Berhati-hati Minum “Wine”

Suatu kali, seorang rekan menawari saya minum anggur (wine) dalam sebuah acara. Yang dia maksud wine adalah minuman anggur yang berkadar alkohol dan biasa disajikan di dalam kafe, hotel, dan klab malam. Secara halus saya mengucapkan terima kasih, saya memilih coca cola sajalah.

Saat ini minum wine sudah menjadi gaya hidup di kota besar. Banyak tempat makan dan  minum yang menyajikan wine ini. Restoran yang berkonsep dine & wine (maksudnya makan malam sekaligus minum anggur) banyak bermunculan. Di Bandung terdapat komunitas penggemar wine, seperti yang pernah dimuat di harian Pikiran Rakyat. Komunitas ini sering berkumpul dan berbagi info mengenai segala sesuatu mengenai wine, seperti cita rasa wine, resto wine, dan acara-acara minum wine.  Minum wine dianggap sebuah prestise dan akhirnya menjadi gaya hidup.

Wine Minuman anggur ada dua, yang pertama wine yang mengandung alkohol, dan kedua tanpa alkohol. Jika tanpa alkohol, maka minuman anggur wine tersebut tidak lebih dari jus anggur. Waktu lebaran dulu, saya dikirimi parsel yang salah satu isinya adalah sebuah botol minuman anggur wine. Setelah saya baca dengan teliti, minman anggur wine tersebut tidak mengandung alkohol dan tertulis minuman jus. Barulah saya berani meminumnya. Tetapi jika minuman anggur wine tersebut melalui proses fermentasi (menghasilkan wine), maka jelas ia mengandung alkohol, maka meminum wine dalam jumlah tertentu dapat memabukkan. Dari sini maka kita dapat menyimpulkan meminum wine yang jelas-jelas mengandung alkohol hukumnya haram bagi umat Islam. Inilah yang tidak disadari oleh sebagian orang, khususnya yang beragama Islam, yang gemar minum wine dan menjadikan minum wine sebagai gaya hidup. Orang lain minum wine,  kita pun ikut-ikutan tanpa memikirkan halal haramnya.

Minum wine bukan tradisi orang Indonesia. Ini adalah tradisi orang Barat. Bagi mereka, minum wine lumrah saja, apalagi sampai mabuk. Tetapi bagi kita, khususnya muslim, tentu harus memikirkan juga syariat agama. Meminum wine yang beralkohol banyak mudharatnya ketimbang manfaatntya. Selain mabuk, alkohol dapat merusak tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit (kanker misalnya).   

Jadi, daripada minum wine yang mengandung alkohol, mengapa tidak jus buah saja?Jus buah sehat dan menyehatkan, dan yang pasti halal. Atau, kalau nggak, minum bandrek dan bajigur saja, atuh.

Pos ini dipublikasikan di Agama, Gado-gado. Tandai permalink.

38 Balasan ke Berhati-hati Minum “Wine”

  1. Nanda Firdausi berkata:

    Hmmm… kalau memang bukan wine, kenapa harus ditulis wine? Kenapa ga ditulis jus anggur aja? Ini kan sama aja dengan bir bintang 0 persen. Seperti memaksakan supaya orang biasa minum barang yang sudah dikenal luas sebagai barang haram.

  2. linux newbie berkata:

    bener pak, gak boleh minum wine. Mending minum white water aja lebih sehat dan bergizi. Inilah orang-orang indonesia yang mudah sekali ikut gaya hidup barat.
    Bukan dalam bidang teknologi tapi malah yg memadharatkan seperti gaya hidup.

  3. rinaldimunir berkata:

    @Nanda: hmm.. analog yang bagus, tapi susah juga sih ya, wine sudah dikenal sebagai minuman anggur. Jus anggur tapi dibotolnya ditulis “wine”. Strategi bisniskah?

  4. Nanda Firdausi berkata:

    Ini kalimat pertama dari Wine di wikipedia: “Wine is an alcoholic beverage made from the fermentation of grape juice.”

    Jadi sebaiknya memang dihindari saja segala hal yang emang sudah dimereki bir, wine, arak, champagne, etc. Di sini juga kalau jus yang ditulis jus, kalau wine yang ditulis wine. Mungkin itu salah satu contoh kelatahan orang Indonesia yang lain, pakai istilah tapi ga tahu artinya 😛

  5. rinaldimunir berkata:

    @Nanda: he..he, iya yah, termasuk saya juga pakai istilah yang kurang tepat. Wine pasti mendandung alkohol.

  6. Iwan berkata:

    Lalu, bagaimana dengan tape, Pak?
    tape juga hasil fermentasi, jadi mengandung alkohol.. Ya kan?

  7. atmo4th berkata:

    kalau tape,, asal gak mabok kan gapapa hehe…

  8. bachtiar berkata:

    kalau sampe bikin mabok .itu halom … paham akhi ?

  9. rinaldimunir berkata:

    @Iwan: soal tape atau brem (jajanan khas dari Madiun), saya pernah dengar jawaban atas pertanyaan ini. Tape tidak diharamkan karena pembuatan tape tidak bertujuan untuk menghasilkan alkohol, tetapi satu cara mengolah makanan pokok (singkong atau ketan) menghasilkan makanan lain (tape). Alkohol adalah efek samping yang dihasilkan dari proses fermentasi itu. Yang kita makan adalah singkong atau ketan yang sudah lunak tadi. Ini berbeda dengan pengolahan anggur menjadi wine atau tuak. Anggur difermentasi hingga dihasilkan cairan yang mengandung alkohol, setelah itu anggur tadi diperas untuk diambil minumannya, sementara anggurnya (ampas) tidak dimakan.

    Oh ya, kalau tape diperas lalu diambil sarinya, maka menurut saya itu sudah termasuk minuman beralkohol dan haram hukumnya.

    • zulkifli h. berkata:

      “Anggur difermentasi hingga dihasilkan cairan yang mengandung alkohol, setelah itu anggur tadi diperas untuk diambil minumannya, sementara anggurnya (ampas) tidak dimakan.”

      “Ketika kamu ceritakan dengan lidahmu dan kamu katakan dengan mulutmu SESUATU YANG TAK-ADA PENGETAHUAN KAMU TENTANG KEBENARANNYA dan kamu kira itu tidak berdosa, pada hal di sisi Allah (DOSA BESAR). Mengapa tiada kamu katakan, ketika kamu mendengarnya: Bahwa kita tiada sepatutnya bercakap-cakap tentang hal ini. Mahasuci Engkau (ya Allah). Inilah KEBOHONGAN yang besar.”

      Proses pembuatan minuman anggur: 1) Buah anggur dipenen, 2) Buah anggur DIPERAS, 3) Perasan anggur beserta kulit, biji, dan sebagian tangkainya diragi, 4) Minuman anggur yang telah selesai masa peragian disaring, 5) Pemeraman guna lebih mengendapkan bahan-bahan yang masih tersuspensi dan kemudian dibotolkan.

  10. Ady Wicaksono berkata:

    Wah wah, kok malah meributkan wine… bukannya inti cerita Pak Rinaldi, kalau ditawarin wine pilih coca cola saja?

    Hehehehe

  11. Saya juga gak suka jus anggur (entah udah pernah nyobain ato belum), jadi emang gak tertarik 🙂

    [OOT mode:on]
    Kalo tape mah didenger aja, gausah dimakan…
    [OOT mode:off]

  12. dewi berkata:

    bagaimana klo minum wine di daerah dingin? untuk tujuan menghangatkan badan pak (seperti waktu musim dingin di jepang dengan suhu -1 derajat celcius, misalnya)
    di jepang juga ada jus mikang (jeruk) dengan kadar alkohol alami 5%. apakah ini haram pak?
    (saya butuh jawabannya pak).terima kasih.

  13. rinaldimunir berkata:

    @Dewi: mau di daerah dingin atau di daerah panas, hukum tidak berubah. Yang haram tetap saja haram. (lama-lama saya bisa jadi ustad nih :-)). Untuk menghangatkan badan kan bukan wine satu-satunya cara. Rebus jahe dengan gula merah, minum hangat-hangat, nah itu bisa menjadi pengganti wine.

    Jus mikang itu gimana kok bisa mengandung alkohol? Apakah alkoholnya memang sengaja dihasilkan selama pembuatan jus supaya lebih enak? Kalau iya, maka ia termasuk khamar (minuman yang memabukkan). Kalau ragu-ragu, sebaiknya tinggalkan saja.

  14. Whateverlah... berkata:

    Mau efek samping atau ngga, tetep aja makan tape berarti mengkonsumsi alkohol dan bisa bikin mabuk. Alasannya terlalu maksain, hahah… apa karena alkohol dari tape tuh buatan indonesia jadi halal dan wine tuh alkohol buatan negara barat sehingga diharamkan?? 😀

  15. yanti berkata:

    setahu saya sih tape itu bukan khamar. kalo khamar kan minuman yg memabukkan. emang pernah denger orang minum tape trus mabuk?kalo saya sih belum pernah. kalo ngomongin soal alkohol, di dlm buah2an yg terlalu matang juga ada alkoholnya, jadi menurut saya, kembalikan segala sesuatu sesuai dengan hukumnya.

  16. haezack berkata:

    Wine adalah sejenis minuman mengandungi alkohol yang asalnya dari jus buah anggur selepas melelui proses fermentation ( menjeruk: Jus anggur + gula asli yang asalnya dari jus anggur + yest = alkohol wine)

    Sekiranya Jus anggur sahaja ia tidak mengandungi alkohol sebab penyediaanya tidak melalui proses fermentation ( proses membuat wine ). Jadi tidak ada alkohol sama sekali cuma bahan awet saja dan biasanya disebut sparkling juice. Sekiranya sparkling wine ia mengandungi alkohol sebab yang membedakannya ialah term “Wine” atau Jus.

  17. herawati berkata:

    di dlm al quran dituliskan bahwa jk sesuatu yang berlebihan itu di haramkan..kl minum hanya tdk berlebihan dan tdk memabukan ya itu masih normal kan……makanya baca quran yang ada terjemahannya .jangan cuma dihafal donk…………minum bir dilarang makan tape ga dilarang padahal kandungan alkohol ditape lebih tinggi dari bir….payah indonesia

    • rinaldimunir berkata:

      Yang diharamkan dan disebut di dalam Al-quran adalah khamar yaitu segala sesuatu yang memabukkan. Asalkan memabukkan maka haram, jadi khamar tidak harus berupa minum wine atau minum bir yang jelas-jelas beralkohol tetapi menimbulkan efek mabuk. Pil ekstasi, morfin, ganja, mariyuana, dan semua narkoba lainnya juga menimbulkan efek mabuk, maka hukumnya juga haram.

      Dalam hal yang ditanyakan di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi suatu ketentuan umum dalam sabdanya,

      كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ

      “Tiap sesuatu yang memabukkan adalah khamar dan tiap sesuatu yang memabukkan adalah haram.” [1]

      Sedangkan tape tidak haram karena memakannya sebanyak apapun tidak memabukkan (saya belum pernah mendengar ada orang yang mabuk karena makan tape), meskipun di dalam tape ada alkohol. Begitu juga durian, buah pir, dan lain-lain yang mengandung alkohol juga tidak haram karena tidak memabukkan.

      Minuman yang memabukkan meskipun hanya sedikit tetap haram karena asal hukum bendanya haram. Jadi, meskipun hanya mencoba sesendok wine saja tetap haram hukumnya karena ia adalah khamar.

      Dalam hadits lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan,

      مَا أَسْكَرَ كَثِيْرُهُ فَقَلِيْلُهُ حَرَامٌ

      “Segala sesuatu yang memabukkan (bila) banyak, (juga) adalah haram (bila) sedikit.”[2]

      • ziippi berkata:

        Maaf saya izin komen, hehe walau ini postingan lama tapi sy tergelitik utk komen…Ini sy Kutip kalimat anda:
        — ” tape tidak haram karena memakannya sebanyak apapun tidak memabukkan (saya belum pernah mendengar ada orang yang mabuk karena makan tape), meskipun di dalam tape ada alkohol. Begitu juga durian, buah pir, dan lain-lain yang mengandung alkohol juga tidak haram karena tidak memabukkan. —
        Menurut pengalaman sy sih bnyk orang yg pada pusing saat berlebihan makan tape, (terutama tape beras ketan) dan durian …Itu aja sih. Cuma mau mengingatkan makan atau minum apapun bila berlebihan tidak baik. Terima kasih.

  18. tozzy berkata:

    Apa kabarnya ama duren?itu bukannya ada alkohol jg?ada yg blg ga mungkin org mabuk krn duren,saya ngerasain sndiri pusing,panas,mual,muntah krn duren..kadar alkohol duren itu jg lumayan lho. Trus knp tape ga haram?krn proses fermentasi dan kandungan alkohol kluar dgn tdk sengaja gitu?

    Wine itu awal mulanya jg ga sengaja hasil fermentasi anggur kmudian kluar alkoholnya,skrg org udh tau singkong kalo di fermentasi kluar alkoholnya knp ga haram?krn ga memabukan gitu?coba aja mkn tape byk2 kalo situ ga pusing. Wine itu memabukan kalo kbnyakan sama sperti duren dan tape. Saya jg muslim,dan sesekali sya mngkonsumsi wine dgn tdk belebihan. Utk apa sya konsumsi?utk kesehatan krn hsil fermentasi anggur bisa menurunkan resiko jantung. Knp sya masih mnum?krn sya pikir duren aja yg kalo kbnyakan konsumsi bisa buat mabuk tapi tetep halal,knp wine ngga.

    Contoh lg,morfin itu kan obat penenang bisa disuntik bisa lngsung msuk lwt mulut (sya ga tau di indo udh ada/blm),utk kedokteran itu halal,knp morfin bisa menenangkan?krn morfin memabukan. tapi knp kalo konsumsi sndiri itu haram?

    Jdi sya rasa msh ada yg hrus dikaji ulang utk msalah ini,masih terlalu abu2 menurut saya.

    • rinaldimunir berkata:

      Wine itu adalah minuman memabukkan, dan semua minuman memabukkan tergolong khamar yang hukumnya haram dikonsumsi, baik sedikit atau banyak. Tape atau durian tidak termasuk khamar, sehingga memakannya tidak haram. MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang hukum makan tape. Baca ini: http://hafiauliya.blogspot.com/2011/04/v-behaviorurldefaultvmlo.html

      Meminum khamar baik sedikit atau banyak tetap saja haram hukumnya. Ada orang yang berkilah minum wine atau bir sedikit saja kan tidak apa-apa karena tidak membuat mabuk. Tetapi, biar sedikit kalau memang tergolong khamar tetap saja haram.

      “Minuman apapun kalau banyaknya itu memabukkan, maka sedikitnya pun adalah haram.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud, Tarmizi)

      Sekarang kembali berpulang kepada kepatuhan kita saja kepada Hukum Allah, kalau taat ikuti, kalau tidak mau ya silakan saja. Semua pilihan ada konsekuensinya di akhirat kelak.

  19. airport berkata:

    Which was both of those intriguing too as insightful! Thank you for sharing your ideas with us.

  20. Guntur berkata:

    garaneng lah, bau..

  21. fafaaja berkata:

    Assalamualaikum, wr, wb… Mas mau tanya nih, kalau wine yang dikususkan untuk obat bagaimana hukumnya ? Dari ahli pengobatan cina saya diberi “wine” yg sdh dicampur dengan daun bawang serta akar alang-alang sbg obat untuk melancarkan peredaran darah & menekan resiko penyakit jantung, diminumnya setiap mau tidur sebanyak 1 sendok makan. Mhn penjelasan, Tks , wassalamualaikum, wr, wb…

  22. beach berkata:

    Youll get to have the best accommodation at an affordable price is foremost in the past
    years allowed vacationers to have the best
    attractions in Dubai. Going to some reputed organization will ensure total piece of mind.

  23. wine berkata:

    makan tape juga beralkohol,tapi jika tidak tahu juga dianggap tidak haram, begitupun org yg minum wine jika tidak tahu jg dianggap jus anggur,,, apa bedanya dgn penulis yg mengsalah artikan jus anggur dengan wine. hahahahaha…… ngakak liat gaya kampungannya… wkwk…

    • Ms. Hana berkata:

      Kalau kamu baca cm buat mencemooh mending minggat aja, si empunya blog cm mau berbagi aja kok, tgl baca n g komen aneh2 apa susahnya. Lagian sudah jelas dia menyertakan hadits2 yg ada, kalau g mau ngikutin ajaran agama ya sudah, nggk perlu nyampah di blog org lain.

  24. Jika dari asalnya tape hanya sebatas makanan biasa. Namun, wine yg dari sejarah asalnya katanya kebetulan terbentuk alkohol, pembuatannya berkembang ditujukan untuk pesta yg menjadikan mabuk. Alasannya blm jelas bgmn sama2 menghasilkan alkohol kok beda hukum.. Mungkin adanya beda ikatan/kadar atau hal tertentu, efek mabuk (hilang kesadaran hingga bertindak brutal), yg jelas beda dg sekedar pusing-muntah. Mungkin masing2 pribadi perlu konsultasi kepada Ulama yg ahli, tdk jelas jika hanya dikira2.
    Untuk jaga2, yg berbau wine dsb lebih baik jauhi (kecuali yg trdesak sakit parah sbg obat, lebih bijaknya ada keluarga yg menanyakn kpd Ulama setempat). Kalo hanya sekedar cicip2 wine setetes gk jelas buat apa juga. Lebih baik minum susu..^^

  25. Anim berkata:

    Emang ada di alquran ditulis tape ga dilarang??

  26. Ms. Hana berkata:

    Thanks buat share infonya.. sangat membantu… sekaligus mengingatkan buat yg beragama Islam tp masih berdalih segala mcem hanya demi menghalalkan apa yg sudah diharamkan dlm Al Quran.

  27. anam triono berkata:

    ku suka wina <<<..istriku

  28. jhonyudh berkata:

    kalau berdebat halal haram emng jaman skrg perbedaannya sdh abu2,,, wine vs tape,,, bhn baku sama2 alami, pengolahannya sama2 dgn scra sengaja mnggunakan bakteri permentasi,, hasil fermentasinya pun sma yaitu alkohol,, tanpa melihat wujud akhir,,,,

  29. Nugroho Adityo berkata:

    Penulis belum pernah ke daerah dingin spt k jepang atau rusia, sehingga tdk mengetahui kondisi disana ketika musim dingin tiba. Cobalah berkunjung ke negara2 yg mempunyai suhu yg dingin yg ekstrem mk penulis akan mengetahui bahwa jahe atau teh hangat tdk akan membantu menaikkan suhu tubuh.
    Penulis hny mengemukakan pendapatnya hny berdasarkn pandangan subjektif saja. Jadi terasa sangat kurang. Sangat d sayangkan sekali krn tulisan ini dimuat dan dibaca oleh org bnyk.
    Saran saya cobalah menulis dengan objekif bukan subjektif.
    Pelajari terlebih dahulu apa itu wine, mulai dari sejarahnya, proses pembuatannya, komposisi kimianya, manfaatnya, efek sampingnya, dll.
    Pelajari pula mengapa bbrp daerah yang bersuhu dingin meminum wine.
    Mungkin tulisan dari http://m.kompasiana.com/post/read/375128/1/budaya-minum-wine-untuk-umat-islam-mutlak-haram.html sedikit bisa mewakili pemahaman penulis dan pembaca yang lain utk pemahaman kita akan wine. Ditulisan tsb dilengkapi dgn kajian sejarah, komposisi ilmiah, sampai dgn hadist dan firman Allah dlm Al Quran. Mmg msh kurang lengkap tapi sdkt bnyk bs menambh referensi kita.
    Dan dari artikel d atas tadi, teman-teman yang bertanya tentang proses pembuatan tape, bisa mendapat jawabannya, sehingga tdk ada lagi “wine vs tape” dipembahasan selanjutnya.

    Ini sdkt saran dan masukkan dari saya, klo ada yg salah dan kurang berkenan saya mohon mohon maaf yg sebesar2nya. Sebagai sesama muslim sdh sebaiknya kita saling menasehati dan memberi masukan serta saling menolong.

  30. andrew njing berkata:

    cocot.e mbak

  31. Dayu Martadewi berkata:

    Salam
    Bukan karena manusia minum minuman beralkohol artinya manusia itu ga ngikutin jalan Tuhan ya pak. Memangnya orang Barat ga ada yg agama Islam?
    Lagipula alkohol yg dihasilkan kan karena fermentasi alami anggur itu sendiri.
    Dan juga, selain buah anggur, masih banyak kok jenis buah lain yg mengandung alkohol dan ada kemungkinan bapak juga mengkonsumsinya.
    Sah-sah aja kalau orang mau minum wine atau cuma jus anggur, selama orang itu tau batas. Gak semua makanan yg sehat bisa bikin sehat lo pak. Kalo berlebihan ya sama aja bisa bikin sakit. Makanya belajar lebih banyak sebelum bikin opini.

  32. Salika Dhaniswari berkata:

    Tapi saya cari2 lagi dari manfaat wine, wine bisa nyembuhin kanker kok..
    Tolong di jawab ya, supaya saya bisa tau lebih dalam mengenai wine..

  33. Salika Dhaniswari berkata:

    Tapi saya cari2 lagi dari manfaat wine, wine bisa nyembuhin kanker kok..
    Tolong di jawab ya, supaya saya bisa tau lebih dalam mengenai wine..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.