Siswa SMP Sudah Seharusnya Bercelana Panjang

Tahun depan dan tahun depannya lagi anak saya akan memasuki jenjang SMP. Di Bandung jarang ada SMP swasta yang bagus, SMP yang bagus umumnya SMP negeri. Ada beberapa SMP yang menjadi favorit siswa SD di Bandung, yaitu SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, dan SMP Negeri 14. Dua SMP pertama sudah berlabel RSBI, sedangkan SMP 14 belum RSBI (CMIIW).

SD anak saya selama ini adalah sekolah Islam, yang menerapkan kewajiban memakai seragam muslim/muslimah. Siswa laki-laki memakai celana panjang, sedangkan siswa perempuan memakai rok panjang dan kerudung. Saya ingin anak saya nanti masuk SMP yang bagus-bagus itu. Nah, masalahnya karena merupakan SMP Negeri, maka aturan seragamnya tentu tidak sama dengan sekolah Islam. Siswa laki-laki SMP negeri memakai celana pendek, sedangkan siswa perempuan memakai rok selutut seperti foto di bawah ini. Model seragam tersebut tidak berubah sejak saya sekolah di SMP pada awal tahun 1980-an.

Seragam SMP Negeri

Berhubung sejak SD anak saya memakai seragam celana panjang, maka dia agak risih juga kalau pas SMP nanti pakai celana pendek. Saya memahami hal ini, namun aturan Diknas tentang seragam saya pikir belum berubah. Menurut saya seragam SMP untuk anak laki-laki seharusnya mengikuti perkembangan zaman. Anak-anak sekarang lebih cepat “matang” dibandingkan generasi kita zaman dahulu. Mereka sudah cepat akil baliq (puber) pada umur di bawah 14 tahun. Anak-laki-laki zaman sekarang sudah banyak mengalami “mimpi basah” pada kelas 1 SMP (sekarang kelas 7), bahkan ada yang sudah “mimpi” sejak kelas 6 SD. Anak perempuan lebih cepat lagi matangnya, mereka sudah banyak mendapat haid sejak kelas 6 SD atau lebih awal lagi.

Karena siswa SMP laki-laki sekarang sudah cepat pubertasnya dibandingkan laki-laki zaman dahulu, maka tidak pantas lagi mereka disebut anak-anak, mereka sudah mulai remaja bro! Batas aurat mereka pun sebaiknya sudah harus disesuaikan yaitu sehingga lutut. Namun, memakai celana sebatas lutut terlihat kurang pas secara estetika — tanggung gitu – maka siswa SMP laki-laki sudah seharusnya memakai seragam celana panjang seperti kakaknya di SMA. Apalagi anak-anak sekarang rata-rata jangkung-jangkung karena gizi yang membaik, maka kurang elok ke sekolah masih memakai celana pendek, sementara sehari-hari di lingkungan rumah mereka memakai celana panjang.

Anehnya, seragam untuk siswa SMP yang perempuan (termasuk siswi SMA juga) di sebagian sekolah (baik negeri maupun swasta) sudah disesuaikan dengan perkembangan zaman. Di Bandung dan Jakarta saya sering melihat seragam siswa perempuan di beberapa SMP memakai rok panjang hingga sampai mata kaki. Saya kurang tahu sekolah mana yang mempelopori rok panjang ini, kalau tidak salah SMA LabSchool Jakarta (yang tidak dapat dipisahkan dengan seorang pendidik terkenal bernama Dr. Arief Rahman). Hmmm…terlihat para siswi tampil lebih feminin dan lebih modis memakai rok panjang daripada memnakai rok pendek yang rawan pelecehan.

SMP Mahardika Cibinong Bogor

Memang, aturan seragam sekolah saat ini sudah dibebaskan kepada sekolah untuk menentukannya, sesuai dengan otonomi sekolah dan wilayah. Jadi, ada sekolah yang masih menerapkan seragam rok pendek hingga selutut dan ada pula yang menerapkan seragam rok panjang.

Seragam siswa SMP di Tanjung Selor dengan rok panjang

Memakai rok panjang — meskipun siswa tersebut tidak berkerudung — lebih aman dan nyaman bagi siswi yang bersangkutan. Sebagian pihak mencurigai seragam rok panjang model tersebut sebagai penerapan syariat Islam. menurut saya itu kecurigaan yang tidak berdasar, sebab memakai rok panjang atau pakaian panjang seperti gaun adalah ciri khas perempuan di manapun. Coba lihat pakaian foto-foto perempuan Eropa atau Amerika sebelum abad 19, umumnya perempuan memakai pakaian sopan dengan rok panjang. Revolusi seks pada abad 20-lah yang mengubah model berpakaian para wanita Barat sehingga mereka tampil memakai pakaian seksi dan mengumbar aurat.

Memang timpang kalau hanya siswa SMP yang perempuan saja yang memakai seragam rok panjang, sedangkan siswa laki-lakinya masih memakai celana pendek seperti foto di bawah ini:

Oleh karena itu, sudah seharusnya siswa SMP yang laki-laki juga memakai seragam celana panjang sehingga padu padan dengan seragam siswa perempuan.

(Catatan: semua foto bersumber dari Internet, diambil dari sini, sini, dan sini).

Tulisan ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

31 Balasan ke Siswa SMP Sudah Seharusnya Bercelana Panjang

  1. Ikhlasul Amal berkata:

    Saya salinkan komentar saya dari milis yang menampilkan tulisan ini:

    “Loh, kan sudah?

    Justru saya melihat di zaman saya dulu (zaman Orba) yang mau bercelana panjang semasa SMP jadi pertanyaan dan bikin heboh. Sekarang malah sebaliknya, untuk mengakomodasi yang bercelana “lebih pendek” biasanya pakai jenis 2/3 atau di bawah lutut. Saya memang belum mensurvei banyak sekolah negeri, tapi rasanya baik-baik saja.

    *warga Bandung. :)”

  2. Mirdayanti Amir berkata:

    Mending di Sumatera Barat ya, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat tempat saya tinggal, ada perda yang mengharuskan semua siswa dari TK sampai seterusnya menutup aurat. Malah yang non Islam ikut beradaptasi dengan peraturan itu. Hal ini sudah berlangsung 10 tahun ini….

    • juki berkata:

      kalau sekolah islam ya silahkan tapi kalau sekolah negri ga boleh dipaksakan, karena pemeluk agama lain kan sama sama bayar pajak ke pemerintah, jadi sekolah negri tidak boleh mewajibkan!

      • SMP Mahardika berkata:

        masalah menggunakan celana / rok panjang bukan kewajiban siswa islam, tapi mengarah kepada penggunaan seragam sebagai alat penutup aurat, klo siswa menggunakan rok pendek seperti di sinetron2, bisa berbahaya dilihatnya, walaupun semua beralasan rok panjang/pendek tergantung bagaimana orang yg menggunakan.
        (non muslim tidak melarang menggunakan celana/rok panjang. jadi sah2 saja klo sekolah mewajibkan siswa menggunakan rok/celana panjang)

  3. yaniwid berkata:

    Anak saya waktu itu di SMP 5, sudah boleh pakai celana panjang…

  4. rinaldimunir berkata:

    @Yani: di Bandung siswa SMP memakai celana panjang umumnya pada Hari Jumat, hari-hari lainnya tetap memakai celana pendek. Tidak semua sekolah negeri yang menerapkan kebijakan itu. Umumnya siswa tetap pakai celana pendek ke sekolah. Di SMP 5 seragamnya sehari-hari masih pendek, namun kalau sudah boleh pakai celana panjang ya alhamdulilah, cuma belum menjadi seragam setiap hari ya.

    @Amal: bukan masalah mal, tetapi himbauan

  5. Hmm,,, Dari SD sudah diberikan ilmunya (bahwa seorang laki-laki maupun wanita harus menutup auratnya), nah kebijakan di SMP harus sudah dilaksanakan (dengan asumsi mereka sudah menginjak baligh)

    Nah, aturan itu bagus, tapi kita juga harus ada dasarnya, mengenai ketidaksepakatan, harus berdasar juga donk, dan ada argumen yang dapat dipertanggung jawabkan,,,

    Menutup Aurat adalah kewajiban kita semua,,,

    Salam hangat @Dago, Bandung ^_^

  6. si uman berkata:

    ke SMP nya adik saya saja pak, SMPN 2 Cimahi, laki-lakinya dibolehkan memakai celana panjang untuk sehari-harinya (dan banyak yang menggunakan pula) :D

  7. ismailsunni berkata:

    Alhamdulillah, sejak SMP saya sudah biasa bercelana panjang. Walaupun, sekolah saya bukan SMP Islam.
    Pas SD juga setiap Jumat dan Sabtu bercelana panjang.
    Memang terlihat lebih pantas kalau bercelana panjang.
    Rada risih juga kadang2 melihat celana anak SMP masih di atas dengkul.

  8. saya inget ada cerita di kota saya. Seorang anak yang sudah paham akan pentingnya menutup aurat ketika baligh dan dia sudah SMP, dia pun menemui ke kepala sekolahnya. requestnya simple, ia minta agar diijinkan untuk bercelana panjang. si anak pun juga menjelaskan alasannya (karena agama tentu).
    Alhamdulillah kepala sekolahnya mengijinkan, dan akhirnya katanya sih, karena terlihat keren, teman2nya pun banyak juga yang niru.
    Sepertinya boleh dicoba untuk itu pak. Insya Allah dengan komunikasi dan niatan baik, semua bisa lancar.

    • andri berkata:

      jangan lupa! pakai celananya harus ngatung diatas mata kaki, kalau terlalu kebawah, malah jadi ga bener (mirip celana wahabi gitu lah)

  9. Surel berkata:

    Pakai celana pendek saja mereka sudah mengeluhkan ‘gerah’ apalagi kalau suruh pakai celana panjang pak?!

    • uray berkata:

      bener itu apa lagi musim panas ini.kita di rumah aja makai celana pendek..anak smp itu masih anak2 yg dewas itu 17 tahun cocok nya anak sp pakai celana pendek..kalau celana panjang kayak orang2 mau kondangan ..ngak ada bedanya orang tua sama guru2 nya..

  10. Ping balik: Indonesia Banget #23 : Indonesian Educational System « Polychrome Interest

  11. ryrykyuuya berkata:

    apakah itu termasuk dalam perubahan sosial dalam hal mode berpakaian??

  12. wahyu website berkata:

    Setuju banget kalo anak smp sudah pake celana panjang.

  13. Nurlaila Askar berkata:

    setuju buanget kapan lagi

  14. SMP Mahardika berkata:

    maaf itu photo siswa SMP Mahardika Cibinong Bogor (bukan SMPN 2 Kademangan)

  15. SMP Mahardika berkata:

    maaf itu photo siswa SMP Mahardika Cibinong Bogor (bukan SMPN 2 Kademangan)
    cek kembali di: http://smpmahardika38.wordpress.com/2010/08/04/seragam-sekolah-smp-mahardika/
    itu kita posting 4 agustus 2010 yang lalu.

  16. SMP Mahardika berkata:

    terima kasih atas koreksinya, mohon maaf klo kami baru mengkonfirmasinya..
    salam hangat dari kami di SMP Mahardika cibinong

  17. juki berkata:

    kalau anak laki malu pakai celana pendek, ga bisa jadi pemain bola dong? apa sepak bola di indonesia disuruh pakai celana panjang saja ya?

    • SMP Mahardika berkata:

      kan kita lagi ngomongin seragam sekolah bukan kaos team bola…
      di SMP Mahardika cibinong semua siswa/i menggunakan seragam panjang (wajib), bahkan putrinya 80% menggunakan jilbab (walau tidak diwajibkan) dan ketika bermain futsal ya celana pendek (walau futsal putra atau futsal putri)..

      • uray berkata:

        tapi anak smp itu masih muda2 ..coba apa beda nya antara sergam guru nya sama murid?sama2 panjang?ngak ada beda ..kelihatan tua sbelum umur nya..

  18. Ping balik: SMP Baru dan Kurikulum 2013 Baru | Catatanku

  19. Finni berkata:

    ga ada hubungannya memakai celana panjang dengan umur atau efek ketuaan anak2.. Yang jelas memakai celana panjang bagi siswa pria pasti terasa lebih nyaman dan kalau sudah nyaman, lebih fokus belajar dan percaya diri.. Sepatutnya celana pendek cukup dipakai untuk acara santai kalau sekolah kan suasana formil jd lebih pantas dan elok kalau bercelana panjang..

  20. wina diana berkata:

    Pakai daster putih saja biar gamis seperti laki2 arap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s