Pilgub DKI 2012 yang Menarik Perhatian

Sudah tahu semua kan kalau Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2012 akan berlangsung dua putaran. Putaran pertama tanggal 11 Juli kemarin hasilnya sungguh mengejutkan. Kandidat yang tidak diunggulkan menjadi pemenang (Jokowi) akhirnya mengalahkan petahana (incummbent), Foke alias Fauzi Bowo. Foke yang digadang-gadang akan menang mudah dalam satu putaran ternyata hanya mendapat suara 34% sedangkan Jokowi 44%. Hasil ini juga menjungkirbalikkan hasil lembaga survey sebelumnya yang memenangkan Foke. Ternyata publik DKI “menghukum” lembaga survey dengan pilihan mereka yang mengejutkan.

Jokowi vs Foke (Sumber foto: Fesbuk)

Jika tidak ada kecurangan pada Pilgub putaran kedua, saya yakin Jokowi akan menjadi pemenang. Saat ini Foke sudah kalah secara psikologis, maka pada putaran kedua saya yakin dia akan lebih terpuruk lagi. Jokowi sedang berada di atas angin dan popularitas Jokowi saya prediksi akan terus meningkat sampai putaran kedua nanti. Pertarungan pada putaran kedua adalah antara status quo (diwakili Foke) dengan gerakan yang menginginkan perubahan (Jokowi). Warga DKI yang lebih well-informed dibandingkan dengan warga daerah lain tentu akan membandingkan kondisi Jakarta yang masih carut marut di bawah Foke (banjir, kemacetan, dll) dengan prestasi dan popularitas Jokowi. Saya menduga warga DKI akan menghukum petahana (incumbent) dengan tidak memilihnya tetapi memilih kandidat lain (Jokowi) yang membawa angin segar perubahan. Kondisi ini jamak pada Pemilu di mana pun, ketika rakyat sudah muak dengan pemimpin yang sedang berkuasa, maka rakyat menghukum petahana dengan memilih calon pemimpin lain yang membawa janji perubahan.

Saya bukan warga DKI, bukan pula pendukung semua kandidat yang ada. Tetapi bagi saya Pilgub DKI kali ini sangat menarik perhatian. Jakarta adalah representasi Indonesia mini, maka apa yang terjadi di Jakarta akan mempengaruhi Indonesia secara keseluruhan. Pilgub DKI memang hanya di Jakarta, tetapi auranya terasa seperti Pemilu setanah air. Semua mata orang di neegri ini tertuju pada Pilgub DKI. Menurut saya hasil Pilgub DKI akan mempengaruhi konstelasi politik di tanah air menjelang Pemilu tahun 2014.

Yang menarik bagi saya dari hasil putaran pertama ini adalah pemilih (warga DKI) lebih melihat figur daripada partai yang mengusungnya. Meskipun di DKI Partai Demokrat dan PKS berhasil menjadi dua besar pada Pemilu 2009 yang lalu, tetapi calon yang mereka dukung tidak banyak mendapat suara. Demokrat sedang terpuruk dengan kasus korupsi yang melilitnya, sedangkan PKS sudah semakin turun pamornya. Bahkan calon dari partai besar (Golkar) yaitu Alex Nurdin hanya mendapat suara 4%, padahal hasil survey menempatkan elektabilitas Golkar adalah yang paling tinggi (20% lebih).

Hasil putaran pertama ini juga menunjukkan pudarnya pamor PKS di Jakarta, padahal Jakarta adalah daerah basis partai ini, dimana PKS pernah menjadi pemenang Pemilu pada tahun 2004 dan masih berjaya pada Pemilu 2009. Citra partai putih ini terus merosot karena perilaku sebagian elitnya yang tidak mendapat simpati. Pak Hidayat Nur Wahid yang bersih, santun, dan sholeh tidak cukup menjadi jaminan untuk memenangkan Pilgub DKI. Apakah itu berarti pemilih lebih melihat ketokohan daripada kesolehan? Walalhualam. Pilgub DKI adalah warning bagi PKS untuk memperbaiki pamornya.

Jakarta dengan segala persoalannya yang ruwet memang membutuhkan seorang teknokrat yang ahli untuk menguraikan kusut masai masalah kota Jakarta. Di antara dua kandidat yang masuk pada putaran kedua itu, saya melihat harapan ada pada Jokowi. Apalagi Jokowi sudah punya prestasi membenahi kota Solo. Memang Solo dan Jakarta itu berbeda, Solo adalah kota berukuran sedang sedangkan Jakarta adalah kota metropolitan, tetapi prestasi dia di kota Solo adalah modal awal untuk membenahi Jakarta. Tanpa mendahului kehendak takdir, prediksi saya menyatakan dia akan menang dan akan menjadi Gubernur DKI yang baru. Sekali lagi, saya bukan simpatisan Jokowi, kenal pun tidak.

Tulisan ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

8 Balasan ke Pilgub DKI 2012 yang Menarik Perhatian

  1. jannahtees berkata:

    Menarik pak. Kita berdoa yang terbaik buat Jakarta.

  2. Awan Rimbawan berkata:

    Salam Pak Rinaldi,

    Saya juga tidak sengaja melihat video-video nya Jokowi-Ahok di Youtube dan mengubah persepsi saya terhadap Politik.

    Saya mendapat banyak pelajaran dari paparan2 dan cerita-cerita di youtube tersebut. Walaupun saya sekarang berada jauh dari Jakarta, tetapi saya doakan Jakarta mendapat yang terbaik.

    Tulisan tentang Jokowi dan Ahok saya tuliskan di sini http://awanrimbawan.com/politik-dan-nurani-pelayanan/

    Salam Kenal ya Pak Rinaldi.
    Kalau tidak salah Bapak juga mengarang buku tentang Basis Data ya?

  3. ikhwanalim berkata:

    parpol-parpol berebut memimpin jakarta, pak. kalau berhasil, bisa jadi bahan kampanye untuk 2014 –> jakarta berhasil diurus, maka boleh pilih parpol mereka untuk mengurus Indonesia :)

  4. MrChie berkata:

    saya punya prediksi, suatu saat nanti pak jokowi akan memimpin Indonesia. Entah kenapa, dia memiliki figur pemimpin yang bisa sangat dicintai olh orang2 di bawahnya. wallahu’alam

  5. Wanadi berkata:

    Setuja

  6. Nay berkata:

    AKU SAYANG BANG FOKE ( kumis gitu lou ) Tenang aje Bang Foke, ane sangat benci Jokowi. Ntar pas pemilihan putaran ke 2, foto jokowi ane colok pake paku sampe bolong!.. Biar tahu rasa dia,
    Pokoknya ane dan warga DKI akan all-out lobangin foto jokowi.
    Ane jamin foto bang foke tdk akan ada yang rusak, kalaupun ada yang berani lobangin foto bang foke pasti jumlahnya sedikit dibanding dgn lobang yg ada di muka foto jokowi. Ane ajak semua warga yg punya hak pilih di pilkada 2 DKI mari kita tunjukan kecintaan kita sama bang foke dengan cara colok dan lobangin foto Jokowi tepat dimukanye.
    Hidup Bang Foke….! :p =D hahaha

    • setan mlm berkata:

      dijaman skrng jangan berlebihan untuk menjadi simpatik buta ke pd orang dan terlalu over, jadinya kekecewaan yang didapat, hiduppppp Nay……….. nayang kali….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s