Bendera Negara-negara Eropa Berkibar di Indonesia Timur

Deman Piala Euro 2008 merasuk sampai ke pelosok negeri di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Indonesia Timur. Waktu saya jalan-jalan ke Manado minggu lalu, saya melihat pemandangan yang sangat menarik. Ketika melewati jalan-jalan perkampungan penduduk d kota Manado, saya dibuat terpana. Mungkin tidak kita temukan di wilayah Indonesia lainnya bendera negara-negara Eropa peserta Euro Cup 2008 mejeng habis di rumah-rumah penduduk di kota Manado, Sulawesi Utara. Tidak hanya dipasang di halaman rumah, tetapi sampai ke atas atap rumah, tinggi-tinggi lagi. Bendera negara Jerman, Belanda, Italia, Kroasia, dll berkibar dengan megahnya di rumah-rumah penduduk, serasa kita bukan berada di Indonesia. Dan ukuran benderanya itu bo, besar sekali, lebih besar dari ukuran bendera Indonesia yang mereka punyai. Di bawah ini beberapa fotonya yang diambilkan oleh mahasiswa saya di sana, Abdul Pandialang (klik foto untuk melihat lebih besar):

EuroManado2

EuroManado1

EuroManado3EuroManado4

Jika di rumah penduduk berkibar bendera Jerman, dipastikan di rumah itu penghuninya pendukung Jerman. Begitu pula  kalau yang berkibar bendera Italia, maka penghuni rumah pasti pendukung Italia. Menariknya, jika negara idola mereka itu tersingkir, maka bendera tersebut lenyap keesokan harinya, diturunkan sendiri oleh penghuninya. Hmmm… ternyata ada juga yang mengibarkan bendera Turki, si negara ajaib yang lolos ke semi final.

Kata rekan dosen di Manado, fenomena pengibaran bendera negara asing selama piala Euro 2008 dan Piala Dunia 2 tahun yang lalu ini tidak hanya di Manado saja, tapi merata di kawasan Indonesia Timur lainnya (Sulawesi hingga Papua). Tidak ada larangan untuk mengibarkan bendera negara asing itu di Manado, bahkan di rumah tentara dan polisi pun ikut-ikutan berkibar bendera negara jagoannya. Asalkan yang dikibarkan bukan bendera bintang kejora atau bendera RMS, kata teman saya (ya iyalah, negara RMS dan OPM kan tidak ikut piala Eropa). Begitu ‘gilanya’ orang-orang Indonesia Timur dengan kejuaraan sepakbola dunia.

Kalau pengibaran bendera negara asing itu terjadi di Bandung atau Jakarta, mungkin penghuni rumah sudah ditangkap kali ya dengan tuduhan subpersib, eh subversif. Yang jelas hidup Persib (teu nyambung euy).

Tulisan ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

11 Balasan ke Bendera Negara-negara Eropa Berkibar di Indonesia Timur

  1. Pertama-tama, makasih pak krn udah nulis nama saya sebagai fotografernya…..

    Wah fenomena seperti ini memang biasa terjadi di kawasan indonesia timur, hanya sayang ya di indonesia barat pemasangan bendera negara lain bisa di tuduh melakukan tindakan subversiv.
    Kalo piala dunia, bendera bisa 3 jenis di atas satu rumah krn ayah, ibu dan anak bisa saja berbeda tim jagoannya.
    Saya juga cukup senang krn ini bisa lebih meramaikan suasana /event olah raga yang sedang berlangsung, apalagi kalo di selingi dengan taruhan…..

    Makasih pak, sekali lagi krn udah nulis ttg daerah saya…..

  2. Ardianto berkata:

    Di Indonesia Barat ada juga kok Pak…
    Tadi saya lihat di Sragen, Jawa Tengah, ada yang pasang bendera Spanyol sama Italia tinggi-tinggi…
    :)

  3. ghifar berkata:

    Kapan ya bendera negeri ini dikibar-kibarin di Benua Eropa atau Amerika karena mendukung PSSI yang tampil di Piala Dunia? (mimpi kali ye)

    @Ardianto : Kalo di Sragen, mungkin yang paling ngetop benderanya Argentina. Karena kota Sragen tuh termasuk ‘jajahan’-nya Argentina. Liat aj namanya ‘Sragen’ –> ‘Sragentina’, hi3 (alah)

  4. agus hilman berkata:

    subpersib :))
    ada2 aja pak rin

  5. arifrahmanlubis berkata:

    ada-ada saja kelakuan masyarakat :)
    mungkin pada ngerasa, EURO ini lah pelipur lara ditengah himpitan hidup.

    tapi ini mah dipasang, karena otoriter kaum bapaknya saja ya?
    ndak yakin para ibu minat sampai masang bendera segala.

  6. Alsasian berkata:

    hidup persib Pak! ehehe.. Jangankan untuk mengibarkan bendera Pak, saya mau menonton pertandingan saja susah gara-gara terlalu malam (pulang kp malam dan langsung tidur). Yang jelas saya tidak ingin melewatkan final!

  7. ari berkata:

    Oalah.. melupakan asal muasal nih pak.. koq PSP atau Semen Padang ga disebut? He3x… Hidup Bandung Raya (sayang udah bubar)!!

    Anyway, buat tulisan ttg jajanan lagi dong pak, RM2 Padang di bandung gitu. Coba maen2 ke Salero Minang (dulu Salero Kito) di Tamansari Bawah, dari utara itu sebelum kampus Unisba. Ini RM sejak awal 90 udah muncul mula2 di koperasi ITB (jl.ganesha).

    Eh, teu nyambung oge yeuh.. gpp kan pak, just an idea..

  8. Rinaldi Munir berkata:

    @ardianto: hoho, di Sragen ada juga ya? tapi tentu tidak seheboh di Manado atau Idnonesia timur benderanya.

    @ghifar: bendera Indonesia berkibar di Eropa? mimpi kali ye…, kecuali di Kedubes Indo di Eropa pasti ya.

    @arifrahmanlubis: pasti, kebanyakan kaum adam yang menaikkan bendera itu, ibu-ibunya tidak ikut begadang.

    @agus hilman: orang Sunda kan tidak bisa menyebutkan ‘v’ sebagai ‘vi’, tetapi sebagai ‘p’, jadi subversif dibaca menajdi ‘subpersip’, alih-alih ‘subpersib’

    @alsasian: utamakan KP san

    @ari: tunggu ri, saya akan ekspos nasi goreng padang di Pasar Simpang Dago, katanya pernah menjadi tempat singgah Pak Bondan di Wisata Kuliner Trans-TV

  9. kanisius berkata:

    wah ini yach sir.. saya suka liat bendera italia..
    tapi kalah di 1/4final..
    sayang sekali

  10. DINI ARNIATI berkata:

    KAPAN BENDERA -BENDERA EROPA DATANG KE PADANG

  11. DINI ARNIATI berkata:

    SAYA MAU LIHAT BENDERA NEGARA -NEGARA BALKAN

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s