ITB Cabang Bekasi, Siapa yang Lebih Diuntungkan?

Kemaren saya ke Jakarta melewati jalan tol Cipularang. Selama perjalanan, menjelang lokasi perumahaan Kota Delta Mas, saya banyak menemukan spanduk besar membentang jalan tol yang berisi ucapan selamat atas pembangunan kampus ITB di Bekasi. Begini salah dua bunyi spanduknya (kurang lebih):

Selamat atas ditandatanganinya kerjasama pembangunan kampus ITB di Kota Delta Mas Kabupaten Bekasi

Selamat atas kerjasama Pemda Kabupaten Bekasi dan ITB dengan dibukanya kampus ITB di Kota Delta Mas

dan masih banyak lagi spanduk-spanduk dengan nada yang sama. Lengkap dengan logo cap gajah duduknya, lalu logo Pemda Kabupaten Bekasi, dan tidak lupa logo Kota Delta Mas sendiri. Siapa yang membuat spaduk-spanduk itu? Siapa lagi kalau bukan pengembang Kota Delta Mas.

Isi spanduk ini semakin memperkuat berita yang santer selama ini bahwa ITB membangun kampus cabang di Bekasi. Jadi ini bukan isu lagi, tetapi sudah kenyataan. Sebelumnya, pada beberapa waktu yang lalu, di sebuah harian nasional pengembang Kota Delta Mas memasang iklan besar-besar yang  secara atraktif memasang logo cap gajah duduk dan menyatakan bahwa kalau mau kuliah di ITB tidak perlu ke Bandung lagi, cukup di Kota Delta Mas, Bekasi. Pertimbangan bisnis tampaknya lebih menonjol di sini.  

Di milis dosen ITB, soal ITB cabang Bekasi ini (mungkin lebih tepat huruf B merupakan singkatan “Bekasi” ketimbang “Bandung”. Jadi, ITB = Institut teknologi Bekasi) ramai dibicarakan. Sebagian besar mempertanyakan apa maksud ITB membuka kampus di Bekasi. Lebih banyak kontra daripada pro.

Saya tidak tahu apa maksud ITB membangun kampus cabang di Bekasi. Memang dulu ada wacana untuk membangun kampus ITB di daerah-daerah di Indonesia, sehingga siswa-siswa terbaik daerah tidak perlu kuliah jauh-jauh ke Bandung. Kehadiran ITB di daerah-daerah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah (terutama luar Jawa), sebab selama ini terjadi ketimpangan mutu pendidikan tinggi di daerah luar Jawa dengan di Jawa. Tetapi, wacana ini sekarang tidak terdengar lagi, dan tiba-tiba civitas academica ITB dibuat terkaget-kaget dengan iklan besar-besar di koran tentang kampus ITB  di Bekasi.

Menurut saya, yang paling diuntungkan tentu pengembang properti Kota Delta Mas sebab harga properti dan tanah di kawasan itu akan meningkat tajam dengan kehadiran ITB Bekasi. Nama besar ITB sangat diandalkan pengembang properti ini untuk menjaring konsumen. ITB memang dapat tanah luas untuk pembangunan kampus di sana. Tapi citra ITB menurut saya sangat dirugikan sebab hal ini dapat menurunkan mutu ITB. Boleh jadi calon mahasiswanya adalah para pekerja di kawasan industri Bekasi yang tidak punya waktu untuk kuliah jauh-jauh ke Bandung. Kualitas pekerja ini tentu tidak sama dengan kualitas mahasiswa di kampus pusat (Bandung). Belum lagi persyaratan yang diminta oleh Pemkab Bekasi agar sekian persen mahasiswa ITB bekasi adalah putra daerah Bekasi. Menurut berita yang saya baca di koran, karena kampusnya belum dibangun, maka mahasiswa baru nanti kuliah di ruko-ruko yang ada di Kota Delta Mas. Mahasiswa ITB kuliah di ruko? Oh, seperti PTS papan nama saja yang tidak punya kampus lalu menyewa ruko untuk kuliah.

Jika alasan ITB membuka kampus di Bekasi karena kampus ITB di Jalan Ganesha sudah sempit, menurut saya mengada-ada. Di sekitar Bandung masih banyak tanah yang luas yang bisa dikembangkan untuk membangun kampus tambahan. Apalagi saya dengar ITB mempunyai tanah di kawasan Soreang. Mengapa harus jauh-jauh ke Bekasi? Jika alasannya untuk membidik pangsa pasar mahasiswa di kawasan industri di Bekasi, ini juga bukan alasan yang tepat. ITB tidak pernah kekurangan mahasiswa. Cita-cita ITB untuk menjadi research university akan semakin jauh, sebab kampus di Bekasi orientasinya pastilah teaching (pengajaran), bukan research.  Lagipula, siapa dosen ITB yang mau jauh-jauh pulang pergi ke Bekasi untuk mengajar? Kebanyakan dosen ITB enggan mengajar di tempat lain meskipun diiming-imingi gaji yang lebih besar. Mereka lebih senang berkumpul dengan keluarga daripada menghabiskan akhir pekan dengan mengajar di tempat lain.

Tetapi, perjanjian sudah ditandatangani.  ITB tentu tidak bisa membatalkan secara sepihak perjanjian itu. Kita lihat saja nanti apakah kehadiran ITB di Bekasi lebih banyak manfaat atau mudharatnya?

Pos ini dipublikasikan di Seputar ITB. Tandai permalink.

58 Balasan ke ITB Cabang Bekasi, Siapa yang Lebih Diuntungkan?

  1. nanung berkata:

    Wah mungkin juga terbuka peluang untuk buka cabang lagi di kota dengan karakter pertama B. Macam Blitar, Batang, Bon Bibit, Bon Kembang dsb.

  2. irvan132 berkata:

    kalo bener2 jadi, apa taon 2008 udah bisa ada proses belajar mengajar pak ? kan isunya nih kampus buka taon 2008.

    -IT-

  3. rinaldimunir berkata:

    @Irvan: saya tidak tahu persis tahun berapa, tapi saya baca di koran kuliahnya di ruko dulu.

    @Nanung: bisa di Boyolali juga, kan dekat Solo

  4. aRuL berkata:

    membangun bangsa itu tidak hanya membangun ITB kan? masih banyak kampus keteknikan di Indonesia baik itu berupa fakultas saja, berupa institut juga, atau hanya berupa jurusan yang tersebar di seluruh nusantara ini yang perlu dikembangkan.

  5. reiSHA berkata:

    Wah, kalo harus karakter pertama B, bikin di Bukittinggi juga Pak, kan sama2 dingin dengan Bandung. Kalo Bekasi kan panas, hehe…

    Memangnya, kampus di Bekasi itu nantinya untuk jurusan apa Pak? Saya dengar untuk SBM, benarkah?

  6. iqbal berkata:

    Wah… yang nanti kuliah di bekasi siapa ya pak? Saya mah udah betah di Bandung, meskipun rumah saya sebenernya di Bekasi. :p

    Emang kalau ada keputusan seperti ini dosen2 ga dilibatkan ya pak? Padahal dosen dan mahasiswa kan juga stakeholder ITB. Bukannya ada beragam ruang aspirasi buat dosen ya pak? Setau saya ada MSA, ada MGB, ada MWA (yang semua majelis ini kuasanya diatas rektor). Keputusan ini udah disetujui majelis2 itu belum ya? Jangan2 pak rektor aksi2 sendiri…. . Ah, udah deh, saya ga ikut2. Semoga saat mahasiswa S1 harus direlokasi ke Bekasi saya sudah lulus. Wisuda Maret 2009.. I’m Coming! Hehe.

  7. rinaldimunir berkata:

    @Iqbal: tidak tahu ya, siapa yang akan kuliah di sana. Kemungkinan sih para pekerja yang ada di kawasan industri Cikarang dsk.

    Keputusan ITB memang tidak melibatkan dosen. Sudah ada mekanismenya. Dosen baru ikut andil mengambil keputusan pada waktu pemilihan Dekan saja.

  8. irvan132 berkata:

    wah, saya ga mau tuh kuliah di dalem ruko. hihihi.

    -IT-

  9. Abie berkata:

    Hmm..jadi ITB benar-benar mau buka cabang ya? Apa ingin mengikuti jejak universitas luar negeri yang buka cabang juga di negeri orang? Tapi kok nanggung ya..di Bekasi. Asal ITB bisa menjamin kualitas sih ga apa-apa. Kalo ternyata terbukti ga bisa, ganti nama aja daripada merusak nama ITB.*hehe..ga mungkin ya?*

  10. siti berkata:

    😉 😉
    kalo bener untuk SBM.. ya masuk akal sih kalo kuliahnya di dalem ruko…. kan kita harus ‘menjiwai’ materi kuliah kita.. gitu kan prinsip dari dosen senior kita.. jadi kuliah bisnis sekaligus sambil jualan… kalao mau dibuka di Boyolali rasanya masih ada sedikit kesulitan.. meski sama2 dingin kayak bandung.. tapi ruko disana masih dikit banget… mungkin kuliahnya di warung aja.. 😉

  11. afandi berkata:

    Nama bukanlah menjadi masalah, tetapi yang lebih penting adalah kontribusi civitas akademika khususnya ITB yang menjadi salah satu tempat amanah rakyat Indonesia , bukan hanya pada nama besar saja(cuman mengingatkan saja). Dimanapun ITB dipindahkan, akan sama saja. Justru yang menjadi pertanyaan dari dulu “Mengapa bangsa kita tidak maju-maju padahal yang bergelar mentereng di segala bbidang cukup banyak????”
    Jadi yang terpenting adalah seberapa besar manfaat ITB bagi bangsa ini???? lebih2 bagi umat manusia????
    Rakyat sudah pintar2. Kalau masih mengandalkan nama besar saja ITB akan kalah dengan yg lain…

  12. Wawan berkata:

    Jangan-jangan IPB itu sebenarnya juga singkatan dari “ITB Perwakilan Bogor”
    Hehehe…

    Nah,
    Nanti kalau ujian masuk ada pilihan ITB Bekasi atau ITB Bandung, gitu ya?

  13. ACHIE berkata:

    WAAH KALO TUJUANNYA UNTUK MENCERDASKAN GENERASI MUDA DIDAERAH SETUJU SAYA. JANGAN CUMA DIFOKUSKAN KE PULAU JAWA SAJA DONK PENERUS BANGSA YANG DIDAERAH INDONESIA BARAT DAN TIMUR JUGA PERLU DICERDASKAN BIAR BANGSA INDONESIA MAKIN BANYAK ORANG YANG PINTER. BUKANNYA MAKIN BANYAK ORANG YANG EGOIS DAN BERAKHLAK BEJAD….. (MISALNYA BIKIN IJAZAH PALSU MUNGKIN KARENA DULU DIDAERAHNYA GAK DA UNIVERSITAS JADI DIA TERPAKSA BIKIN IJAZAH YANG ABAL-ABAL…)

  14. adeen berkata:

    Saya pernah kuliah S2 di ITB. Saya senang bisa kuliah di ITB karena sejuk kampus dan khas menurut saya lingkungannya. Kalau mau buka di Bekasi wah itu saya kurang “ngeeh” rasanya. Alasannya mau cari duit kali.. kan persiapan era otonomi perguruan tinggi. Wah kalau begini maka akan terjadi perebutan calon mahasiswa yang bisa-bisa mengorbankan kualitas input dan output, karena yang penting bayarnya. Bukan hanya ITB, PTN lain juga pada buka jurusan yang berbau uang. Rasanya kuliah bukan untuk ilmu tapi untuk uang. Mau menjadi kampus riset? hii jauh.. jauh. Hasil riset juga untuk apa? Mana hasil riset yang sudah dipatenkan dan diproduksi? Dikti banyak hasil penelitian dengan biaya puluhan milyaran nggak ada follow up yang lebih produktif, kecuali ccp dosen saja. Pokoknya bingung deh pendidikan di Indonesia ini.

  15. Adjokasep berkata:

    Di Serpong juga ada Intitut Teknologi ITB (ITI) 😀

    Salam Bang R, udah lama ngga ketemu….. inget Bunga Rampai Fisika-nya jaman jadi murid bimbel di Karisma….

  16. rinaldimunir berkata:

    @Adjokasep: Hmm… bunga rampai matematika, kali (perasaan saya nggak pernah mengajar Fisika di Karisma). Adjokasep ini siapa namanya?

  17. Ahmad Kurnia berkata:

    Salam kenal
    sebagai orang yang tinggal di bekasi saya sangat setuju sekali, bukan masalah siapa yang diuntungkan tapi lihat nilai ekonomis bekasi sebagai penyangga ibu kota, seperti Depok dengan UI-nya tidak masalah, tentu nilai ekonominya jauh lebih terlihat dan masalahnya orang Bekasi jangan hanya nonton saja seperti ITB juga mana orang Bandungnya? tapi lihat dong industri kontrakan, kapling tanah dan industri makanan.
    Calon mentropolitan jelas dengan masuknya ITB ke Bekasi memang pantas dan jelas visi ITB luar biasa untuk menyongsong abad industri yang semakin luar biasa.Tidak ada sesuatupun yang tidak memberikan manfaat bagi manusia, kata yang tepat diucapkan.

  18. mijil berkata:

    Hue he he ternyata ITB ga mau kalah sama SSC atau Primagama, mungkin suatu saat bisa menggurita sampai luar negeri (termasuk Timor Timur kalee). Tapi saya bersyukur termasuk bagian dari ITB ketika ITB “masih” tradisional. Jadi setiap saat bisa berbangga: “Le … pas bapak kuliah dulu ” … guyon … guyon bro

  19. electro_itb berkata:

    mendingan tuch itb,mikir itb aja masih kalah ama nanyang university di singapura,malah mau bisnis oriented kalau mau kampus luas cari aja di Papua dan malah dengan hal ini mahasiswa menjadi kurang bangga sebagai anak itb,mau jadi apa bangsa kita,kuli atau WTS

  20. mariana berkata:

    Salam Kenal…

    Saya setuju dengan pembangunan kampus ITB di Deltamas bekasi, Masalah pro dan kontra itu hal yang wajar. ITB belum dibangun baru rencana akan dibangun tahun 2010. dan ITB tidak akan membiarkan calon mahasiswanya belajar didalam ruko, ITB baru akan menerima calon mahasiswa/i nya setelah kampusnya selesai dibangun.

  21. Adi Sunardi berkata:

    Salam Pak Rinaldi
    Perkenalkan saya alumini ITB, lulus tahun 1985. Saya sangat mendukung pembangunan ITB di Bekasi. Pertimbangannya adalah mendekatkan kampus dengan dunia industri.
    Pemilihan Bekasi saya pikir juga sangat tepat, karena banyaknya industri di daerah tersebut. Terima kasih

  22. anton berkata:

    Setuju sekaleee….ITB bangun kampus di Bekasi, klo perlu jangan di Bekasi aja….daerah timur sampai barat Indonesia, supaya bangsa ini tambah cerdas.

  23. Yan Dianwinata berkata:

    Di koran KOMPAS juga sudah dipasang iklan “Segera dibangun tipe Rumah Kost, dengan harga mulai …” di Kota Deltamas. Wah… ITB bisa di komersilkan juga ya….. pak Rektor dapat komisi berapa ya…?

  24. Dani Ahmad berkata:

    Ngikut nimbrung ya…
    Menurut saya, kalo itb buka cabang, justru nantinya kita bisa liat, itb tuh jago kandang (kaya persepakbolaan kita..:-), atau udah siap go publik (kaya perusahaan aja..) apalagi go internasional.
    Nah, kalo menjaga standar kualitas di bekasi aja udah ngga mampu, yahh… lupain aja deh berkompetisi sama institusi laen dari luar negeri…
    Kan aneh kalo ternyata itb tuh cuma bisa cocok sama peyem, oncom, pepes jamur, dan segala sesuatu yang berbau parahiyangan, padahal katanya termasuk kampus yang paling hueebaaat setanah air…
    Bukan promosi nih, tapi kalo liat lokasinya di delta mas, bandung itu mah lewat (menurut saya lo).
    Yang lebih cocok dikembangkan di bandung itu FO. bandung udah ngga mirip kota pelajar blas (sory loh.. bukan ngeledek), lebih cocok buat kulakan baju branded murah meriah…:-)

  25. Dani Ahmad berkata:

    ‘wah, saya ga mau tuh kuliah di dalem ruko. hihihi.’

    saya juga ngga mau kuliah dikomplek FO… kekekeke

  26. evy berkata:

    gimana yah!!!
    karena aku orang bekasi, yah gak pa2 sih, sekaligus bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. pasti rame khan klo ad itb di bekasi.
    tapi,,,klo aku disuruh milih mo kuliah dimana,, aku juga tetep lebih milih kuliah di bandung, abis kualitas disana siapa yang tahu??pengajarnya darimana??ITB??bukannya dosen2ny dah pada sibuk banyak proyek??
    yah,, kita liat aj,,bagaimana nanti,,

  27. Abu Ahsan berkata:

    Kalau memang betul, alhamdulillah, 4JJ telah meminjamkan sejengkal tanah+rumah-Nya kepada saya sebagai tempat tinggal di Deltamas Bekasi 🙂
    Semoga bisa memberikan manfaat

  28. Zafriyal Afril berkata:

    Saya alumni ITB dan saya setuju saja kalo ITB membuat kampus di Deltamas, dengan standard management dan kualitas ITB. ITB yang mana? ya pokonya ITB yang berkualitas. Saya rasa ITB di Deltamas bisa dijadikan Hub bagi Industri yang banyak tersebar di sekitar Jababeka, Lippo dan Karawang. Kalo di liat sisi positif nya, maka kalangan Industri dan riset tentu akan diuntungkan, siapa tau dana riset bisa didapet dari konsorsium industri yang relevant? Atau kalo anak TL mau cari limbah ga usah susah susah heheheh…

    Saya denger di sini khusus S2 nya?

    NB: saya tinggal di kota deltamas
    -YAL-, fi 95.

  29. Muhammad AS berkata:

    Salam kenal pak Rinaldi,

    Saya juga alumnus ITB, sudah senior.
    Saya pikir tidak usah diperdebatkan tentang rencana pembangunan kampus ITB di mana saja termasuk di Kota Delta Mas. Dimanapun berada, yang namanya institusi pendidikan pasti membawa manfaat apalagi sekelas ITB. Tidak perlu diragukan lagi. Yang penting sering-sering saja dipublikasikan, jangan terlalu diam. Banyak orang yang tidak tahu tentang kiprah ITB di dunia research, bahkan alumninya sendiri juga tidak tahu, kecuali hanya nama besarnya saja.
    Mengenai rencana bahwa mahasiswa baru untuk sementara akan kuliah di Ruko sambil menunggu selesainya pembangunan kampusnya saya pikir ada benarnya, karena saya sendiri baru saja ditelepon oleh developernya untuk investasi di sana.
    No problem, maju terus ITB, tetap bangga dan tetap yang terbaik di Indonesia.

  30. adjokasep berkata:

    @Bang R, iya yah…..? lupa bang…… maklum udah lama banget…. jaman itu bimbel smp sekitar taun 90-91an, saya dari smp 5, seangkatan sama anak anak smp2 maya nila, dian mustika, … yang lainnya lupa lagi…:D.

  31. rinaldimunir berkata:

    @adjokasep: betul sep. Di mana kamu sekarang?

  32. adjokasep berkata:

    Sekarang di jkt Bang, ngikut ke temen… 😀
    Masih ngajar di IF bang?

    kemarin2 bu Henny pernah bergabung di tempatku, tapi ngga lama…

    eh iyah dulu di bimbel karisma seangkatan juga sama Venny Silviany (SMP2), Anugerah Arian Gumilar(Rian/SMP9) … masih inget kan…:D

  33. Bambang Raharjo berkata:

    Bang Munir mang bener nih ITB Bekasi bakal menerima mahasiswa baru tahun 2008 ni, tapi kemarin saya survey kontraktornya aja baru mulai pengurugan tanah katanya baru akan selesai fisik bangunan kampusnya tahun 2012. Trus mang bener kalo kegiatan perkuliahannya mulai di buka tahun ini & bakal menggunakan fasilitas ruko yang disediakan pihak Delta Mas, tapi waktu saya survey hanya ada 1 buah ruko yang sudah ada papan nama ITB Bekasi tapi itu juga hanya untuk kantornya saja trus perkuliahannya dimana lagipula semua ruko belum 100% fisiknya OK, seperti belum dipasang instalasi listrik. Mungkin gak ya ITB menggunakan gedung lain?
    Tolong dong di posting informasi terbarunya saya tunggu yaaa…

  34. jackiebrown berkata:

    ruko untuk kampus itb sementara sudah selesai 90 %,denger – denger pertengahan july mau ada groundbreaking.

  35. Ping balik: Mahasiswa ITB Cabang Bekasi Belajar di Ruko Dulu ya… « Catatanku

  36. ibrahim berkata:

    kita berfikir posotif saja ide ini adalah sebuah tantangan sekaligus kesempatan, apabila ditangani dengan kesungguhan hati oleh semua pihak insyaAllah akan berjaya. alirkan terus ide-ide yang baik dimana sepatutnya itb telah melakukan sesuatu yang lebih hebat dari sekedar yang ada sekarang teruskan beramal Salam dari bandar U Ipoh MALAYSIA.

  37. yusuf's berkata:

    Setuju… jangan gengsi klo belajar di RUKO, pengemis (org tdk mampu) banyak yg belajar di kolong jembatan…..Tapi nga sedikit yang sukses Looo….

    Sebagai seorang karyawan, di daerah cikarang/bekasi saya mendambakan adanya universitas bertaraf nasional bahkan internasional untuk memajukan bekasi, ada UI di depok apa salahnya ada rencana ITB di bekasi ? toh bisa dibuktikan dengan (persaingan antar mahasiswa secara positif) yang akan berpangkal terhadap kemajuan INDONESIA, jangan merasa Underestimate, klo memang ITB itu benar2 Hebat dan Besar (management, Science & Researchnya) mengapa harus risih… Inga2 Di Kampus ITB (bandung) banyak anak bekasi dan di Jababeka Industrial sendiri banyak pekerja lulusan ITB… di Perusahaan kami (Cikarang) banyak alumni ITB… akhir kata di Cikarang juga sudah berdiri President University so SEMUA UNTUK INDONESIA…..MERDEKA….HIDUP BEKASI…..!!!

  38. awe berkata:

    BEKASI– Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan dibangun di Bekasi rencananya mulai tahun depan akan membuka pendaftaran mahasiswa baru. Ketua Tim Pembangunan kampus ITB, Porkas Pardamian Harahap, mengungkapkan meski bangunan belum terealiasi, tetapi proses perkuliahan akan segera dilakukan.

    ”Dengan adanya perkuliahan ini diharapkan akan mendorong para donatur lain yang hendak menyumbang,” kata Porkas, kepada Republika di ruang kerjanya, Rabu (11/7). Penerimaan mahasiswa baru ini lanjut Porkas tidak tergantung pada pembangunan fisik. Untuk sementara, kata dia, ruang kelas bagi mahasiswa baru akan memanfaatkan fasilitas ruko yang disediakan pihak Deltamas. ITB kampus Bekasi akan membuka 10 jurusan. Nantinnya juga akan diteliti jurusan apa yang paling dibutuhkan untuk menopang industri di Bekasi. ”Kami harap lulusan ITB bisa terserap di pasar tenaga kerja di sini juga.”

    Porkas menyatakan kampus ITB ini terbuka untuk umum dan ada jatah khusus untuk mahasiswa asal Bekasi. Sementara itu Bupati Bekasi, Sa’duddin menyatakan meminta jatah 10 persen dari keseluruhan mahasiswa untuk pelajar Bekasi.

    duh gimana tuh? 10 % dari seluruh penerimaan mahasiswa baru dari bekasi, bisa pegawai , bisa penduduk ..pindah rumah n bikin ktp aja kali ya ga usah susah2 ngulang2 spmb..

    ITB sekarang bukan kampus rakyat tuh, kampus anak pejabat..rektoratnya ga mentingin mutu lagi yang penting duid lancarr…….

  39. ganesh berkata:

    asal ga menurunkan kualitas, dan bisa menjaga nama baik almamater dan juga ga menurunkan pasaran alumni itb asli ( bandung ), sok wae atuh…………………………………lulusannya jangan ngandelin ipk ,sekarang belajar aja dah cukup dapet ipk bagus, ga kayak dulu , sampe kena lever juga ga bagus2. tapi di dunia kerja jempolan ( skill / softskill )

  40. Paramita berkata:

    Saya sih sangat setuju ITB di Cikarang, soalnya setelah lulus saya harus bekerja di salah satu perusahaan di Cikarang karena ada ikatan beasiswa, padahal saya juga ingin melanjutkan S2. Semoga saja ada jurusan Teknik Informatika dan semoga kualitas pengajarannya tidak kalah dengan yang di Bandung…

  41. Rini berkata:

    Saya akan mengikuti tes ITB cabang bekasi Tahun depan menurut saya tdk masalah belajar di ruko2
    t0h, ruko-rukonya jg bagus seperti ruang kelas kan, yang penting kualitas pengajaran dosennya tidak menurun daripada jauh2 ke ITB bandung mndingan yang di bekasi dekat rumah

  42. nanda berkata:

    Saya sedang mengerjakan proyek di pemda kab bekasi yang mengharuskan saya minimal seminggu sekali datang ke Pemda Kab Bekasi yang terletak di Delta Mas.
    Yang saya perhatikan dalam setahun ini, semenjak umbul2 ganeca dipampang di hampir setiap tiang PJU, terlihat perkembangan pertumbuhan yang signifikan pada ruko dan perumahan dalam kompleks tsb.
    Jadi, bagi saya yang tidak terlalu melihat kehadiran ITB di bekasi dari sisi research development etc etc, saya hanya melihat keangkeran sebuah image ganeca yang mempunyai arti sakral perjuangan mahasiswa, kini jatuh luluh hanya berarti sebagai suatu desain grafis bernilai jual tinggi bagi pemasaran ruko dan perumahan………………..

  43. Ab devv Lo pa berkata:

    Wahhhhh… jatuh deh pasaran ITB!

  44. ITSB berkata:

    ITB atau ITSB hanyalah melakukan simbol belaka untuk memajukan pemasaran Kota Deltamas yang tiap hari penjualan merosot terus, bahkan bisa di bilang 1 bulan 1 bahkan 0, nyatanya JK melakukan peletakan batu pertama dan yg terakhir sampai saat ini nggak keliatan adanya pembangunan ITB sama sekali. ITSB singkatan dari Institut Telnologi Seberang Bekasi

  45. Ramos Sihombing berkata:

    Saya menyatakan kekecewaan Saya terhadap PT. Pembangunan DELTAMAS. dimana kekecewaan saya akan saya uraikan satu-per satu.;

    1. Sebagai warga atau konsumen, saya mewakili warga. memberitahukan bahwa DELTAMAS telah menaikkan iuran PPL hingga 100% lebih. ini sangat memukul bagi kami.
    2. Sebagai Karyawan deltamas, kecewa atas sikap manajemen delta mas tidak mengembalikan uang konsumen atas booking fee atas bangunan yang telah dijual sebelumnya sebesar 1 juta rupiah.

    3. mengurangi jumlah security dengan alasan Cost Down dengan cara sepihak.

    4. Tidak terlaksana nya pembangunan ITB seperti yang di janjikan.

    Dengan ini saya simpulkan untuk waspada terhadap sikap2 management Deltamas. terhadap program-program yang dibuat, yang saya tau tujuan di balik itu semua adalah mencari uang Receh.

    Demikian surat ini saya tulis dengan sebenar benarnya. kiranya dapat di tindak lanjuti dengan baik demi tegaknya keadilan dan kejujuran dalam bermasyarakat.

    Ramos Sihombing
    Kota Delta Mas
    Cikarang – Bekasi

  46. sri handayani berkata:

    tolong kalo ketemu Ari suseno\adang lulusan itb th 85 an rumah asli solo minta alamatnya sekarang dong sukur email atau hpnya aku mencarimu kalo baca hubungi aku 081325294806 makasih

  47. sanipar berkata:

    all,
    didunia ini biasa yg namanya pro dan kontra.
    ga jadi masalah.
    yg penting hilangkan rasa iri hati dan dengki kalau melihat orang lain sukses..
    karena kegiatan yg paling mudah adalah menghujat.

    teman2 yg pro, terima kasih atas positive thinking anda semua.
    saya yakin kalian adalah orang2 sukses yg akan lebih senang kalau melihat orang lain lebih sukses dari anda.

    buat teman2 yg kontra, terima kasih juga.
    semoga hujatan anda bisa menjadi peringatan buat pelaku pendidikan ITB dan pelaku bisnis deltamas.

    peace all!!!

  48. Hedar R berkata:

    Wah gimana tuh Kopertisnya,,,ini yang menjadi timpang dibidang pendidikan,masih banyak lembaga pendidikan tinggi selain ITB yang bisa dibangun atau dikembangkan………kalau itu benar-benar tujuan idealnya…………….. ah ah ah itu sih tujuan bisnis saja.

  49. trusmansjah berkata:

    untuk ITB ekstrakampus sepertinya ada peluang juga di jatinangor… univ. wiyana mukti kepunyaan pemda Jabar ngasih jalan untuk ITB biar diurusin tuh disana…

    masalahnya, UNPAD berang, mau ikutan bagi2 jatah

  50. Dean Raja Kukuk berkata:

    Wah…uraian yang jelas dan ngak pantas!,Saya sangat mual baca uraian tulisan ini.ITB mau bangun dimana saja pastinya sudah melalui riset dan sesuai UU.Yang nulis orang mana sih?, jangan provokatif Bos saya sebagai orang Cikarang tersinggung dengan uraian kalimat Anda yang pedas.Seolah-olah di Bekasi tidak pantas dan hina kalo ada kampus besar.@@@@@@1111!!!!!!!!!

  51. Aminah Nuraini berkata:

    wah, ini sih udah ketebak ntar kasusnya kayak polban sama itenas. awalnya cabang itb, nantinya lepas jadi universitas sendiri. ITB kan dari dulu emg gitu. ga masalah lah. yg penting pendidikan jadi merata, plus kualitasnya juga terjamin

  52. irkham berkata:

    cobalah datang langsung k lokasinya….stidaknya tahu bagaimana perkembangan di ITSB, yang kata Anda ITB cabang Bekasi…
    Lihat latar belakangnya..

  53. Imam berkata:

    Bangunan ITSB sudah berdiri megah bro … maka dari itu saya tertarik ambil rumah di deltamas kebetulan saya kerja di industri cikarang … sukses deltamas sukses indonesia ..

  54. delimalima berkata:

    bukan kampus ITB, tapi kerja-sama dengan ITB. Tujuannya lebih kepada memberikan ilmu dalam bidang permesinan. Jurusannya juga tidak ada yang S1; boro-boro S2.

  55. aa aja berkata:

    y gk papa to buka di bekasi…wong bekasi yo pengen lah ada ITB ne emang ngopo to ? ora entuk karo sopo ???????

  56. Senopati Pamungkas berkata:

    Setahu saya memang waktu itu mau dibangun kampus ITB di Deltamas, soalnya saya tahu banget tentang spanduk2 tersebut, namun seperti nya ada internal conflict, sehingga akhirnya ITB nggak jadi membangun kampus nya di Deltamas. Sebagai ganti nya dibangunlah ITSB (Feeder dari ITB) seperti yang ada sekarang ini.

  57. ardi berkata:

    Jangan salah di bekasi karawang punya banyak tempat untuk praktek ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.