Minggu lalu saya terserang sariawan. Duh, perihnya. Makan jadi susah, apalagi kalau makan masakan yang bercabe (saya hampir tidak bisa makan kalau tidak ada pedasnya). Mau berkumur-kumur kala wudlu juga terasa perih. Berbicara pun jadi tertahan. Pasalnya sariawan tidak hanya di gusi, tetapi juga di lidah. Beberapa obat dan ramuan sudah saya coba, mulai dari larutan penyegar cap kaki tiga sampai Albothyil, semuanya tidak mempan. Akhirnya saya biarkan saja selama seminggu, lama-lama sembuh sendiri (kadang-kadang bisa dua minggu lamanya terkena sariawan).
Saya pikir, hampir setiap orang pernah terkena sariawan. Dulu semasa mahasiswa saya sering terkena sariawan. Sariawan itu bentuknya bulat kecil. Mula-mula diameternya hanya 1 milimeter, lama-lama membesar hingga 0,5 cm. Kalau tidak hati-hati mengunyah makanan, salah-salah sariawannya yang tergigit hingga berdarah. Saya pikir sariawan itu akibat kekurangan vitamin C, maka setiap kali sariawan saya pasti membeli satu botol kecil vitamin C di apotik Balubur (masih ada sampai sekarang). Satu hari bisa beberapa kali saya mengunyah-ngunyah vitamin C yang rasanya enak, manis seperti jeruk ini. Kadang-kadang vitamin C itu saya lekatkan ke daerah yang terkena sariawan dengan harapan cepat sembuh. Lain kali saya coba pula Betadine obat kumur. Anehnya, biarpun saya sudah banyak minum vitamin C atau berkumur dengan Betadine berkali-kali, tetap saja si sariawan tidak sembuh-sembuh. Seorang teman kuliah menganjurkan makan beras mentah, tapi hasilnya sama saja. Kalau di Padang waktu kecil dulu, jika terkena panas dalam dan sariawan, maka kita dianjurkan minum air selasih (ada yang menyebutnya air tempuyang), yaitu air minum yang dicampur dengan biji-biji selasih yang berwarna hitam. Atau, bisa juga meminum air perasan daun bunga “rayo” (apa ya Bahasa Indonesianya). Minuman itu hanya membantu mengurangi rasa sakit, tetapi tidak menyembuhkan.
Saya pikir jika sudah menikah maka akan jarang terkena sariawan (lho, apa hubungannya ya?), eh ternyata setelah menikah masih juga kena. Akhirnya seorang teman mengatakan, kalau kita kena sariawan berarti akibat stres. Stres? Adakah hubungan antara stres dengan sariawan? Intuisi saya mengatakan iya, sebab setiap kali banyak pikiran karena beban pekerjaan dan masalah yang cukup berat, maka pasti saya terkena sariawan. Teman-teman yang terkena sariawan sering saya tanya, apakah dia lagi stres, jawabnya iya. Jadi, obat sariawan bukanlah banyak minum vitamin C atau makan buah yang asam-asam, tapi kurangi stres itu.
Keyakinan bahwa sariawan timbul kalau kita stres saya ingat baik-baik. Memang saya awam soal kedokteran, tetapi pegalaman hidup adalah guru yang terbaik. Sariawan hampir tidak pernah menyerang anak-anak, karena dunia anak adalah dunia bermain, tidak banyak pikiran, tidak kenal stres, dan pikirannya hanyalah yang senang-senang saja. Hanya orang dewasa yang sering mendapat sariawan, karena orang dewasa lebih banyak mendapat tekanan hidup.
Hidup tidak boleh stres, santai saja. Kendalikan diri, perbanyak relaks, dan hindari banyak pikiran. Insya Allah kita tidak akan terkena sariawan. Alhamdulillah saya sudah jarang terkena sariawan sejakah 2 tahun terakhir. Sekali-kali sih masih. Kalau sariawan menyerang juga, berarti saya lagi banyak pikiran nih. Itu indikasinya. Jika saya melihat teman atau orang lain lagi sariawan, maka diduga kuat orang tersebut lagi stres dan banyak pikiran, he..he..he.
Sariawan memang membuat mulut jadi malas berbicara. Perih. Makanya ada orang atau lembaga seperti LSM yang sering berkoar-koar dan lantang berbicara memprotes ketidakadilan ini dan itu, apalagi jika ketidakadilan itu menyangkut kelompoknya atau mengancam periuk nasinya. Tetapi jika ketidakadilan justru terjadi pada lawan politiknya, mereka bungkam seribu bahasa. Mereka diistilahkan sariawan. LSM sariawan.
18 tanggapan so far ↓
nanung // 12 Juli 2007 pada 12:01 |
lebih tepatnya kekurangan vitamin c++
Ridwan // 12 Juli 2007 pada 14:51 |
Wahahaha LSM sariawan. Ungkapan yang sangat menarik Pak ^^
Kang Tutur // 13 Juli 2007 pada 04:34 |
Salam Nusantara!
Kami mencari Penerima Beasiswa Wirausaha!
Mohon izin, numpang “kapling”
Matur Nuwun…..!
rinaldimunir // 13 Juli 2007 pada 06:50 |
@Nanung: mungkin juga C#
adywicaksono // 13 Juli 2007 pada 09:22 |
Sariwan -> akibat sikat gigi pake sikat yang udah rusak
atau pake sikat yang bulu2nya gak lembut
Ray // 13 Juli 2007 pada 09:34 |
Daripada larutan penyegar cap kaki tiga yang makin lama makin kembung kalau diminum terus, coba salep Kenalog aja Pak… (maaf bukan promosi
)
dewa // 16 Juli 2007 pada 04:48 |
Vitamin C itu untuk mencegah sariawan, bukan untuk mengobati …
demi // 3 Agustus 2007 pada 07:39 |
g cuma sariawan yang disebabkan oleh stress.juga banyak penyakit lain seperti;maag,paling parah bisa bikin sakit hati.lebih baik sariawan daripada sakit hati..tul ga?
aa // 1 September 2007 pada 05:13 |
aku lagi kena sariawan nih…….
abang haris // 5 September 2007 pada 07:24 |
Atau, bisa juga meminum air perasan daun bunga “rayo” (apa ya Bahasa Indonesianya). Minuman itu hanya membantu mengurangi rasa sakit, tetapi tidak menyembuhkan.
Hahaha lucu deh pak
Blog apak rancak bana , syahdu hati kalo membacanya pak, universal semua tema hiduik dijamah,
Tapi sebagai rinaldiernya blog apak, tentu tiok pembaco ada maksud , pendekatan tau kecenderungan tertentu dalam menikmati dan mengulas blog Apak
Kalau ambo Pak, hal yang paling dinikmati dan bikin kangen dan lucu, yang berbau minang.. bukan artian tema lain kurang memikat tapi yang paling awak buru dari tulisan bapak adalah aspek minang nyo Pak, bukan artian ambo gilo jo kampuang, yaaaaaaaaaa emang lagi rindu kampung heheheh
Misal, pas membaca posting apak tentang sariawan, trus ada tulisan:
Atau, bisa juga meminum air perasan daun bunga “rayo” (apa ya Bahasa Indonesianya). Minuman itu hanya membantu mengurangi rasa sakit, tetapi tidak menyembuhkan.
Nah, tersembullah persentuhan 2 hal beda pak, yo bahaso minang tadi, hal kayak itu yang bikin ambo taragak terus jo blog apak
Aduh ambo kesulitan mencari istilahnyo,
Ehem bagi urang minang, yang namanya bungo rayo,itulah one of the most closed and easy-pick herbal and medical plant
So much easy to plant, see and pick
Lempar mato, e langsuang nampak di halaman atau di pot
Yang namanya bungo rayo dalam lidah indonesia disebut bunga kembang sepatu, urang awak suko merendam daun bungo ko di air suam kuku, trus dikompres ka kening si sakit atau di minum
Tu lah penyembuh paling manjur dan yang terpenting peraaaaaaaai ooooooooooom
Dari den pai ka apotek, jaleh kepeng nak adoh, sakik wak dulu pak, lah jaleh sakik, masih juo de one ambo, nyo suruah tagak, tu amak wak ngomong, ang tagaklah pai ka halaman balakang, ang ambiak daun bungo rayo tu agak sangganggam, elok2 miliahnyo, jan sampai taambiak nan ado uleknyo, cari daun yang ndak tuo bana, dan jan yang leba, beko kalau yang tuo pahiak raso e, mancebek pulo jo muntah pulo ang beko hahahahahaha
Ituluah sejumput kenangan sakik daman awak dulu pak, samaso jo amak sadahulunyo
Mmmmmmmmmm……….semua the long past childhood recollection give birth once again, diawali mambaco posting sariawan apak hehehhehehehe
Bungo rayoooooo ..salamaik hari rayo heheheh dadah pak
rinaldimunir // 5 September 2007 pada 08:35 |
@Haris: betul, “bungo rayo” itu adalah bunga kembang sepatu dalam Bahasa Indonesia.
Abu Ahsan // 11 Desember 2007 pada 10:26 |
Tips menghindari sariawan
1. Berdoa pada 4JJ agar dijauhkan dari sariawan
2. Hindari minuman dingin/es
3. Hindari makanan pedas
4. Olahraga teratur (jaga kebugaran tubuh)
dewi // 27 Desember 2007 pada 05:55 |
saya dulu juga begitu, sering sekali kena sariawan. Bahkan setiap bulan. Ternyata, sariawan yang saya derita (mungkin) disebabkan oleh proses kerja hormon. Karena (kalo diingat2) sariawan saya datang sebelum datang bulan (menstruasi). Anehnya, ketika saya hamil , sariawan saya tidak nongol. tapi setelah elahirkan dan mulai menstruasi lagi, ya sariawan lagi.
Yoes // 26 Januari 2008 pada 07:28 |
Kyknya gw banget deh…tiap bulan pasti kena sariawan..bisa sampe 4 kali, sdh gitu mereka datangnya ramean, kadang 2 atau 3 sariawan sekali kena.parah…tp biasanya sih cm kasi albothyil, dalam 2 atau 3 hari Insya4JJI sembuh.coba deh..
sri // 16 Mei 2008 pada 07:42 |
asslm………..sariawan itu bisa terjadi karena stresss……..
Anto // 29 September 2008 pada 10:58 |
Atau, bisa juga meminum air perasan daun bunga “rayo” (apa ya Bahasa Indonesianya).
Sekedar sumbang saran saja. Ya, bunga rayo atau kembang sepatu alias Hibiscus rosa-sinensis di Padang sering dipakai untuk mengobati panas dalam. Seingat saya ada dua macam, yang bunganya berwarna merah dan yang putih. Untuk mengobati panas dalam biasanya pakai daun bunga rayo yang bunganya putih. Di halaman rumah saya tumbuh yang bunganya putih. Nah ketika akan saya potong habis karena terlalu rimbun tetangga kanan kiri menyarankan jangan dihabiskan karena bisa untuk obat panas dalam. Saya baru tahu ketika di Padang itulah, tetapi sampai saat ini belum pernah coba.
Lani // 6 Juli 2009 pada 19:04 |
sya lagi sariawan ney,,tapi mungkin akibat kurang vit.c,,sekaligus stress kalii ya,,hheu,,udah minum yang mengandung vit.c tinggi,,tapii tetep aja sariawan,,sakit ney,,jadi susah ngomong,,mau senyum juga susah,,hheu,,,
risty // 28 September 2009 pada 14:52 |
ah kata siapa sariawan gak menyerang bayi dan balita?!? anda belum punya anak ya? lain kali kalo bikin tulisan meskipun di blog, mesti cari referensi dulu.