Mengurus Sendiri STNK yang Hilang

Ini kisah lanjutan tentang kehilangan SIM dan STNK. Cerita tentang penggantian SIM yang hilang tanpa menggunakan “orang dalam” atau calo sudah saya bahas pada tulisan yang terdahulu. Baru kemarin saya sempat mengurus penggantian STNK yang hilang. Jadi, selama ini saya sering deg-degan naik kendaraan tanpa STNK, takut ditilang, apalagi razia kendaraan hampir setiap hari ada di kota Bandung. Hanya berbekal surat kehilangan dari polisi saja maka saya agak berani membawa kendaraan. Kalau ada razia dan kena tilang ya saya tunjukkan saja surat kehilangan itu. Untunglah saya belum pernah kena tilang dalam satu bulan terakhir.

Seperti mengurus SIM yang hilang, saya tidak akan menggunakan jasa “orang dalam” atau calo untuk mengurus STNK tersebut. Tidak baik mendidik para polisi itu makan uang suap dari calo. Nggak berkah, gitu lho. Memakai jasa calo atau “orang dalam” sama saja kita melegalkan praktek suap. Dalam agama Islam, orang yang memberi suap dan menerima suap sama-sama berdosa.

Untuk mengurus penggantian STNK yang hilang, prosedurnya lebih rumit dan lebih panjang daripada mengurus penggantian SIM. Nah, begini urutan-urutan proses penggantian STNK yang hilang:
1. Anda harus memasang iklan kehilangan STNK di tiga buah suratkabar lokal di Bandung. Tiga buah media yang disarankan adalah Pikiran Rakyat, Tribun Jabar, dan Galamedia. Iklan itu berbunyi: “Telah Hilang STNK dengan nomor plat D … dan dinyatakan tidak berlaku lagi”. Setelah dimuat di koran, gunting potongan iklan tersebut dan tempelkan pada kwitansi pembayaran iklan.
2. Surat kehilangan dari Polsek harus diganti dengan surat kehilangan yang dikeluarkan oleh Polwiltabes Bandung. Tidak ada biayanya sih, tetapi pegawai di kantor Powilltabes sepertinya meminta “pengertian” uang ala kadarnya. Ya sudah, saya beri Rp10.000 saja daripada tidak enak. Dokumen yang diperlukan adalah fotocopy KTP, fotocopy BPKB.
3. Kemudian dari sana saya diminta menuju bagian BAP untuk dibuatkan surat berita acara pemeriksaan sebagai surat pengantar ke Polda. Sama seperti di atas, uang ala kadarnya diharapkan oleh petugas yang membuatkan BAP. Dokumen yang diperlukan adalah fotocopy KTP, fotocopy BPKB, bukti kwitansi dan guntingan iklan kehilangan yang dimuat di koran, dan surat kehilangan.
4. Dari Polwiltabes, saya disuruh ke Polda Jabar. Polda Jabar itu letaknya jauh di kawasan Gedebage, perlu waktu satu jam ke sana dari Polwiltabes. Di Polda Jabar saya disuruh ke bagian Pulahta untuk dibikinkan surat ke Samsat. Di Pulahta ini keluar lagi uang sukarela yang disebut “uang kertas”. Ada-ada saja istilahnya. Ya udah, saya beri Rp10.000 saja buat si ibu petugas, diikhlaskan sajalah. Dokumen yang diperlukan adalah surat BAP, BPKB, fotocopy KTP, dan guntingan iklan kehilangan.
5. Dari kantor Polda, saya menuju kantor Samsat Bandung Timur di Jalan Soekarno Hatta karena alamat rumah saya termasuk Bandung Timur. Di kantor Samsat saya mengambil formulir tes fisik, lalu kendaraan kita menjalani tes fisik. Kendaraan kita digesek nomor mesin dan nomor rangkanya. Tidak dikenakan biaya sama sekali. Tertulis dengan jelas pada spanduk yang terpasang di sana bahwa tes fisik tidak dipungut biaya.
6. Setelah cek fisik, kemudian saya diminta ke Gudang Arsip. Serahkan saja semua dokumen hasil nomor 4 dan 5, lalu di sana berkas kita distempel.
7. Dari gudang arsip, saya mengambil formulir pendaftaran penggantian STNK. Tidak dikenakan biaya sama sekali untuk mengambil formulir.
8. Isi formulir pendaftaran, lalu serahkan ke loket Seberentina. Di sini semua dokumen kita diperiksa, lalu kita antri menunggu panggilan. Tidak sampai satu jam, nama saya dipanggil untuk membayar Rp50.000 biaya STNK, dan tidak berapa lama kemudian STNK yang baru sudah di tangan.

Alhamdulillah, ternyata biaya membuat STNK pengganti hanya Rp50.000 saja. Uang sukarela untuk pembuatan surat kehilangan, surat BAP, dan surat dari Pulahta saya ikhlaskan saja, anggap saja itu uang sedekah buat pegawai kecil. Jika ditambah biaya iklan baris di dua media lokal (ternyata boleh dua media saja): iklan baris di koran PR Rp45.000, di koran Galamedia Rp27.500, maka total biayanya menjadi sekitar Rp130.000-an.

Jika dilihat prosesnya memang panjang dan melelahkan, maka sebagian orang yang tidak mau repot-repot akan memakai jasa orang dalam. Di sinilah peluang melakukan “korupsi”. Seorang bapak yang juga sama-sama mengurus STNK yang hilang bercerita bahwa dia memakai orang dalam di kantor Polwiltabes, biayanya Rp350.000 (di luar biaya iklan). Tinggal beres, beberapa hari kemudian STNK yang baru bisa diambil. Tetapi, saya tidak mau melakukan hal itu. Biarlah saya agak repot dan antri cukup lama mengurus secara prosedural proses penggantian STNK yang hilang. Dengan demikian saya sudah ikut mendidik polisi berbuat jujur dengan tidak melakukan korupsi.

Memang mengurus STNK secara prosedural (tanpa calo atau “orang dalam”) itu metode yang brute force, tetapi saya pikir prosedur tersebut mendidik kita agar taat aturan dan selalu menegakkan prinsip kejujuran. Kita berbuat jujur dan polisi juga jujur.

Saran saya kepada kepolisian, proses yang panjang tersebut bisa disederhanakan dalam satu atap saja. Tidak perlu kita ke Polwiltabes, lalu ke Polda, kemudian ke kantor Samsat. Cukup semua proses dalam satu kantor saja, misalnya semuanya di kantor Samsat. Bisa nggak, Pak Pol?

Tulisan ini dipublikasikan di Pengalamanku. Tandai permalink.

100 Balasan ke Mengurus Sendiri STNK yang Hilang

  1. tyarma berkata:

    maaf,klo boleh tau ,uang yg harus dikasih ke polisi untuk surat kehilangan berapa ya??
    Thanks

  2. Rai berkata:

    malam..mau tnya klo di stnk yang baru tertera kalimat “DUPLIKAT” tdk?

  3. arfan berkata:

    kang tanya kang,,,akang dulu sebaikna langsung ke polres.polwiltabes ato mendingan pasang iklan dulu kehilangan dikoran baru ke polwil,,,pemasangan iklan di koran apakah hrs 3 media kang,,nuhun

  4. dani berkata:

    Kang punten kalau mau pasang iklan kehilangan di tribun bisa via telf atau harus ke kantor redaksi?kalau boleh saya minta nomor kontak tribun kang…
    hatur nuhun…

    • rinaldimunir berkata:

      Khusus untuk iklan kehilangan tidak bisa lewat telpon, harus datang langsung ke kantor medianya atau ke biro iklan, sebab diperlukan surat kehilangan dan KTP. Saran saya, daripada ke masing-masing media, pasang iklan lewat biro iklan saja, sebab dari biro iklan bisa ke semua media di Bandung.

      Biro iklan yang disarankan oleh polisi adalah PT Balai Iklan di Jalan Gatot Subroto (dekat Simpang Lima). Saya tidak punya nomor telponnya, tapi bisa ditanya lewat 108 atau lihat di kolom iklan baris koran PR.

      Kalau pasang di koran grup PR (yaitu Galamedia dan PR), bisa lewat satu kantor saja di redaksi koran Galamedia, di Jalan Banceuy.

      • Alex Kibadachi berkata:

        Bukannya lewat biro iklan sama dengan calo juga, rasanya dinegeri ini memang aturan dibuat untuk mendukung percaloan yang ujung2nya korupsi atau sebagian mengatakan bagi2 rezeki

      • ismailsunni berkata:

        itu KTP yang di STNK atau KTP yang di surat kehilangan ya pak?

      • BlackOps berkata:

        @Alex Kibadachi

        hehehe, ya beda dong. kalau biro-biro resmi semacam itu khan kena pajak juga. meskipun modelnya serupa, tapi dari segi legalitas hukum-nya berbeda.

  5. joni berkata:

    Punten kang…salam kenal…
    Stnk mobil saya hilang…nah kalau saya langsung k polwiltabes tanpa surat ket. Kehilangan dari polsek terdekat tmp kehilangan bisa gak kang yaa?? -TerimaKasih-

  6. Insan berkata:

    Punten, Kang. Itu prosesnya kira-kira memakan waktu berapa hari hingga selesai STNK jadi? Lalu katanya STNK yang jadi itu STNK Duplikat, apakah benar? Kalau benar, apa kekurangan dari STNK Duplikat? Terima kasih.

    • Rinaldi Munir berkata:

      Mengurus iklan itu satu hari, ditambah pemuatannya jadi dua hari.
      Mengurus surat kehilangan di Polwiltabes (asalkan dari pagi) + di Polda + di Samsat = 1 hari. Total waktu yang dibutuhkan adalah 3 hari.
      Iya, duplikat, silakan lihat jawaban saya sebelum ini.
      Kekurangannya ya tidak ada, sama saja dengan STNK biasa.

  7. septy berkata:

    assalamualaikum wr. wb.

    mengenai calo-percaloan STNK, calo (bukan org dalam) dia gak ambil banyak kok dari pengguna jasanya. max 50rb sbg jasanya dia.
    kalo akang urus sendiri cuma 50 rb (diluar iklan dan surat hilang). dan calo kena 350 rb,
    mgk aku bisa sedikit kasih gambaran ttg biayanya.
    1. calo dikenakan biaya utk pengambilan formulir, wajib pajak (istilah utk empunya sendiri) tidak ada biaya,
    2. cek fisik, wajib pajak mmg tidak dikenakan biaya, tapi org samsat mnta biaya sama calo
    3. stempel berkas di gudang arsip, lagi2 calo dikenakan biaya lagi
    4. berkas masuk loket utk pemeriksaan, buat calo gak gratis
    5. ditambah putor (pungutan kendaraan bermotor) yg sifatnya resmi
    6. ambil STNK dan plat, kena lagi…
    aku lupa rincian brp biayanya, yg jelas hampir 200ribuan (bbrpa thn lalu).

    aku rasa calo itu jasa, orang yg tidak sempat ngurus sendiri butuh calo.dan aku sempat beberapa tahun mencari hidup dari orang yang memerlukan jasaku, jadi perantara pengurusan stnk, sim. tentu saja emg gak gratis krn aku juga butuh ongkos fotokopi buku dan transport kuliahku…

    bagaimana menurut akang ttgku kalo merujuk tulisan di atas “orang yang memberi suap dan menerima suap sama-sama berdosa” ? trims

  8. ferdian berkata:

    trima kasih info ny.
    Saya mau tanya.
    Kalo ga punya photocopy stnk ny gmn??
    Total Biaya keseluruhan kira” brapa??

  9. rinaldimunir berkata:

    Hilangnya dua bulan yang lalu, ngurusnya baru bulan lalu. Untuk buat iklan cukup fotocopy KTP dan surat kehilangan dari polisi.

  10. rinaldimunir berkata:

    @Septy: ditolak saja mas, silakan diurus sendiri. Kepolisian pun sudah menyatakan agar masyarakat tidak berurusan dengan calo. Artinya pakai calo itu tidak boleh.

  11. Fahmi berkata:

    Permisi kang mau tanya..

    KTP nya bener cuma perlu foto copy nya aja?
    saya kemaren baru kehilangan STNK, SIM dan lain-lain berikut KTP nya juga.
    soalnya pengalaman saya bikin KTP baru nggak tentu kapan selesainya..

    Terimakasih
    Fahmi

  12. Hardi berkata:

    Pengalaman di ats sngt mbantu skali

  13. Hardi berkata:

    Apakah mngurus bpkb yg hilang sama prosedurnya sama dgn mngurus stnk yg hilang,dan berapa biayanya,maaf kang mnyimpang dr pengalaman akang

  14. Fahmi berkata:

    Punten Kang,

    Sekedar update informasi tambahan berdasarkan pengalaman saya kemaren..
    begitu sampe ruang arsip sang petugas ngasih tau, bahwa sekarang ada peraturan baru yang kurnag lebih seperti berikut:
    “Untuk pembuatan STNK duplikat baru dapat dilakukan 10 hari setelah penerbitan surat keterangan hilang dari Polwil”
    Kurang jelas apakah ini beneran peraturan baru atau pegawainya lagi males nyariin arsip..
    Tapi saya terpaksa harus nunggu sampe 10 hari kedepan.. :)

  15. Galih berkata:

    Postingan yg sangat bermanfaat. Punten kang mau nanya, itu lokasi polwil dan polda nya harus sesuai dgn KTP ato yg terdekat saja? Soalnya KTP saya jakarta timur, tp saya tinggal di jakarta selatan. Apa hrs ke polwil jaktim apa bs diurus di polwil jaksel saja? Mohon tanggapannya kang. Terima kasih.

  16. sinatrya berkata:

    mau nanya kang.
    itu prosedur sama kah untuk semua wilayah?? saya di Surabaya.

    oiya ,ktp itu sesuai dengan bpkb atau tidak ya ?
    makasih

  17. tomo berkata:

    Nice info. Ijin nyimak kang. Mau sedikit nanya kang, itu sdh termasuk pajak nya kang? Maksudnya itu cm dpt stnk duplikat bagian dpn saja atau sdh termasuk dpt lembar pajak yg di bagian belakang itu? Mohon tanggapan nya kang. Terima kasih.

  18. trie berkata:

    aduh kang saya ketinggalan info nih!
    berhubung saya karyawan pabrik yg waktunya terbatas, kemarin saya buat duplikat stnk pake biro jasa.
    tapi setelah liat pengalaman akang saya jadi nyesel.
    soalnya stnk saya udah 2 minggu belum beres!
    biaya nya juga cukup mahal saya harus ngeluarin uang 500rb terus si calonya nelpon lagi biaya yg 500rb belum termasuk pajak,
    emang harus bayar pajak lagi gt kang?

  19. ismailsunni berkata:

    oh, mau nyoba mengikuti langkah2nya pak… panjang juga… baru menghilangkan STNK juga…
    jadi polsek-(biro iklan)-polwiltabes-polda-samsat…

  20. cepi budiman berkata:

    wah .. info yg sgt berharga, baru 2 hari yg lalu sy kehilangan STNK, mau tanya nih .. ceritanya kita blm tau apa2, tp sy sdh dpt srt keterangan dari bank tempat sy leasing (maklum kendaraan berkredit) termsk fc bpkb, apakah itu cukup tanpa srt ket hilang dari powiltabes? trus alamat ktp dan stnk aku di cicalengka jadi sy hrs ke polsek mana y? sementara hilangnya di daerah paster kang …

    • miftahul hamim berkata:

      ane juga kehilangan STNK gan…
      baru kemaren ilangnya..
      pusing, mana kuliah lagi full”nya..
      harus balik ke kampung halaman nan jauh..waduh

      • Ricky M.k berkata:

        Sama gue jg ilaaang barusan :’(
        mana motor sma stnk gorontalo, trus motornya di makassar ya Allah, mana lg sibuk skripsi penilitian dll, gilaaak.. itu gimana Min ? Please info dong… :’(
        Sms ke No ini kalo reply nya: 08991300572, thx

  21. ramdani berkata:

    bekerjalah dengan keikhlasan karena yang maha kuasa pasti membalas apa apa yang hambanya lakukan. Ingat yang maha kuasa adalah sang maha adil. makanya adanya akhirat. jangan takut dengan ketidak adilan dunia. Yang penting berusahalah agar kita selalu berbuat adil.

    • purnomo berkata:

      setuju banget,,,,mgkin karena kita kurang sedekah jg jd Allah SWT mengingatkan kita hambanya dengan kehilangan tsb…..
      Agr kia bs instrospeksi diri……

  22. endang berkata:

    mas, tolong urutkan langkah – langkah untuk pembuatan stnk duplikat ?
    saya masih bingung apa yg mesti awal sy lakukan ??
    mohon jawabannya mas

  23. Randy berkata:

    berarti gak terlalu mahal ya? soalnya temen saya di kab bandung ngurus sendiri sampe 575. makasih infpnya bermanfaat sekali :)

  24. Susi berkata:

    Thk’s infonya amat bermanfaat. Sy jg lg urus kehilangan STNK,br s tahap psg iklan. Apakah nt diharuskan bayar pajak tahunannya lg? Krn sy tdk ada ft copy STNK yg hilang tsb. Thk’s ya.

    • rinaldimunir berkata:

      nggak lagi, kalau udah lunas

      • Susi berkata:

        Kang,kata petugas pendaftarannya,baru bs diproses 2 mgg lg(tgl 16/7’12).. Jg koq ktnya nt hrs bayar pajaknya lg,pdhal sdh dicek dr gudang arsip bhw pajaknya sdh lunas pd tgl 23/9’11..Tp belum tahu,apakah hrs bayar setahun atau 2 bln saja(16/7’12 s/d 16/9’12).

      • Susi berkata:

        Kang,td stnk sy sdh selesai;ternyt mmg petugas yg di loket pembayaran hanya menagih Rp 75rb,-(spt yg tertera di stnk duplikat).Pdhal sy sdh was2,hrs brp byr pajaknya lg(spt kt petugas pendaftaran sebelumnya/saya salah tangkap maksudnya ngkali ya).

  25. ommatillah berkata:

    Kalo BPKB-nya masih di leasing gimana Gan?

  26. ivana berkata:

    thx buat infonya,, yg tdk tauk jd tauk.. oh ya sy mau tanya ni.. kalo untuk pembuatan iklan langkahnya gmn ya? penjelasan yg di atas sy krg paham.. terima kasih..

    • Rinaldi Munir berkata:

      Datang saja ke Biro Iklan atau ke kantor korannya langsung, bawa surat kehilangan dari polisi. Nanti bunyi iklannya menyatakan “Telah hilang STNK No pol sekian-sekian, dan dinyatakan tidak berlaku lagi”. Biasanya orang iklan sudah tahu apa bunyi iklannya. Setelah koran tersebut terbit, gunting potongan iklannya dan tempelkan di kwitansi pembayaran, lalu serahkan pada saat pengurusan STNK baru di kantor polisi.

  27. ben berkata:

    gan kalo mau nanya nih, saya beli motor second, kebetulan motor nya belum balik nama karena pajak nya blum habis, ada info ga gan thx

  28. Imoer berkata:

    hm, punten ikut nimbrung. Kalo KTP sama STNK nya beda orang apa sama sekali nggak boleh? terus kalo sekalian STNK nya mau diganti nama sesuai KTP bagaimana? apa bayar lagi? *saya baru kehilangan stnk

  29. Budi berkata:

    Nimbrung ach buat pencerahan yg lain :)
    Saya juga baru kehilangan STNK, cari2 info klo lewat calo 500.000 info di atas cuma 130.000 ach semngat ambil cuti buat ngurus sendiri. meluncur keluar kota (kota soto) secara nopol sana
    1. Surat kehilangan di polsek seikhlasnya Rp 10000
    2. Samsat ke informasi (buta sama sekali prosedur), diminta ketemu pak A di Arsip
    3. Pak A minta cek fisik, meluncur…
    4. Cek fisik minta seikhlasnya…. bongkar2 paling kecil Rp 20.000 :( ya sudahlah ikhlass… baru 30.000 :)
    5. Kembali ke pak A, disuruh minta rekomendasi tidak ditilang dan radio ke polres, meluncur……..
    6. Di polres, puter2 akhirnya ketemu juga kantornya :) proses nunggu agak lama akhirnya dipanggil… surat rekomnedasi tidak ditilang + ama biaya iklan radio (whatsss…. iklan radio apa??? radio kontrol wkwkwkwkwkwkwkwk) tarif 50.000… semangat masih 80.000
    7. Meluncur lagi ke Pak A bagian arsip, dilihat2 dibolak-balik, nitip 400.000 ya mas bayar sekarang….. sh%%t!@#$%^&*()……….. kok jatuhnya sama dengan bayar di calo :( :( :( :( seragam sama, pakai dasi kok sama dengan calo… ya sudahlah pengalaman
    8. Malam lewat pagi datang… istri telp STNK sudah ditemukan.. asyikkk…………. 400.000 terselamatkan
    9. Semangat ijin ke pak bos, meluncur lagi keluar kota dengan kecepatan penuh wuzzzz……..
    10. ketemu lagi dg pak A… semoga ini yg terakhir, nunggu beberapa saat. sia keluar….. mas kemari nitip brp?? iklan koran ikut saya….. haaaa…. baru kemaren sudah pasang iklan koran emang??? koran apa pak??? dia jawa ya koran… sambil keluarkan uang 400.000 dari dopmpetnya dan minta kembalian 50.000 asyeeemmmmm… muak liat mukanya yg mrip GT ternyata sifatnya juga sama… Gimana nich SAMSAT…………..

  30. syukri berkata:

    kang, mohon bantuan nih. STNK SIM KTM KTP ATM hilang bersama dompet. Yang jadi masalah, motorku plat solo (AD XXXX ED) dan sekarang saya dan motorku itu di makassar. Apa kah saya dan motor itu harus ke solo untuk mengurus STNK dan SIM ?

  31. resma berkata:

    kk motor saya kan blm lunas trz fotocopy BPKB’a ganti fotocopy stnk lama gpp kan.

  32. muhammad rizal berkata:

    kang, mau tanya. media iklan yang digunakan apakah harus berada pada wilayah tempat saya kehilangan atau tempat bikin stnknya? saya kehilangan stnk + sim dan lain2 di yogyakarta, padahal stnk saya di purwokerto. mohon jawabannya, terima kasih banyak untuk bantuannya. nice tips.

  33. oky noerma berkata:

    ijin tanya,
    untuk prosedure gesek nomor rangka dan nomor mesin motor, motor harus dibawa atau tidak???

    soalnya kalo dibawa kan statusnya tidak ada stnk jadi klo ada razia bisa terkena tilang…
    mohon jawabannya…….

  34. Alexandra berkata:

    ijin tanya,
    untuk prosedure gesek nomor rangka dan nomor mesin motor, motor harus dibawa atau tidak???

    soalnya kalo dibawa kan statusnya tidak ada stnk jadi klo ada razia bisa terkena tilang…
    mohon jawabannya……

  35. Warga bandung berkata:

    kang mau tanya nih. saya kan baru beli motor second. status nya ini motor stnk nya hilang.. tapi kalau bpkb nya sih ada… trs sudah di buatkan surat kehilangan. nah tapi saya gak punya fotokopi ktp si pemilik motor yg pertama, itu jadi nya gimana kang??? apakah itu akan menjadi hambatan???

  36. cakismoe berkata:

    Klo kita pke calo itu bukti klo kita adlh makhluk sosial, sling berbagi rizki. orang sibuk pake calo itu orang cerdas, tp klo pengangguran pake calo itu org males dan bodoh. mslh si calo kena pungli itu oknumnya yang kurang ajar. bukan salah calonya. calo itu sbuah prkerjaaan, mrk punya anak dan istri yang butuh makan. Calo = marketing = penjual jasa.

  37. bayu berkata:

    Waduh, mau mendidik polisi koq setengah2. menghindari mereka makan pungutan liar, tapi malah ngasih biaya liar 10rb, 10rb. sarua atuh, xixixixi….

  38. edi berkata:

    makasih infonya gan.
    baru ngurus surat kehilangan mintanya 20rb nih

  39. bunda rara berkata:

    Ass.. Kang, sy mo tnya..minggu yg lalu sy baru menghilangkan stnk punya ayah sy… Sy yg melapor kehilangan nya ke polsek setempat… Sy udh buat iklan di PR, GALAMEDIA n GALURA.. Hr ni sy ambil koran nya… Salah satu koran yaitu di galamedia itu dgn iklan “hilang stnk dgn nopol bla bla bla” tp atas nama sy sbg pelapor bkn nama ayah sy.. Itu ngaruh gak y.. Klo yg koran lainnya sih bener an. Ayah sy sbg pemilik stnk.. Apa sy perlu rubah lg? Mohon jwbnnya kang? Mksh

  40. roni berkata:

    asslm kang,kalau stnk hilang,apakah pajaknya harus di bayar kang,masalahnya pajaknya mati nih kang,makasih

  41. Rizal berkata:

    memintai uang alakadarnya juga bagian dari “korupsi”

  42. Risman Babeh berkata:

    kang, punten,,, kalo stnk yang hilang terdaftarnya di kabupaten bandung,,, ngurusnya mesti kemana aja,, nuhun

  43. ficky berkata:

    .kang kira” lw buat sndiri ng’habisin biaya brp y..???

  44. Airud berkata:

    Maap mau tanya nich kang,,,
    saya beli motor second…
    STNK hilang , atas nama orang lain dan orang yang punya motor itu sudah meninggal itu gmana ya kang??”
    Saya tanya orang samsat katanya biaya pengurusan tanpa KTP 600rbu,,,

  45. jejen berkata:

    Mlm saya mau tanya pak.tempat pembayaran motor baf d bandung lokasi nya d mana ych pak

  46. anto berkata:

    Wah, saya punya kasus sama, kehilangan STNK dan saya nanya orang yang di loket samsat kab. Bogor ; ternyata orang tersebut petugas tetapi sambil jadi calo. Untuk mengurus STNK itu dia minta Rp 750.000,- GILE………

  47. tajul berkata:

    kang, saya udah ngurus2 stnk yg hilang buat syarat2 bikin stnk duplikat, semuanya udah beres dan udah diserahin k petugas samsat.
    Ternyata sebelum duplikat stnk keluar, stnk yg hilang diketemukan, apakan stnk yg hilang itu masih berlaku kang?
    Makasih

  48. tajul berkata:

    pengalaman saya sminngu kemarin ngurus sendiri untuk mempersiapkan syarat2nya adalah sebagai berikut :
    1. Surat kehilangan polsek 10000 ( tidak jg tdk apa2 )
    2.BAP ( GraTis )
    3.cap laka lantas sama tilang (gratis)
    4.nota dinas (gratis)
    5.surat pengantar info lahta Polda 10000 ( diminta terang2an)
    6.cek fisik 10000
    7.iklan 3 media lokal k balai iklan 75000
    8.fotocopy,bensin,parkir 25000

  49. apakah fto copy KTP hrus yg puunya STNK,.
    apabila motor itu kita beli second ato mungkin bkan tangan pertama,dan apabila yg tertera pd BPKB itu tdk kita kenal dan mungkin sudah tiada
    bagaimana ktentuanya?makasih

  50. ara berkata:

    apakah fto copy KTP hrus yg puunya STNK,.
    apabila motor itu kita beli second ato mungkin bkan tangan pertama,dan apabila yg tertera pd BPKB itu tdk kita kenal dan mungkin sudah tiada
    bagaimana ktentuanya? punten kank ungken pangarahan na …

  51. mau tanya niih..
    apa benar setelah kita lapor ke polsek terdekat dan ke media kita harus nunggu selama beberapa hari lagi untuk ngurus ke samsat?

  52. agus berkata:

    Bisa diwakilkan ga kang…

  53. Angga_ berkata:

    Askum.. kang kalo stnk fotokopi, klo ada razia ketilang gag, .
    Suwun

  54. saya mau tanya kalau prosedur stnk hilang dan pajak mati 1tahun itu gimana ya?sedangkan saya untuk bayar pajak belum ada kalau memang harus bayar pajak tapi bisa ngak cuma bayar dendanya aja untuk sementara,biar stnknya keluar dulu…terimakasih

  55. Ismail berkata:

    Ass. kalo bpkb nya gak sama ama ktp bisa gak gan? ex. mokas org misal?

  56. Raden Mas Frank berkata:

    kang apa harus pasang iklan , gak pasang iklan gak masalah kan??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s