Kreatif juga mahasiswa Teknik Mesin Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini. Mereka mendesain motor jetmatic merek Vario dengan atap di atasnya. Sekilas tampak seperti bajaj. Mungkin maksud penambahan atap supaya pengendara motor terhindar dari sengatan panas matahari. Tapi nggak janji kalau aman dari terpaan hujan. Jika hujan rintik-rintik sih bisa terlindung, bagaimana kalau hujan deras dan berangin? Dipastikan pengendaranya akan basah kuyup juga.
Dipotret pada pameran NIC (National Innovation Contest) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB beberapa waktu yang lalu.

3 tanggapan so far ↓
sandy eggi // 29 November 2008 pada 21:02 |
di jepang, motor beratap banyak dipakai untuk delivery service. meskipun panas dan ujan delivery harus tetap jalan.
beberapa contoh motor beratap :
http://www.2rin-shinjuku.com/used/GEAR06/
tipe futuristik :
http://www.bohp.net/blog/pict4/news060406c1-1.jpg
delivery bike (デリバリバイク) :
http://www.marutomiauto.co.jp/service/delivery/index.html
dwinanto // 29 November 2008 pada 21:12 |
Iya, sempat juga melihat aksi rekan-rekan menjelaskan mengenai karya mereka itu,.
catra // 5 Desember 2008 pada 15:40 |
wah… ternyata pak rin datang di acara NIC ya…
makasih udah datang ya pak