Brrr…Bandung Dingin Sekali

Kalau anda ke Bandung bulan-bulan ini, jangan lupa bawa jaket atau baju hangat. Suhu udara… brrr… dingin sekali pada pagi, siang, dan sore hari. Padahal, sekarang bukan musim hujan, tetapi musim kemarau. Awal musim kemarau suhunya memang selalu begini padahal matahari bersinar terik. Begitu dingin sehingga besi saja kalau dipegang terasa seperti es.

Suhu dingin ditambah lagi dengan angin yang membawa udara dingin. Anginnya sih kering, tetapi ketika terkena kulit terasa begitu menggigit hingga menusuk tulang. Kalau malam anginnya terasa lebih dingin lagi. Awal musim kemarau adalah musimnya banyak orang Bandung sakit, perhatikan tuh dokter umum dan dokter spesialis anak penuh dengan pasien.

Tapi, suhu dingin ini tidak akan lama. Menjelang akhir Agustus nanti suhu udara akan mulai panas dan gerah. Itulah awal puncak kemarau. Gerahnya sedemikian rupa sehingga kalau malam terasa panas, tidur sampai perlu kipas angin. Bulan Ramadhan tahun ini bertepatan dengan musim kemarau panjang.

Liburan panjang akan berakhir, sekarang siap-siap melayani mahasiswa yang akan perwalian semester baru, siap-siap pula menerima mahasiswa 2008 yang telah memilih Prodi IF. Ritme perkuliahan akan dimulai di awal bulan Ramadhan ini.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

8 Balasan ke Brrr…Bandung Dingin Sekali

  1. Sari berkata:

    Assalamuaikum Pak Rinaldi..
    Wah… jadi kangen Bandung niy…
    saya jadi ingat kalo bulan Juni-awal Agustus di Bandung itu dingin dan berangin…
    Di kampus ITB banyak daun-daun yg gugur berterbangan apalagi di daerah parkiran sipil (hmmm seingat saya siy disitu…karena saya sering melewatinya kalo mo pulang ke kos dari kampus)

  2. ITA berkata:

    Iya bandung teh kaya new zealand aja juni-augustus dingin. untung di bandung mah nga ada salju….
    Sampai2 bulan itu banyak orang nikah
    (loh naon…. hubungana)

  3. rinaldimunir berkata:

    @Sari: Memang betul, kalau kita berjalan di bawah rindangan pohon di Jalan Ganesha pada saat angin berhembus semilir dan menjatuhkan daun-daun yang berguguran yang menerpa lembut kepala kita, akan menimbulkan kenangan tersendiri.

  4. Ping balik: Influensa A (aka. Flu Babi) « ~ Continuous Improvement ~

  5. bigHappy berkata:

    wah, bapa ngajar semester 3 ya?
    kebetulan saya IF’08 πŸ˜€
    moga asik diajar sama bapa πŸ˜€

  6. mama adi&ian berkata:

    surabaya aja lagi dingin Da.. apalagi bandung ya… cuma anehnya matahari cukup terik, tapi udaranya dingin..

  7. Fathur berkata:

    owh, begitu… pantes dingin bngd.. qrain mmg suhu asli d bdg..

  8. yans berkata:

    saya orang garut pas ke bandung musim kemarau panas banget
    berarti di garut jauh lebih dingin dari bandung ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.