Ini foto Sigit Prasetyo, 2,5 tahun, yang tewas setelah ditabrak Xenia gila di Jakarta 22 Januari 2012 yang lalu. Bersama Sigit tewas pula 8 orang lainnya dan belasan orang lainnya luka berat. Di antara yang tewas itu ada ibu hamil 3 bulan dan empat orang yang masih satu keluarga dari Jepara.
Foto ini saya peroleh dari akun seseorang di Fesbuk. Melihat foto tersebut perasaan saya remuk redam dibuatnya, tidak kuasa saya menitikkkan air mata. Tidak tega melihatnya, terbayang anak-anak saya waktu seumuran dia. Pada foto di atas sang Ayah masih tidak sadar kalau anaknya sudah mati, dia terus mengecup anaknya. Di sekelilingnya mayat-mayat lain bergelimpangan. Benar-benar mengerikan!
Video amatir (tanpa sensor) yang merekam suasana setelah kecelakaan tadi lebih dramatis lagi. Tampak korban-korban yang bergelimpangan dan sebagian dinaikkan ke atas mobil pick-up. Si Ayah tadi waktu dinaikkan ke mobil pick-up masih terus menyodorkan botol susu pada anaknya sambil berkata mimik…mimik. Hati siapa yang tidak hancur melihatnya itu. Saya menulis ini saja sampai berlinang air mata membayangkan bocah malang itu.
Kalau mau melihat videonya, klik saja ini:
http://www.youtube.com/watch?v=Jy9pWZqh7s0
Saya tidak tega menayangkan cuplikan gambar video tersebut di sini.
Mau berkomentar apa lagi terhadap minuman keras, narkoba, dan kehidupan malam? Akibat minuman keras dan narkoba yang dipakai si supir maut Xenia itu — seorang perempuan bertubuh subur berusia 29 tahun –(beritanya baca di sini), tawa riang bocah malang ini tidak akan pernah terdengar lagi, berapapun hukuman yang pantas untuk si pembunuh itu.
Selamat jalan, Nak, engkau sekarang pasti sudah bermain dan berlari-lari di Taman Surga. Semoga Ayahmu dikuatkan dan ditabahkan hatinya karena kehilanganmu.

ini menyedihkan sekali
enga tega ngeliatnya, nangis,sedih,bingung mau nulis apa, tapi…. allah akan memberikan balasan yang setimpal kepada orang-orang GILA tsb.
saya nggak tega buat liat cuplikan videonya….
semoga ini menjadi pelajaran buat kita semua :’(
seharusnya pemerintah bertindak lebih tegas terhadap pelakunya tidak hanya cukup dihukum 6 tahun saja karena sebelumnya menkonsumsi narkoba.
Allohummagh firlahu warhamhu…..
Semoga ini menjadi pelajaran buat lainnya akan bahaya miras + narkoba.
memilukan……..
tidak sanggup saya meihatnya kawan, almarhum papa saya juga ditabrak kendaraan 4 tahun yg lalu.. pengemudi yg masih ingusan.
setiap org puny peran masing2. anak ini mungkin jatah tayangny memang sbentar dkehidupan ini, tp peranny ckp penting, d ingat byk org sbg martir, pengingat kejamny efek kejahatan narkoba. smoga stp org bisa mengambil ibroh, terutama para aparat pembuat peraturan.
Ya Allah… Ya Tuhan ku yang Maha Agung…. sembuhkan lah duka di hati orang tua yang telah kehilangan anak anak mereka….Janganlah mereka berprasangka buruk terhadap Engkau ya Tuhanku… Semua yang bernyawa pasti kembali kehadirat Mu…. Hanya Engkau yang Maha Mengetahui lagi Maha Penyayang… Amin.
si aprilyani ini ngak ada malunya y.. udah tau nabrak orang sampai meninggal malah asyik utak atik HPnya.. EFEK dari EKSTASI: RASA MALU ILANG DAN BERANI NGAMBIL RESIKO…
Astaghfirulahhhh………. aku punya anak seumuran dia….
ga bisa bayangkan hidup tanpa dengar ocehannya, gelak tawanya, tangisannya, rengekan manjanya saat minta dibelikan mainan. trenyuh bro. semoga yang ditinggalkan diberi keajaiban untuk tabah.
Sedih, pedih… g tega ngebayangin semua yg terjadi pada saat itu. `Semoga tenang di sisinya… sabar yah ayah.
w
Saya sudah lihat videonya. Sedih banget. Ada keluarga yang kehilangan sosok ayah, semetara si istri di rumah sedang hamil 6 atau 7 bulan (kalau nggak sala, korban bernama Firmansyah). Cuma gara-gara obat-obatan terlarang dan minuman keras. Pendidikan tentang keburukan narkotik, narkoba, harus ditanamkan sedini dan sebaik mungkin oleh orang tua. Bukan hanya untuk melindungi anak-anaknya, tapi juga untuk melindungi orang lain. Jangan sampai akibat dari tindakan kita ikut menyengsarakan orang lain.
kasian banget ya tuh anak kecil yang gak tau apa-apa jadi korban kecelakaan