Nikmati Koffie Fabriek “Aroma”, Kopi Tempo Doeleo dari Bandung

Anda penikmat kopi dan ingin mencicipi kopi buatan pabrik zaman dulu? Coba deh kopi pabrik AROMA. Letaknya ada di Jalan Banceuy No 51 Bandung, persis di pertigaan Jalan Pecinan Lama. Saya sering melewati Jalan Banceuy ini kalau mau ke Pasar Baru. Bila melewati jalan ini, lihatlah di sebelah kiri ada bangunan kuno yang tertulis Pabrik Kopi AROMA. Bangunan ini berada di antara toko onderdil dan toko bahan bangunan. Kawasan dekat sini memang kawasan pecinan. Aneh juga saya ini, sering lewat tetapi tidak mampir, padahal bau kopi harum selalu tercium setiap kali melewati bangunan ini. Akhirnya, karena penasaran, beberapa hari yang lalu saya sengaja berhenti di depan pabrik kopi peninggalan zaman doeloe yang masih eksis hingga sekarang.

Menurut data yang saya baca di beberapa sumber, pabrik kopi ini sudah ada sejak tahun 1930-an dan merupakan usaha turun temurun dari seorang Tionghoa yang bernama Tan Houw Sian.

Yang tanpak dari jalan raya itu adalah outletnya (toko), tetapi sebenarnya di belakangnya lebih luas lagi sebab di sana terdapat gudang kopi dan pabrik kopi, seperti foto di bawah ini yang memperlihatkan pemilik generasi kedua menerima kunjungan rombongan wisatawan domestik (foto ini diambil dari sini, karena saya tidak bisa masuk ke dalam):

Hmmm… apa yang menyebabkan kopi Aroma ini istimewa dan sudah kesohor? Tentu saja karena rasa enaknya, apalagi. Rasa kopi yang enak disebabkan oleh proses penyimpanan. Biji kopi yang sudah dibeli dan telah dibersihkan tidak langsung digiling, tetapi disimpan dulu di dalam karung selama bertahun-tahun. Bertahun-tahun? Benar. Tujuan penyimpanan yang begitu lama adalah untuk mengurangi keasaman (acidity) pada kopi. Makin kurang rasa asam, makin nikmat rasa kopi, itulah rahasia kopi Aroma. Kesabaran menunggu waktu yang lama rupanya memberikan hasil yang terbaik.

Masuk ke dalam toko membuat kita seolah terlempar ke masa lalu. Di dalam toko dipajang mesin kopi zaman klasik dan botol-botol besar yang menyiratkan kekunoan. Mesin-mesin itu masih berfungsi dan dijalankan dengan listrik.

Ini kesibukan para karyawan membungkus kopi:

Kopi yang dijual di toko ini ada dua macam, yaitu kopi arabica dan kopi robusta. Kopi arabica baunya harum dan rasa kopinya lebih ringan, sedangkan kopi robusta lebih kuat rasa kopinya dan menyebabkan efek sulit tidur. Pembeli juga dapat memesan kopi dengan campuran yang dia inginkan dan langsung diproses saat itu.

Biji kopi yang dipamerkan di etelase toko:

Nah, saya membeli kemasan 250 gram kopi mokka arabica yang harganya Rp14.000. Bubuk kopi dibungkus dengan kemasan kantong kertas yang luarnya dilapisi plastik.

Pada bungkus kemasan tersebut terdapat tulisan dengan ejaan lama yang sudah digunakan sejak tahun 30-an:

Maoe minoem Koffie
selamanja enak?

Aromanja dan rasanja
tinggal tetep, kaloe ini
koffie soeda di boeka
dari kantongnya harep di
pindahken di stofles
atawa di blik jang ter-
toetoep rapet.

Djangan tinggal
di kantong!

Yuk ah, saya sudah tidak sabar ingin menyeduh kopi jadul yang sudah kesohor ini. Mau?

Tulisan ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

16 Balasan ke Nikmati Koffie Fabriek “Aroma”, Kopi Tempo Doeleo dari Bandung

  1. mama adi&ian berkata:

    belasan taun tinggal di bandung kok ndak tau tempat ini tho ya…
    Da.. nanti kalau ke Sby.. bawain satu ya .. penasaran nih.. ;-)

  2. otidh berkata:

    Biasanya mahasiswa-mahasiswa, termasuk saya ini, paling suka ngopi kalau malam apalagi kalau mau begadang mengerjakan tugas. :)

    Kayaknya recommended sekali nih. Terima kasih Pak informasinya. Lumayan, bisa nambah variasi jenis kopi yang pernah saya nikmati. :)

  3. yaniwid berkata:

    Katanya, kopi Aroma ini juga aman buat penderita sakit Maag…

  4. Ali Akbar berkata:

    Wah, Pak. Sepertinya nikmat sekali. Sayangnya, saya bukan orang yang sering minum kopi. Saya lebih memilih teh daripada kopi. :)

  5. Harjono Sentosa berkata:

    Numpang tanya ya, apa kopi aroma terima pesanan dari luar Bandung plus dikirim ?

  6. timoty berkata:

    pak kalau gak salah aroma khas kopinya didapat dari perpaduan aroma kopi+kayu manis+kapulaga+bunga pala+sedikitjinten ,kalau salah tolong dong dikoreksi ,thanks

  7. Mei Wikan berkata:

    beruntung bgt om bisa mondar-mandir depan toko ini.. bisa mampir kapan aja. saya pgn beli harus ngapain dlu gt jalan dr jogja ke sana… :(

  8. Farikh berkata:

    mantab banget rasanya beda dari kopi bungkusan,,,
    Recomended banget ni kopi bagi Coffe lover n Coffe addicted…

    Bagi yang diluar kota ingin merasakan kopi ini jg usah jauh-jauh dateng ke bandung bisa cek aja di http://koffiearomabandoeng.blogspot.com/ ato http://www.facebook.com/koffiearomabandoeng

  9. rully berkata:

    Saya jg lagi memasarkan produk ini, hasilnya alhamdulillah sangat bagus krn rasanya yg soft n accidity nya sangat rendah. Itu cocok sekali sama lidah org2 timur spt kita n aman buat yg lg kena sakit maag(dgn takaran tertentu pastinya). Aroma siiippp n manstab.. semoga kerjasama kt bisa langgeng..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s