Pisang Merah

Suatu hari di laman fesbuk saya melihat foto kiriman seorang teman. Dia membagikan (share) foto pisang yang warna kulitnya merah, benar-benar merah. Dikutip dari laman Wikipedia: “Red bananas, also known as Red Dacca bananas in Australia, are a variety of banana with reddish-purple skin. They are smaller and plumper than the common Cavendish banana. When ripe, raw red bananas have a flesh that is cream to light pink in color. They are also softer and sweeter than the yellow Cavendish varieties, with a slight raspberry flavor. Many red bananas are imported from producers in Asia and South America. They are a favorite in Central America but are sold throughout the world.”

Pisang berkulit merah (Sumber: Facebook)

Pisang berkulit merah (Sumber: Facebook)

Terlepas dari apakah warna merah pada foto pisang merah itu asli atau sudah dimodifikasi dengan Photoshop (sehingga terlihat warna merahnya sangat menyala), saya penasaran dengan pisang yang satu ini. Apakah pisang merah ada di Indonesia?

Ternyata ada. Seorang alumnus Informatika (mantan mahsiswa saya) yang tinggal di Lembang mengatakan bahwa pisang berwarna merah itu memang ada, sebab di Lembang cukup sering ditemukan pedagang yang menjualnya. Karena penasaran, saya mencoba mencarinya, namun alumnus tersebut malah mengatakan dia akan mengirimkan pisang itu ke kantor saya keesokan harinya. Wah, surprise!

Ini dia pisang merah dari Lembang yang diantarkan ke kantor saya:

Psiang merah dari Lembang

Psiang merah dari Lembang

Meskipun warna kulitnya tidak semerah foto pertama, tetapi ini sudah cukup mengobati rasa penasaran saya. Ya, pisang berkulit merah itu betul-betul ada. Orang Sunda menyebutnya cau hurang (pisang udang) karena kulitnya merah seperti udang rebus.

Hanya kulitnya saja yang berwarna merah, isinya tetap kuning seperti pisang biasa. Rasanya? Seperti pisang madu. Yang menarik adalah kulitnya tidak berubah meskipun sudah seminggu diletakkan di atas meja makan. Artinya, pisang merah termasuk pisang yang awet dan tahan lama, tidak seperti pisang ambon yang kulitnya cepat menghitam dan isinya sudah berubah setelah beberapa hari.

Tulisan ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

10 Balasan ke Pisang Merah

  1. evakasih berkata:

    aset yang paling berharga dalam diri kita adalah karakter kita

  2. bocah petualang berkata:

    Di kampung saya juga ada pisang seperti itu Pak

  3. Ummu Ayyub Ris berkata:

    di nusa tenggara timur, pisang ini namanya pisang tembaga

  4. nurhayati berkata:

    saya perlu pisang merah, dimana saya bisa membelinya?

  5. ayu berkata:

    sy juga penasaran dgn pisang merah. Kr ada yg jual bibitnya d lembang?

  6. adityaef berkata:

    Pisang merah banyak varietasnya, secara awam semua memiliki warna yang hampir sama. Dari segi warna ada yang tetap berwarna kemerahan hingga buah matang sempurna, ada juga yang berubah agak cenderung orange ketika matang seperti Pisang Udang.
    Dari bentuknya ada yang cenderung gemuk dan ada juga yang bersegi mirip pada pisang ambon.
    Bentuk tandan juga ada perbedaan dari tiap varietasnya. Ada yang produksi jumlah sisirnya cukup banyak (tandan memanjang), ada juga yang produksi sisirnya cenderung tidak terlalu banyak..contohnya seperti Pisang Udang yang biasa kita jumpai.

  7. sampurno berkata:

    Saya lagi cari pisang merah.
    Apakah Bapak bisa kasi info dimana saya bisa dapat buah tersebut?
    Ini no hp saya 087770064680.
    Saya tinggal di daerah Ciawi, Bogor.

  8. Alris berkata:

    Di kampung saya namanya PISANG UDANG. Warnanya tidak semerah foto diatas, tapi mirip pisang yang dikirim mantan mahasiswa Pak Rin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s