Artinya Bontang sekarang semakin ramai. Di daerah “Sekambing / Sikambing” ya?, sekarang sudah dimulai dibangun gedung pemerintahan. Konon kabarnya nanti akan digunakan sebagai pusat pemerintahan. Disana juga dibangun GOR Bontang Lestari. Saya pernah ke GOR saat PON XVII 2008 untuk melihat pertandingan Sepak Bola dan Volly Ball. Jarak pusat kota bontang sampai GOR bontang lestari kira-kira 18 KM (menurut spedo meter mobil yang saya naiki)…
::yamta-alumni ITB 2005 pernah tugas di Bontang Juni-November 2008::
well.. well.. well..
hehe..), but bagaimana yah kabarnya sekarang..
loe belum pernah jalan ke tempat gw seh.. “berbas pantai nan damaii, asri nan sejahtera…” hihi.. apalagi yang namanya pasar malam (nga’ kalah ama blok M ataw Tampur di Jakarta
… buat temen2 alumni yabis di bontang .. santai moo ko.. taon depan gw pulang.. doain yah..
well.. well.. well..
hehe.. apalagi ama ciwalk atau paris van java di bandung.. lewatt.. nga’ percaya datang deh ke sana), but bagaimana yah kabarnya sekarang..
loe belum pernah jalan ke tempat gw seh.. “berbas pantai nan damaii, asri nan sejahtera…” hihi.. apalagi yang namanya pasar malam (nga’ kalah ama blok M ataw Tampur di Jakarta
… buat temen2 alumni yabis di bontang .. santai moo ko.. taon depan gw pulang.. doain yah..
iia……akkuh kangen mha bontang juga ne!!!! eeaph wlupunt kuh bkand anak asli bontang,but,aku udd anggap bontang tu kota’ku,aaaaaaaaaaaaaaaah>…………pengen kuh balik ksana….
gg bosen2na tu akh jL2 d’sana….seneng gt rasanya,,,,apph lg orangnya ramah2…..
aku alumni SD 1 YPK,,kuh cm bs k Bontang itupun luw bisa cm liburan dwang…akku skrg d’Jawa…bontang,,,a luph u,i miss u,,,,,,,,^.^
kadang,luw aku liat lampu2 banyak gt…akk inget Badak mha bK
aku gg akan lupa ma bontang..,>>>!!!!!!!!!!!!>_<
a.L.waY.s!!!
yap..
bontang is the best town ..
kemana pun pergi ..kembalinya ke bontang,byk yg bsa di nikmati di sni apalagi taon ini perubahanx byk bgt..
so welcome to bontang
BONTANG yang kecil selalu menjadi kenangan yang istimewa untuk warga bontang sendiri.gw heran kenapa btg yg kecil tpi menjadi istimewa untuk warga setempat,ataupun orang-2 yang besar disini (Bontang).
faktor utama maybe…
kota bontang nyaman untuk warga,jarang ada kerusuhan dan kriminalitas sangat minim,mungkin ada sih,tapi yang jls seperti inilah kota bontang,saya pun sbagai pendatang dr jkt terasa banget tmpat hidup yang damai,daripada hidup di kota besar namun tingkat kriminalitas meningkat tentunya kehidupan kita kurang nyaman,,,,,,,,bener gak ?
itu soal kenyaman di btg.dan klo mslah pkerjaan gak ada matinya deh,tp bagi orang-2 yang mau berusaha.itu yang kuketahui tentang kota bontang kota taman.oia atu lagi,,,,
gw punya tmen kul. di luar kota bontang,99% mereka kangen dengan kota bontang,dan mereka paling kangen yang namanya BeKa.apalagi kota bontang lambat laun mnjadi kota besar,pulau jawa aja kalah besar dengan pulau kalimantan,gimana kalo bontang berkembang… kebayangkan…..///////
hmmm…..jadi penasaran pengen cepet2 ke bontang. suamiku dah duluan disana, jadi ga sabar neh pengen nyusul…gpp kan bontang nambah 1 anggota baru kayak aq….
Bontang itu indah,… sekarang tambah banyak sekali perubahan…. nggak nyesel dech datang ke Bontang.masih banyak yang perlu dikunjungi…
salam kenal buat semua….