Merah Hitam Hubungan Indonesia dan Malaysia

Di Jalan Dago dekat kampus ITB terdapat sebuah pom bensin milik Petronas Malaysia. Setiap kali saya lewat di depan pom bensin itu, saya perhatikan pom bensin Petronas selalu sepi dari kendaraan yang mengisi bahan bakar.

DSC00691

Tidak jauh dari situ, di Jalan Dipati Ukur dekat kampus Unpad, juga ada pom bensin milik Pertamina. Bebeda dengan pom bensin Petronas, pom bensin Pertamina di Jalan Dipati Ukur itu tidak pernah sepi dari antrian mobil dan motor yang hendak mengisi bahan bakar.

Saya menduga-duga penyebab pom bensin Petronas di Jalan Dago itu selalu sepi. Pertama, mungkin karena harga BBM yang dijual di sana lebih mahal dari pom bensin Pertamina. Satu liter bensin di Petronas dijual Rp 6.500, padahal di pom bensin Pertamina dijual Rp 4.500. Besar memang bedanya, mungkin hal itu membuat orang mikir-mikir mengisi bensin di Petronas.

Penyebab kedua mungkin karena faktor nasionalisme. Petronas adalah milik negara tetangga yang sekarang sedang bermasalah dengan Indonesia, kenapa harus beli bensin dari mereka, lebih baik beli dari perusahaan negara sendiri, mungkin begitu pikiran sebagian orang Indonesia khususnya yang di Bandung. Ada rekan senior saya yang dengan semangat nasionalismenya yang tinggi mengatakan bahwa sampai kapanpun dia tidak akan pernah mau membeli BBM di pom bensin Petronas itu. Jelek-jelek begini saya cinta negeri sendiri, katanya.

~~~~~~~~~~~~

Sejak dulu zaman Bung Karno hubungan Indonesia dan Malaysia memang bagai api dalam sekam, sewaktu-waktu bisa membara jika ada pemicunya. Kalau dulu hubungan panas tersebut muncul karena faktor geografis, sekarang penyebabnya beraneka ragam, mulai dari persoalan TKI yang disiksa di Malaysia, Ambalat, klaim Malayasia terhadap produk budaya Indonesia, seperti lagu Rasa Sayang-sayange, lagu Jali-jali, reog Ponorogo, pematenan terhadap batik, rendang Padang, tari pendet dari Bali, dan yang terbaru adalah lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku, yang dituding menjiplak lagu keroncong Terang Boelan.

Rakyat Indonesia tentu gemas dan marah dengan sikap Malaysia itu. Media di Indonesia ramai memberitakan aksi protes dan kemarahan rakyat Indonesia. Api di dalam sekam mulai membara kembali. Kemarahan rakyat Indonesia kepada Malaysia diwujudkan dalam bentuk seperti demo, protes, hacking web Malaysia, mengganti kata Malaysia dengan Malingsia, bahkan sampai pada kesiapan untuk berperang dengan Malaysia. Di level perguruan tinggi, beberapa PTN di Indonesia seperti Undip Semarang dan UNS Solo menghentikan menerima mahasiswa asing asal Malaysia sebagai wujud nasionalisme mereka.

Tetapi, bagaimana dengan sikap warga Malaysia sendiri? Seorang wartawan Indonesia pernah melaporkan bahwa sebagian besar warga Malaysia tidak tahu menahu tentang aksi demo dan protes di Indonesia itu. Dia mengatakan bahwa ketika ramai demo tentang kasus Ambalat, di Malaysia tenang-tenang saja seolah-olah tidak ada persoalan. Tidak ada aksi balasan serupa di sana ketika di Indonesia ada sekelompok orang yang siap bertempur di garis depan dengan Malaysia. Bahkan rakyat Malaysia sendiri tidak tahu tentang Ambalat itu apa, apalagi perselisihan mengenai Ambalat itu.

Tentu saja begitu, karena pers di Malaysia dikontrol oleh Pemerintah. Tidak ada kebebasan pers dan kebebasan bersuara di sana. Jadi, jangan harap media massa di Malaysia memberitakan tentang aksi demo orang Indonesia terhadap Malaysia. Warga Malaysia tidak tahu menahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan harap pula mereka akan membaca media massa online Indonesia untuk mengetahui peristiwa yang diributkan, sebagaimana kita tidak pernah membaca media online mereka. Mungkin sebagian besar orang Malaysia menganggap hubungan dengan Indonesia baik-baik saja. Akhirnya, aksi kemarahan bangsa tidak bergaung di Malaysia. Kita marah dan berharap orang Malaysia tahu dengan kemarahan itu agar mereka malu atau terpancing. Tapi, harapan kita tidak terwujud.

Bagi Malaysia, “musuh” mereka sebenarnya adalah Singapura. Singapura negeri kecil yang terletak di “kaki” Malaysia, namun meskipun kecil tetapi negeri singa itu suka ngelunjak atau apalah namanya, yang membuat geram Pemerintah Malaysia. Indonesia sebenarnya juga bermasalah dengan Singapura terutama dengan sikap Singapura yang melindungi para koruptor Indonesia yang melarikan diri ke sana, sebelumnya tentang pembelian pasir dari Kepulauan Riau untuk menguruk pantai Singapura sehingga daratannya makin luas yang berarti batas teritorinya bertabrakan dengan Indonesia.

Yah, begitulah, hubungan antara Indonesia dan Malaysia itu bisa disebut 3B, benci-benci butuh. Malaysia membutuhkan TKI dan turis dari Indonesia, sedangkan Indonesia membutuhkan lapangan pekerjaan di Malaysia bagi jutaan rakyatnya. Sulit bagi Pemerintah bersikap tegas kepada Malaysia, apalagi sampai memutuskan hubungan diplomatik. Terlalu besar resikonya. Kepala dingin diperlukan untuk menyelesaikan banyak masalah antara kedua negara.

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku, Titian Indonesia - Malaysia. Tandai permalink.

49 Balasan ke Merah Hitam Hubungan Indonesia dan Malaysia

  1. Ady Wicaksono berkata:

    Sebenarnya, kalau dilihat dari sudut pandang lain, sebenarnya
    promosi malaysia itu menjelaskan bagi wisatawan apa yang bisa
    di dapat di Malaysia.

    Saya punya kawan orang Malaysia, tapi tidak pernah ngomong
    melayu, dia ngomongnya mandarin/china. Dan dia emang gak bisa
    ngomong melayu (pasif saja). Ternyata di Malaysia, setiap orang
    boleh keep budaya mereka. Kalau orang Cina misalnya boleh aja
    dia pake nama cina, sehari2 ngomong cina baik di keluarga
    atau di tempat umum. Konon ini adalah aturan dari kerajaan
    Inggris sana.

    Nah, sudah tau kan kalau Malaysia adalah bagian dari Nusantara dulunya.
    banyak pula TKI-TKI Indonesia yang beranak pinak di Malaysia.
    Anak2 yang lahir dari perut orang2 Indonesia dan besar di Malaysia
    tentu saja akan bertanah air Malaysia, sama lah dengan anak2 yang
    lahir di Jakarta dari perut orang2 Jawa Tengah/Jawa Timur, tanah
    airnya ya Jakarta (bahkan sudah gak bisa ngomong Jawa lagi).
    Anak2 ini lah yang diajari budaya2 dari bapak-ibunya, bapaknya
    yang bisa nari ngajarin anaknya nari, bisa maen ketoprak
    ngajarin anaknya ketoprak dan seterusnya.

    Jadi memang tidak bisa disalahkan, karena ada irisan budaya antara
    penduduk Indonesia dan Malaysia (bahkan PM malaysia orang bugis katanya)
    apakah salah kalau Badawi tetap keep budaya Bugisnya (padahal dia sudah
    jadi orang Malaysia)

    Kalau saya jadi pemerintah Indonesia, bukan malah membakar emosi massa, namun
    membuat promosi wisata yang lebih baik daripada Malaysia. Tunjukkan
    bahwa apa yang ada di Malaysia sebenarnya bisa ditemukan dan aslinya dari
    daerah2 yang skrg kebetulan ada di wilayah negara Indonesia.

  2. Rian berkata:

    Apabila sesorang sudah menjadi warga negara suatu bangsa, dr manapun mereka asalnya, tdk perlu membawa adat istiadat dan budaya aslinya untuk dikembangan ditmpt barunya sehingga seolah-olah milik bangsa baru tsb, dan secara serta merta negara tsb juga menjadi pura2 bego..
    Hargai bangsa lain seburuk apapun itu, karena kemelaratan, kemiskinan, dan semerawutan lainnya tidak pernah kami ingini sebelumnya. Kami juga ingin menjadi negeri yang aman sentosa, kaya raya, modern dll. Hanya mungkin Allah belum mengijinkan. Kami msh hrs berjuang sebelum mendapatkan itu semua.

  3. Iklan Gratis berkata:

    suatu hubungan pasti tidak akan terlepas dari pasang surut, apalagi apabila tetangga dalam lingkup negara. namun ada baiknya apabila kedua pihak salang menghormati hak-hak masing2. jangan sampai ada merasa dirugikan bahkan terdholimi.
    Iklan Gratis

  4. lilis berkata:

    Saya merasa khawatir terhadap negara kita yaitu Indonesia yang selalu dihina oleh negeri jiran atau malingsial.
    saya berharap pemerintah kita bersikap tegas dalam hal ini karena ini menyangkut kedaulatan bangsa Indonesia.
    Terima kasih.

  5. junita berkata:

    Saya tidak terima kalau malingsial selalu menghina bangsa yang kita cintai ini. Kita harus menunjukkan kalau bangsa kita bangsa yang tegas dalam bersikap yang tidak boleh diinjak-injak harga dirinya. Maling harus kita berantas dan kita juga harus melindungi warga kita yang ada di malingsial.
    Terima kasih.

  6. pebbie berkata:

    budaya bukan plastik yang sekali cetak bentuknya tidak berubah.. budaya juga hak masing-masing orang (untuk berbudaya)..

    entah mengapa sekarang produk budaya menjadi komoditi sehingga pertukaran nilai-nilai budaya selalu didahului monetisasi, tidak lagi ada asimilasi atau fusi budaya.

  7. evi asyik berkata:

    malaysia mestinya gak perluu ngelakuin kayak gitu sich, if dia ngerasa adalah bangsa yang besar yach promosin puunya sendiri dong, gak perlu make puunya orang lain, katanya serumpun kok cari musuh sich

    • manis berkata:

      Ya.. Apapun yg terjadi dimasa lalu itu hanyalah mimpi buruk dan hidup terus berjalan jadi kita masyarakat indonesia harus bisa memajukan bangsa kita agar suatu saat nanti anak cucu kita bisa hidup rukun dan makmur majulah indonesiaku engkau adalah anugerah yg ALLAH berikan untuk tanah airku dan bumi tempatku berpijak untuk aku bisa hidup dalam kedamaian dan merdeka.

  8. Kang Jodhi berkata:

    @Ady, PM Malaysia yang orang bugis itu Najib Tun Razak, bukan Badawi

  9. Hai …. semua orang yang kasih komentar …
    Budaya adalah warisan leluhur yang berkembang secara terus menerus … dimanapun dan kapanpun …

    Siapapun boleh kok memakainya …

    Yang TIDAK BOLEH adalah mengakui, mengklaim, mengHaki … bahwa budaya itu menjadi MILIKnya tanpa melihat asal muasalnya.
    Apalagi digunakan untuk tujuan Komersil ….

    Seharusnya ya … permisi dulu atau menyebutkan asalmuasalnya dari mana secara jujur yang berkembang dg baik dinegri saya atau apalah … pokoknya punya sopan santun gitu loh.

    Sekarang … apakah salah kalau Malaysia dijadikan TRADE MARK sebagai negara Maling, Rampok, Tidak punya Etika, Bangsa Biadab, Pemalas, Plagiator, Bangsa Tidak punya Otak, Bangsa Lupa leluhur, Dll.

    Jadi … itu adalah konsekwensi dari sikap bangsa Malaysia yang harus diterima dg ihlas … Ok.

    ” Bermain api panas, bermain air basah”

  10. herdiansyah berkata:

    Petronas selevel sama pertamax dan pertamax plus Pak (RON92 dan RON96 kalo ga salah). Mereka ga punya yang selevel premium (RON 88). Jadi dari faktor ini aja bisa bikin SPBU nya lebih sepi
    :p

  11. Ady Wicaksono berkata:

    thanks ralatnya kang jodhi

  12. anna maria berkata:

    iya nih. kalo indo bersengketa, mbok ya bersengketa ama negara yang bener2 maju.

    by the way, programmer indon lebih jago pak.

  13. azham malaysia berkata:

    Hye…
    sy dr malaysia yg berumur 16 thun…
    sy sdih dgn hubungan malaysia dan indonesia yg semakin retak sekarang…
    mahukah peristiwa lama berulang kembali??
    ingatlah…
    YAHUDI sentiasa ingin melaga-lagakan umat islam…

  14. Kvnto berkata:

    Buat saudara Azham, saya sendiri tidak merasa marah apalagi benci terhadap orang Malaysia, sama seperti halnya dengan yang saya rasakan dengan orang Amerika.
    Saya merasa kebanyakan rakyat Indonesia juga tidak membenci rakyat Malaysia tetapi yang dibenci adalah kebijakan politik yang ditempuh oleh pemerintahan Malaysia (begitu pula Amerika).
    Saya beri contoh masalah perlakuan TKI, saya yakin hanya sebagian kecil warga Malaysia yang memperlakukan TKI dengan kejam, tapi yang membuat saya pribadi murka adalah bentuk dari kebijakan pemerintah Malaysia yang tidak memberikan keadilan yang cukup bagi para pelakunya.
    Jika anda bisa lebih kritis lagi, coba cari tahu informasi lebih lanjut tentang apa saja dosa dosa pemerintah Malaysia melalui kebijakannya terhadap TKI dan bayangkan jika anda berada dalam posisi kami. Saya yakin reaksi yang akan anda berikan juga tidak berbeda jauh dengan kami.

  15. karuna berkata:

    Budaya Indonesia tetap milik orang Indonesia, kalau dia sudah beralih kewarganegaraan ya tidak usah mengaku-ngaku! Wong dia sudah pilih negara lain kok. Secara pribadi saya senang melihat masyarakat Indonesia marah karena aksi Pemerintah Malingsia yang mengklaim budaya Indonesia, itu artinya masyarakat Indonesia ternyata sangat mencintai tumpah darahnya. Tidak perlu “diadem-ademi” Indonesia masih butuh lapangan kerja di Malaysia, toh tanah Indonesia lebih kaya. Mungkin bila kita justru tidak lagi menganggap tanah Malingsia sebagai lahan mencari nafkah, masyarakat Indonesia akan lebih fokus untuk membentuk lapangan pekerjaan di tanah air tercinta. Saya sangat percaya, Indonesia mampu membuka lapangan pekerjaan bagi rakyatnya. Tumbuhkan optimisme : sarang semutpun menjadi bukit gula kalau kita mau bekerja keras dan tetap memberikan saran dan kritikan positif bagi pemerintahan Indonesia dengan cara-cara berpendidikan. Karena Indonesia adalah negara yang berbudaya dan bermartabat, dan NASIONALISME itu penting!!

  16. by blog Facebook KAMI ANTI MALAYSIA berkata:

    azham malaysia: jangan pernah anda bawa2 ISLAM,kalau kelakuan negara anda seperti anjing yang murka!!!

    kalau anda tidak terima,bilang saja sama PM kalian…
    KAMI ANTI MALAYSIA!!!

    Nb: kalau sudah ketemu sama PM kalian,saya nitip ACUNGAN JARI TENGAH saya buat PM malaySHIT,FUCK!!!

  17. pebbie berkata:

    memproyeksikan kebencian kepada orang lain merupakan ciri ketidakmampuan diri.

    kalau memang mencintai budaya seni mengapa yang ditunjukkan malah budaya benci dan mengumpat/menghujat (ke bangsa lain)?

    tanah Indonesia kaya.. kaya dengan orang yang selalu melihat rumput tetangga lebih hijau. terbukti dengan banyaknya urbanisasi dan TKI. kaya dengan orang-orang yang lebih senang mengisi perut sendiri dan pulang ke kampung bermewah-mewah bergengsi-gengsi hanya sesekali setahun daripada membangun perekonomian kampungnya.

    nasionalisme itu omong kosong. sekedar alat orang-orang yang menyebarkan kebencian dan masyarakat indon kebanyakan berkebangsaan rupiah.

  18. rama berkata:

    aku cinta negara islam

    tetapi tidak untuk malaysia

    nasionalisme ku menggugah atas kelakuanya terhadap bangsaku dia telah menyakiti hati saudara saudaraku’
    orang mengenal malysia itu negara maju tapi tidak untukku

    aku mengenal malysia itu sebagai nagari miskin yang tidak tau balas budi

    aku benci malysia
    ayo pemuda indonesia sing singkan lengan bajumu bekerja keas demi menjaga kesatuan RI
    jangan biarkan bangsa lain mengambil hak kita
    jika perlu hancurkan orang itu
    buat pemerintah indonesia jangan tidur melulu
    bangun nasionalisme pemuda indonesia sudah mengebu gebu ntuk membela tanah air

  19. jagoan berkata:

    jangan lah kita sesama muslim bertengkar, malaysia jaga mulut memang benar dan akui orang dari keturunan melayu itu pemalas dan suka melihat punya orang, karena aku juga melayu, aku salut liat orang jawa, medan, dll, kalian malaysia sangat kental dengan darah melayu betul memang kalian pemalas dan suka membanggakan diri sendiri dan mulut kalian seperti burit ayam malingsia.

  20. hidup sementara berkata:

    Usahlah saling membenci,pake bahasa yg ngak enak di dengar itu hanya memperlihat nilai diri yang rendah.saya benci permusuhan. klo ngak ngaku serumpun ya ngak apa2. Ayo saling benahi diri, buat temen d indonesia baiki level pendidikan kalian supaya mendapat kerjaan yg bagus, bangunkan negara kamu biar tdk ada yg menghina dan di hina. Bantu rakyaat kamu yg miskin lewat uang2 jakat. Berikan kail buat mancing tetapi bukan ikannya. Tolak pemimpin yg korupsi yg kenyang sendirian tetapi membiarkan rakyaatnya melarat. Usah mudah di provokasi oleh agen2 yg suka ama peperangan, hanya menguntungkan tuan2 pabrik pengeluar senjata. Segala permasaalahan yg timbul tangani lewat saluran diplomatik barulah kita ini insan yg bertamadun.

  21. dilafromMalaysia berkata:

    salam…
    saya dila dari Malaysia
    buat pengetahuan penulis,
    rakyat Malaysia tahu dan sedar apa yang berlaku dan pandangan rakyat Indonesia terhadap negara kami..
    tapi tidak perlulah kami juga bersikap seperti anda kerana tiada faedahnya kita terus berkelahi dengan perkara yang seremeh itu..
    apa lagi kita serumpun, seagama…
    pelajar , pekerja dari Indonesia disini dilayan dengan adil tanpa diskriminasi walaupun kami tahu rakyat dan pelajar kami di kasari di sana..
    malang sekali..
    begitu mudah umat islam di pecah belah kan…
    peace !!

  22. kamallhaji berkata:

    Dilaporkan bahawa 50 anggota BENDERA yang bersenjatakan buluh runcing (buluh yang ditajamkan hujungnya) memaksa orang ramai menunjukkan tanda pengenalan mereka dan jika kebetulannya orang berkenaan seorang rakyat Malaysia maka orang itu akan terus ditahan.

    Tindakan mereka mengambil undang-undang di tangan sendiri dilaporkan media massa online tempatan termasuk detikcom.

    Kebencian mereka itu memuncak kepada tahap yang serius dan menakutkan berikutan media tempatan baru-baru ini menyiarkan berita dan visual lebih 360 sukarelawan ilmu kebal yang dilaporkan sudah mendaftar dan bersedia untuk mengganyang Malaysia.

    Kebencian mereka itu memuncak lagi apabila hari ini terdapat sekumpulan orang yang menggelar diri mereka sebagai Benteng Demokrasi Rakyat (BENDERA) mula bertindak liar dengan mengugut rakyat Malaysia dengan buluh runcing di Jalan Diponegoro.

    Berikutan isu itu yang terus diapi-apikan media massa tempatan dan dikaitkan pula dengan isu-isu lampau yang diungkit semula, beberapa kumpulan rakyat Indonesia juga berdemonstrasi di depan Kedutaan Besar Malaysia di sini.

    Walaupun penafian telah dibuat bahawa Malaysia tidak pernah “mencuri” tarian itu untuk iklan video klip promosi pelancongan negara yang sebenarnya dibuat sebuah syarikat swasta yang berpejabat di Singapura, namun hakikat itu “jatuh ke telinga yang tuli dan mata yang buta”.

    Anehnya, sebuah stesen TV yang baru saja menyiarkan program dialog di mana seorang pegawai tinggi Kementerian Luar Indonesia memberikan penjelasan bahawa Malaysia tidak pernah mengakui Pendet sebagai tarian berasal dari Malaysia, namun stesen TV yang sama juga kemudian mengulangi lagi tuduhan yang serupa.

  23. kamallhaji berkata:

    ini catatan dari rakyat indon sendiri yang fikiran nya global silahkan baca
    Jangan salah sangka dulu, saya sendiri orang indonesia. Saya malu sekaligus sedih dengan persengketaa orang-orang indonesia terhadap yang pikirannya agak dangkal, tapi orang indonesia harus tau ini. Orang indonesia telah dikenal sebagai orang yang aggresiv dan brutal ketika telah berbicara di forum, sering mengeluarkan kata-kata kasar yang merusak nama baik bangsa indonesia sendiri. Maling, anjing, f*** atau apa pun.

    Semuanya adalah kesalahpahaman
    1. Tentang Pendet : COME ON! Jangan terlalu di *****2i media, Iklan itu dibuat discovery channel di singapura. Malaysia sama sekali tidak ikut campur dalam pembuatannya. TAPI MEDIA INDONESIA TERKESAN MENUTUP MATA atau mungkin memang udah tuli, masih saja terus2an bilang kalo itu iklan tourism malaysia. HELLO? yang seharusnya kita marah2i itu ya discovery channel. Jero wacik juga sama gobloknya pake nuntut permintaan maaf dari malaysia. SO IGNORANT! jangan lupa kalau tujuan media adalah mencari uang sebanyaknya! selagi beritanya hot mereka akan terus siarkan walaupun tidak benar!

    2. Tentang Polisi Malaysia dan TKI : Baru2 ini keluar video penyiksaaan TKI, padahal video tsb telah dinyatakan tidak benar, orang yang disiksa adalah orang malaysia sendiri. Masyarakat malaysia memang tidak menyukai TKI apalagi yang illegal, namun mereka tetap menghormati masyarakat indonesia pada umumnya. Asal anda tau saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL DI MALAYSIA. Meraka berpakaian norak plus alay, dengan kebiasaan hidup yang ugal2ugalan. Tidak jarang mereka nyambi sbg PSK, penjual narkoba, MALING, RAMPOK, dan buat geng yang meresahkan. Sebagian besar penjara di malaysia di penuhi TKI! maka jangan salahkan kalo mereka bertindak tegas thd TKI ( ingat walaupun tindakan mereka sudah keras dan tegas masih tetap saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL di malaysia, apalagi kalo petugas malaysia bersikap lembek????

    3. Tentang kekerasan Majikan thd TKI :tidak perlu dibesar2kan, karena ini seharusnya tidak menggangu hubungan kedua negara. COME ON HAL INI JUGA TERJADI DI INDONESIA SETIAP HARI atau mungkin tiap jam (tapi gak ke ekspose) kalo yg gak percaya silahkan nonton sinetron indonesia! ada banyak sinetron yang bertema ini menggambarkan hal tsb benar2 nyata di kehidupan kita

    4. tentang reog dan kuda lumping : ADA 1 JUTA KETURUNAN JAWA DI MALAYSIA di luar TKI. Sebagian besar tinggal di johor. apa salah mereka mempraktekan kebudayaan mereka? ADA BUKTI KALO MALAYSIA MENGATAKAN BAHWA KEBUDAYAAN TSB BERASAL DARI NEGARA MEREKA? TIDAK ADA! lagi2 anda di*****i MEDIA

    5. ARTI KLAIM SEBENARNYA : klaim bukan berarti bahwa budaya tsb BERASAL dari negara si pengklaim. Tapi menunjukan bahwa budaya yg di klaim telah menjadi budaya negara. soal asal muasal budaya tsb tidak jadi soal!! UNESCO SENDIRI TELAH MENGATAKAN BAHWA 1 BUDAYA YANG SAMA DAPAT DI KLAIM OLEH LEBIH DARI 1 NEGARA. KARENA BUDAYA BUKAN MILIK NEGARA TAPI MILIK BANGSA. jadi tidak perlu marah kalo malaysia mengklaim rendang, sate atau kebudayaa melayu dan indonesia lainnya lainnya karena sebenranya kita juga bisa melakukannya!

    6. tentang klaim budaya : ADALAH SALAH SATU HAL TER***** YANG PERNAH ADA. hal ini benar2 menunjukan bahwa orang indonesia sangat dangkal pikirannya dan gampang di pengaruhi media! orang di luar negeri sedang menertawakan keserakahan dan ke*****an kita!

    7. Tentang batik dan wayang : Batik malaysia berasal dari terengganu dan motifnya sangat berbeda dari batik jawa. Wayang malaysia bukan berasal dari jawa tapi dari thailand. BTW thailand tidak pernah mempermasalahkan ini! mereka lebih matang dalam berpikir!

    8. TTG rasa sayange : Lagu rasa sayang telah ada di malaysia sejak awal 1940an!! dan lagu ini telah menjadi lagu rakyat! lagipula rasa sayange adalah lagu anonim! tidak ada salahnya mereka memakai lagu itu! toh malaysia tidak mengklaim lagu tersebut! ADA BUKTI KALAU MALAYSAI MENGKLAIM? TIDAK ADA! lagi2 media mem*****i anda!

    9. Tentang sipadan dan ligitan : tanyakan saja kepada world court yang memenangkan malaysia! mereka mungkin sudah mengetahui kedangkalan kita!

    10. Tentang ambalat : Saya yakin orang yang duduk di kantor pemerintahan sana sudah cukup berpengalaman dan pintar ttg masalah sengketa! biarlah masalah ini diselesaikan kedua pimpinan negara.

    saya juga mau memberi tau sesuatu :
    1. Tau tempura? ya makanan jepang. Tapi taukah anda tempura dibawa dan diperkenalkan oleh orang portugis? nama aslinya adalah tempora! tempura telah menjadi makanan jepang namun portugis tidak pernah mempersalahkannya! karena mereka tidak dangkal seperti kita! mereka tidak ada waktu untuk beteriak di jalan, berdemo spt orang gila, dan membakar bendera.

    2. Tau sepak takraw? sepak takraw berasal dari thailand! nama aslinya adalah tuck-rouw! tapi thailand tidak pernah mempermasalahkan malaysia yang memasukkan sepak takraw kedalam iklan promosi wisata!

    SO PLEASE INDONESIANS! PLEASE BE SMART, MATURE, dan SOPAN! tunjukan bahwa kita masyarakt beradap! jangan gampang di ombang ambing media!

    FYI ada ratusan ribu masyarakat keturunan bugis, banjar, minang dan palembang dan 1 juta keturunan jawa! semua diluar TKI lo! jadi sangat lumrah adanya share budaya!

    FYI presiden malaysia saat ini adalah keturunan bugis!

    FYI, istilah ‘melayu’ atau ‘malay’ di malaysia mencakup semua suku yang austronesia (termasuk orang filipino,sumatera,dan jawa) yang beciri kulit sawo matang spt kita! jadi jangan aneh kalo reog di katakan menjadi salah satu kebudayaan melayu! jangan aneh juga kalo misalnya anda datang ke malaysia anda akan dianggap seorang malay (walaupun sebenarnya anda mungkin orang batak atw madura!)

    pesan utk para nationalist yang idiot dan brutal : pelajari lagi kebudayaan ASEAN! carilah bukti-bukti bukan media! kalo jalan2 ke luar negeri jangan cuma nyari shopping atau disneyland aja dong, dateng juga ke cultural centre dan museum!

    perkaya wawasan anda!

  24. kamallhaji berkata:

    jangan goblok dong

  25. Osprey berkata:

    aku setuju sm kamalhaji..jangan goblok..!
    kalo mw balas buktikan dari segi pembangunan. ini yang dibangun didaerah jawa aja. daerah2 lain mana?. masih tertinggal tu, dari sabang sampe merauke not include jawa karna pusat pemerintahan disana. dimana daerah2 itu yang benar2 tersentuh sama pembangunan?.kalo pun ada, semuanya dibawah spek yang seharusnya.. sadar juga donk..diri sendiri aja gak becus, protesin orang…

    tp emang lebih bagus media itu ada yang kontrol, jadi jangan sembarang membawa berita yang gak jelas asal dan usulnya, fakta dan kenyataan yang bertolak belakang sm kejadiannya. ingat kasus luna muya?. lagi gak pengen diwawancara kok maksa, trus salahin dia lagi…bego.!. jelas diri salah, gak nyadar apa?.bisanya cuman nuduh dan marah tanpa berpikir lebih jauh dan bijaksana..

  26. Cinta Damai berkata:

    Buat penulis blog, ijin share y.. salute ma penulisnya yg tidak bias memberikan pendapat.

    Syukur masih ada org kyk kamallhaji di tengah2 kemelut indonesia-malaysia. dari dulu sudah tau ada yg gk kena sama media massa sini. yg benar disembunyikan, yg jelik malah gk benar itu yg dibesar2kan. sedih ma wong indonesia yg mencaci dan menghina malaysia sehingga wujudnya berbagai blog atas nama malingsia.. kami org Malaysia udah dipesan ma pemerintahnya supaya tidak membalas sebarang provokasi dari rakyat indonesia walaupun hati ini merasa pedih melihat perlakuan org Indonesia terhadap nama dan bendera kami. bukannya takut atau apa, tapi kami sedia maklum, api kalo disimbah bensin pasti lebih marak apinya. jadi biarlah api itu marak krn pastinya ia akan padam sendiri jika dibiarkan.

    salam serumpun..

  27. b sams berkata:

    SEJELEK-JELEK MALINGSIAL, SAAT INI ADA 3 JUTA TKI, ANEH YA ……… ? KAN LEBIH ENAK KERJA DI RUSIA ATAU AMERIKA SERIKAT, GAJI NYA LEBIH LUMAYAN PAK….APA MEDIA INDONESIA NGAK TAHU ?

  28. pejuang berkata:

    Saya hanya mengingatkan kepada Singapura dan malingsial kami warga indonesia darah kami adalah keturunan pejuang nenek dan kakek kami pejuang jadi jangan coba provokasi kami.
    Kesabaran kami kepada malingsiang dan singapura ada batasnya.
    Walaupun kita serumpun tetapi kebijakan pemerintah sama seperti orang singapura yaitu benteng kapitalis.
    Jangan coba ganggu macan yang sedang tidur.

  29. b sams berkata:

    bagus forum ini…kami dapat info apa yg ada dlm benak kalian………

  30. senja berkata:

    saya mahasiswa indonesia, ada yg ingin saya koreksi, bisakah anda2 memanggil indonesia utuh tanpa indon?
    Sejujurnya, saya bingung saat ini. Di satu sisi ada rasa benci kpd malaysia tp di satu sisi, sy mikir2 lg. Tentu ada pihak yg senang jika terjadi perang pada suatu negara.
    Saat ini, untk bertindak ya terserah si pengambil kebijakan tertinggi. Jika kita tdk suka dan ingin merubah tentu kita hrs masuk dalam bgn si pengambil kebijakan. Sudah saatnya bg org2 yg alergi politik untuk buka mata lebar2, kalau pada dsrnya pemegang politik merupakan pemegang kekuasaan.

  31. putih berkata:

    TKI mendingan pindah ke Hongkong.Jangan pergi ke negara yang tidak bisa memanusiakan manusia.Jangan bertamu ke rumah orang yang menghormati tamu.Pria Malingsial tidak menghormati wanita.Ada pria malaysia beristrikan Australia.Tampak jelas Pria Malingsial itu otoriter.Marah marah pada istrinya di depan orang banyak.Sungguh lelaki tidak bermartabat.Malaysia negeri manusia-manusia hina.

  32. roda berkata:

    terima kasih pak….

  33. wak berkata:

    seperti singapur, hong kong ngak mau menerima tki …

  34. dji sam soe berkata:

    kalo diambil perantara dari bangsa laen menjadi wasit atau hakim dalam perkara ini… pasti yang kalah itu bangsa indonesia

    yang bermasalah itu pemerintah kita… pejabat kita dari tingkat desa sampe tingkat negara kelakuannya itu parah… salah siapa? ya salah kita, bukankah kita yg nyoblos mereka?

    lihat aja oknum2 dari polisi, tni dan segala macem… walah…

    dari mau bikin ktp sampai mau daftar sekolah… uang pelicinnya ampyunnn buanyaknya…

    pelecehan dan penindasan setiap hari setiap waktu setiap detik… kok kita ga marah2 banget ya?

    lihat saja kasus lapindo… ampe sekarang masih ga terbela rakyat kita…

    ya… sebenarnya citra indonesia ini jelek bukan kerna org lain… tapi kerna diri kita sendiri yg ga becus dan bodoh dalam mengatur masyarakat dan negara kita sendiri…

    sampai kapan mau dibodoh-bodohkan wahai bangsa koe…

  35. Superherosuicide berkata:

    Aku dari malaysia,anak melayu johor, sebenarnya rakyat malaysia sudah tahu dengan kemarahan rakyat indonesia tentang banyak hal, menurut aku biarlah hal – hal seperti ini di selesaikan oleh pemerintah,tidak perlu permusuhan atau kebencian. ya, jika benar malaysia yang salah atau apapun biarlah mereka yang selesaikan dan mengadili dengan baik,SBY dan Najib pasti menemukan satu jawapan yg bijak bg masalah negara kita. kita sebagai rakyat seharus nya membantu negara kita kearah lebih baik, sebenarnya ramai orang malaysia itu punya saudara disana, dan pacar aku sendiri asli jakarta, keluarga kami dekat, udah kenal satu sama lain, jadi apabila hal2 ini terjadi sebenar nya ianya meretak kan hubungan sesama saudara. dan aku tau rakyat indonesia itu sangat patriotik, tapi sebagai manusia yang bijak seharus nya menyelesaikan masalah dengan bijak tanpa sebarang pertumpahan darah.itu lebih mulia sebenarnya.

  36. hyemi berkata:

    Hai… Salam Nusantara…

    Menurut saya… kita nggak perlu gaduh2 sih… kerana apa yang yang kita rebut kan itu hanyalah harta dunia sahaja… nggak kekal deh… semua itu hanya sementara saja… yang kita perlu rebutkan sekarang hnyalah amal ibadat buat bekalan di akhirat… apa untungnya kita gaduh kan perkara yang remeh ini?? Allah itu maha melihat…. sedarlah wahai umat Muhammad… jangan disebabkan perkara ini kita berantakan… hidupla di dunia ini sebagai khalifah Allah… perkara yang baik kita kongsikan… perkara yang buruk kita jauhkan…. peace no war… kalu mau marah, marahkan mereka yang menolak hukum Allah sahaja…

  37. ya memang kami sangat marah karena tanah sarawak itu adalah hak indonesia.2 kami sangat marah karana lagu kebangsaan malaysia itu mirip dgn lagu terang bulan yg asli dari indonesia.3 kami sangat marah bahwa tari pendet yg dari bali di akui oleh malaysia,apa lagi yg mau kalian curi lagi,hahhhhhhhhhhhhhhh,negara gak kreatif ,suka nya mencuri terus

  38. lapas berkata:

    kalau lah orang lain yg mengklaim budaya kita semua pada marah ,tapi kalau kita yg mengklaim budaya orang lain adem2 aja semisal lagu keroncong yg kita klaim sebagai budaya yg berasal dari jawa padahal aslinya dari portugis,malu tak ya kita,seperti pepatah/pribahasa melayu,,KUMAN DI SEBERANG LAUT TAMPAK GAJAH DI PELUPUK MATA TAK TAMPAK,,apakah ini sifat bangsa kita.kalau orang melayu palembang kata lemak di diri tak lemak di orang…….

  39. lapas berkata:

    kenapa tuk hal yg sepele2 ini kita jadi ribut,sehinga kita melupakan yg lebih penting dan kekal abadi,yaitu ukuwah islamiyah/persaudaraan sesama muslim,bukan kah nabi kta bersabda ”SETIAP MUSLIM ITU BERSAUDARA”,persaudaraan sesama muslim ini kekal abadi sampai nanti kelak di akhirat,persaudaraan antar muslim juga tak terbatas negara,wilayah,suku,etnis,ras,asal kan dia muslim maka kita saudara tak penting apa negaranya,sukunya,rasnya,bangsanya,jadi menurut pendapat sy tak jadi masalah kalu malaysia nak mengakui budaya kita menjadi budaya nya bukan kah dulu kita adalah satu bangsa,di bawah kedatukan sriwijaya,jadi biarlah budaya kita menjadi budaya malaysia begitu pun sebalik nya,karna kita adalah saudara ,sudah biasa adik beradik mempunya budaya yg sama,seperti orang taiwan yg mengklaim budaya cina tak ada orang cina yg marah,atau orang korea utara mengklaim budaya korsel,tak ada orang korsel yg marah……….

  40. sy setuju dengan pendapat lapas,sy kira bangsa2 yg ada di dunia ini cuma indonesia saja yg meributkan soal ini,tak terdengar bangsa lain yg ribut2 soal ini,,padahal kalau lah mau di pikir yg kitra klaim sebagi budaya kita,murni nya bukan lah budaya kita,seperti batik orang2 mesir kuno ribuan tahun sebelum masehi sudah mengenal tehnik membatik,wayang,orang2 cina,india,jepang mereka sudah mengenal wayang ratusan tahun sebelum masehi,padahal zaman itu kita bangsa indonesia masi mengalami zaman pra sejarah/zaman belum mengenal sejarah atau kasar nya masih primitip,dan juga banyak juga budaya orang lain yg kita klim sebagai budaya kita,seperti yg di katakan lapas,lagu keroncong,yg aslinya dari purtugis,ataw tari zapin yg asal timur tengah,atau lagu dangdut yg asli india begitu pun dengan makanan tahu,bakso,lumpia yg semuanya bukan lah asli kuliner kita……….

  41. Ping balik: Waduh2….Usah Ribut Dong….. | Rainfall Sunshine Rainbow

  42. xeqush berkata:

    saya setuju dengan kamu kemas..tak perlu bertegang urat mengenai perkara yang remeh…berfikirlan positif untuk memajukan diri dan negara masing-masing…melihat komen-komen disini membuat saya tersenyum…kekadang merasa panas bila melihat org memburukkan negara saya (malaysia)….namun ia tidak membuatkan saya membenci…kerna saya tak perlu berbuat bergitu….biar orang buat bergitu..jangan kita balas balik…kalau dua-dua api lagi susah…Peace no war…

  43. minta maaf ya berkata:

    hai..saya pelawat bolg ini..dari borneo(sarawak)…memang tidak pernah juga rakyat disini ada rasa bermusuhan dengan warga indonesia(seluruh kalimantan)…benar ni..ini kerana warga indonesia(seluruh kalimantan) banyak yang sama agama dan bangsa..contohnya,kaum dayak kenyah,saya orang kenyah di sarawak,malaysia..,tapi kampung asal di samarinda…semua rakyat di negeri sarawak rata2nya asal dari kalimantan,indonesia..terutamanya,kalimantan gitu…tapi,kami di kawasan borneo(sarawak) kecewa juga kerana ada sumber media mengatakan malaysia menindas budaya indonesia..ya,mungkin malaysia,tapi bukan semuanya..kecewa lor..kena tempias..kalau saya berkuasa,mau saja saya asingkan kepulauan borneo dari indonesia-malaysia..bikin satu negara…baru tidak ada perselisihan faham..

  44. faqroule berkata:

    thnx 4 the article….sahabatku,malaysia sebenarnya tidak bermusuh dengan sesiapa, indonesia mahupun singapura.Memang ada segelintir rakyat malaysia yag bertindak kasar dengan pekerja indonesia tetapi percayalah itu bukan disebabkan pekerja itu dari indonesia.mungkin dia ada masalah dengan majikan atau masalah lain.
    kami tiada masa untuk berfikir masalah ini,setelah 400 tahu dijajah kini tiba masa untuk kami malaysia untuk maju.ya dunia ini kita tidak boleh memuaskan hati semua pihak,isu2 kecil sepatut utk kita lupakan kerana itu jelas sekali tidak memberi apa2 faedah untuk kita.: ).slm persahabatan dari malaysia : )

  45. Bugis berkata:

    Budaya budaya tersebut adalah Lebih lama Dan sebelum kewujudan negara MAlaysia Dan Indonesia. Sebagai negara Indonesia Dan MAlysia tidak boleh klaim apa2 budaya pun, tetapi Hanya kaum atau susu kaum Sahaja yang boleh klaim sesetengah budaya DAN BUKANNYA NEGara karna NEgara INdonesia & MAlaysia masih baru Dan budaya2 tersebut telah wujud lama sebelum Negara RI & MSia

    Ini bukan Isuu negara Kerana sebagai Indonesia tidak Ada hak untuk klaim.

  46. Sugeng berkata:

    “Kisah Ramayana dan Mahabharata sudah menjadi darah daging dalam tema cerita Seni Budaya Tradisional Wayang di tanah jawa, akan tetapi Negara India sebagai tempat asal kisah tersebut tidak mengklaim terhadap negara kita”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s