SNMPTN 2012 sudah selesai, pengumuman kelulusan sudah, pendaftaran ulang juga sudah. Setelah libur Idul Fitri nanti awal perkuliahan semester baru Tahun Ajaran 2012/2013 akan dimulai di sebagian besar PTN.
Menarik juga mengetahui hasil SNMPTN 2012, khususnya dari jalur ujian tulis. Menurut berita dari sini, lima perguruan tinggi negeri yang nilai-rata SNMPTN-nya tertinggi adalah sebagai berikut:
Rata-rata nilai tertinggi kategori IPA:
1. ITB (758,3)
2. UI (735,4)
3. UGM (677,63)
4. ITS (675,53)
5. Unair.
Rata-rata nilai tertinggi kategori IPS:
1. UI (688,38)
2. ITB (665,67) –> SBM dan FSRD
3. UGM (643,24)
4. Unpad (631,77)
5. Unair (629,89).
Rata-rata nilai tertinggi itu artinya semua nilai skor yang lulus di PTN bersangkutan dijumlahkan lalu dibagi dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima. Jika skor rata-rata itu diurutkan maka dihasilkan urutan PTN seperti di atas.
Untuk nilai tertinggi SNMPTN 2012 IPA berada di program Studi Pendidikan Kedokteran UI dengan skor 927,14. Untuk IPS juga terdapat di Program Studi Akuntansi UI dengan skor 826,05. Dikutip dari berita tersebut, untuk PTN di Pulau Sumatera, kategori program IPA posisi pertama ditempati Universitas Andalas (Unand) dengan skor 578,28, kemudian Universitas Sumatera Utara (USU) dengan skor 578,20, selanjutnya Universitas Lampung (Unila) dengan skor 566,45. Pada program IPS, posisi pertama ditempati USU dengan skor 62,87, kedua Unand dengan skor 597,34, dan ketiga Unila dengan skor 589,85.
Berita di Lampung Post itu sama dengan paparan Rektor ITB pada acara buka puasa bersama di fakultas saya beberapa hari yang lalu. Di bawah ini tabelnya:
Dari tabel di atas (kategori IPA), nilai skor minimal yang diterima di ITB adalah 672,28 dan nilai maksimal yang diraih calon mahasiswa baru ITB adalah 916,14. Nilai rata-rata seluruh mahasiswa yang diterima di ITB adalah 758,34.
Khusus untuk mahasiswa baru ITB 2012, saya lebih tertarik melihat distribusi asal propinsi mahasiswa baru. Ternyata mahasiswa baru ITB 2012 tetap didominasi dari Jabar dan DKI. Hmmm… saya belum puas dengan distribusi ini karena mahasiswa ITB masih belum merata dari seluruh Indonesia, belum dari Sabang sampai Merauke seperti IPB Bogor. Apakah hal ini menggambarkan kualitas pendidikan di Indonesia yang hanya berpusat di Pulau Jawa dan Sumatera saja? Atau calon mahasiswa takut masuk ITB karena isu uang pangkal 55 juta? Atau calon maahsiswa lebih memilih PTN di daerahnya daripada ITB? Wallahualam.
Tujuh besar provinsi penyumbang mahasiswa terbanyak:
1) Jabar
2) DKI
3) Jateng
4) Sumut
5) Jatim
6) Banten
7) Sumbar
Grafiknya adalah seperti di bawah ini:
Menariknya adalah ada dua SMA yang mendominasi masuk ITB. Kedua sekolah itu adalah SMA Negeri 8 Jakarta dan SNA Negeri 3 Bandung. Dari kedua sekolah itu ratusan orang yang diterima di ITB. Data siswa sekolah tersebut yang diterima di ITB dapat dilihat di sini: SMA 8 Jakarta dan SMA Negeri 3 Bandung. Siswa dari kedua sekolah itu seperti pindah sekolah saja ke ITB, memang dua sekolah yang unggul karena input-nya juga bagus.



wah … ini berita sngt menarik.
Ternyata ITB Passing_Grade-nya Tertinggi untuk Kategori IPA maupun IPS. Passing Grade (PG) IPA ITB (672,98) dan PG IPS ITB (606,23). Jika “keharusan” mengisi formulir kesanggupan bayar uang pangkal 55 jt (Non-SBM) dan 80 jt (SBM) dihilangkan (walaupun bisa byr 0% 20% … dst), maka kemungkinan besar yg daftar ke ITB akan sangat banyak dan distribusi mhs yg berasal dari seluruh Provinsi pun akan relatif terpenuhi. ITB mhsnya relatif cerdas-cerdas, apalagi dosennya ya seperti Pak DR. Ir. Rinaldi Munir sbg dosen teladan di STEI – ITB. Alhamdulillah.
Itu ITB sudah memasukkan ex-UNWIM belum?
di UI dan UGM ada jurusan/prodi yg menyumbang nilai rendah (prodi kurang peminat)
kalau soal SMA, kayaknya memang SMA di daerah yg mendominasi, misalnya kalo gak salah, UGM didominasi SMA 1 Yk (80% UGM, 14% ITB, SMAnya Dr. Y. Bandung-Dr. Agung Harsoyo, Dr. Kuspriyanto, Dr. Bambang Riyanto-STEI, Dr. Joko Sarwono-TF, dll), ITS SMA 5 Sby, UNDIP SMA 3/SMA 1 Semarang, UNIBRAW-SMA 3 Malang, dst
Nilai tersebut sebenarnya menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya nilai rata2 ITB diatas 800-an tapi sekarang jadi 700-an.
Merujuk kpd tabel paparan Rektor ITB di atas (nilai minimum kolom tabel paling kanan), seharusnya Urutan Passing Grade (nilai terendah yang diterima) di PTN adalah :
Kelompok Ujian IPA
1. ITB (872,98)
2. UI (632,05)
3. ITS (567,88)
4. IPB (548,9)
5. UGM (548,26)
6. UIN Jkt (545,68)
7. UNAIR (539,23)
8. UNPAD (530,3)
9. UNS (509,67)
10. UNDIP (504,22)
Kelompok Ujian IPS
1. ITB (606,23)
2. UI (537,15)
3. UNSOED (527,98)
4. UNPAD (525,42)
5. UNAIR (524,09)
6. UGM (519,28)
7. UB (UniBraw) (514,56)
8. UNDIP (499,77)
9. UNS (474,51)
10. UNY (473,38)
Ralat : Pada Kelompok Ujian IPA, tertulis ITB (872,98) seharusnya (672,98). Trm ksh.
kalo anak2 dari daerah kebanyakan masih belum pede dalam memilih tempat kuliah, dan takut dengan biaya yang tinggi, Pak Munir.
Wah pak, saya masih bingung sama cara penghitungan nilai nasional SNMPTN, bisa dijelaskan pak? Terima kasih
hahaha di universitas indonesia bayarnya lebih mahal coy susah masuknya apalagi di UI INTER
saya setuju dengan pendapat admin yang harus meratanya mahasiswa dari sabang sampai merauke di universitas favorit seperti IPB. Mungkin dari semua Universitas favorit, IPB lah yang paling murah biayanya tapi bukan berarti murahan. ini sebagai wujud nyata untuk mengembangkan pendidikan terutama bidang pertanian Indonesia dan berimbas pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri dan yang pasti harus dari sabang sampai merauke.
kenapa ipb bisa merata???
cara menghitungnya gimana sih . kok bisa sampe ratusan bukan persenan ,?
bagaimana cara menghitung nilai nya.ko bisa didapat 900-an…
iya nilai nya itu dari mana dapet nya koq bsa 600 ,700 ,ampe 900 an ?