Bismillaahirrahmaanirrahiim, Memulai Niat ke Tanah Suci

Hari ini hari yang mengharukan bagi saya. Dengan mengucapkan bismillah, sepeda motor saya memasuki halaman sebuah bank syariah. Semalam saya sudah berniat akan membuat rekening tabungan haji pada hari ini, dan tadi pagi niat itu dengan mantap saya wujudkan.

Pegawai costumer service bank menjelaskan dengan ramah syarat-syarat untuk membuka tabungan haji, lalu ia menerangkan syarat-syarat untuk mendapatkan porsi haji dari Depag. Karena peminat naik haji sangat banyak sementara kuota haji sangat terbatas, maka bagi warga Bandung yang mendaftar pada tahun ini harus menunggu selama 5 tahun baru bisa berangkat. Jadi, jika semuanya lancar, saya baru bisa berangkat haji pada tahun 2017. Tidak masalah bagi saya menunggu selama itu, kalau memang sudah niat Insya Allah akan sampai juga ke sana. Hari ini perjalanan ke Tanah Suci sudah saya mula-i.

Keluar dari bank saya tidak dapat menyembunyikan perasaan haru ini, bergetar sekali rasanya akan menjadi Tamu Allah nanti. Tidak terasa mata saya agak basah menahan keharuan.

Mudah-mudahan Allah memanjangkan umur saya dan memberi selalu berkah kesehatan agar saya bisa mewujudkan niat yang suci ini. Saya sudah merindukan menjadi tamu Allah di Baitullah, saya sudah rindu ingin ke Tanah Suci. Ya Allah, ridhoilah niat saya ini, amiin.

Tulisan ini dipublikasikan di Pengalamanku. Tandai permalink.

8 Balasan ke Bismillaahirrahmaanirrahiim, Memulai Niat ke Tanah Suci

  1. ridhwan berkata:

    semoga terkabul pak..

  2. Mirdayanti Amir berkata:

    Alhamdulillah kalau di Bandung cuma nunggu 5 tahun.Di Sumbar lebih lama lagi. Saya dan suami mendaftar awal Januari ini, mendapat porsi tahun 2021, 9 tahun lagi!Semoga Allah memanjangkan umur kita, amiin.

  3. tasy berkata:

    Kapan ya pak saya bisa berangkat haji??? ketika bapak udah berangkat duluan minta tolong saya didoakan ya pak? udah pengen banget tapi biaya belum mencukupi…

  4. ningrum berkata:

    Semoga doanya di ijabah ALLAH SWT…amin

  5. ady wicaksono berkata:

    sekedar saran, kalau ada rejeki uang sebaiknya umrah dahulu pak, karena bisa berkenalan dulu dengan kaabah dan kemudian baru haji, umrah kan tidak perlu menunggu waktu dan umumnya tidak sesumpek waktu haji (kecuali umrah pas Ramadhan)

  6. Ping balik: Mengapa Untuk Niat yang Suci Harus Berbohong? | Catatanku

  7. Rinto ermanda berkata:

    Ayo,dukung nasionalisasi aset bangsa asing di Indonesia,freeport,exxon mobil dll?kita dalam bahaya nekolim,kolonialisme gaya baru dg judul kapitalisme liberal,jika bungkarno pernah berkata go to hell with your aid,ayo kita sambung dengan new world order is shit!Indonesian is not that stupid.go home to your mom hey freeport?revolusi bungkarno belum selesai,terganjal oleh new world order alias orde baru dg catatan hitamnya tentang pelanggaran HAM yg kita semua telah tahu,kapitalisasi,liberalisasi,globalisasi adalah trik menguasai kekayaan alam Indonesia?kita butuh nasionalisasi,bukan globalisasi,kita butuh berdiri di atas kaki kita sendiri,tolak utang luar negeri dari rentenir raksasa IMF yg mengandung riba.dan riba itu digunakan sebagai alat untuk menjerat leher kita.alternatif pengganti utang itu adalah zakat mal,ditolak atau diterima,Islam sepertinya pro sosialis,sosialis yg pd th 1965 pernah dibantai oleh Islam akibat hasutan kaum imperialis licik CIA dan our local army friendsnya?dalam Islam tidak diperkenankan menimbun harta sebanyaknya seperti kapitalisme?tapi wajib membaginya kepada sesama yg kurang mampu.hidup Islam,hidup pancasila?hidup Indonesia?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s