Ampuuun….Membuat Makalah Ilmiah Saja Pakai Joki

Mahasiswa saya sudah biasa menulis makalah sebagai salah satu penilaian kuliah. Semua kuliah yang saya ampu ada tugas membuat makalah. Makalah dibuat dengan format 2 kolom mengikuti format makalah pada jurnal atau proceeding internasional. Makalah tidak boleh berupa tulisan populer atau feature seperti yang kita temukan di media massa, tetapi harus berupa technical report yang merupakan aplikasi suatu metode yang mereka pelajari di dalam kuliah. Technical report artinya tulisan itu berisi istilah-istilah teknis yang hanya bisa dipahami oleh orang dalam bidang yang sama.

Dengan menulis makalah mereka diharapkan dapat mengartikulasikan keilmuannya dalam bentuk tulisan. Agar tulisan itu bisa di-share dan dibaca oleh banyak orang, maka saya mengunggahnya ke dalam situs web saya. Klik daftar makalah mahasiswa pada kuliah yang saya berikan semester lalu. Siapapun yang mengunjungi situs web tersebut dapat mengunduh dan membacanya untuk dipelajari. Ini adalah cara kami menginformasikan dan berbagi pengetahuan dengan orang lain.

Tadi ketika mengakses Detik.com, saya kaget membaca berita bahwa ribuan guru di Riau menggunakan joki untuk membuat makalah ilmiah. Makalah ilmiah digunakan sebagai syarat kenaikan pangkat dari golongan IVa ke IVb. Kenaikan pangkat berarti kenaikan gaji🙂. Beritanya di bawah ini dan diambil dari sini:

Karya Ilmiah Pakai Joki, 1.820 Guru di Riau Terancam Turun Pangkat
Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Pekanbaru – Tindakan tak terpuji dilakukan 1.820 guru di Riau. Mereka menggunakan joki untuk membuat karya ilmiah sebagai salah satu syarat kenaikkan pangkat. Akibatnya, para pendidik ini pangkatnya terancam diturunkan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pemprov Riau, Irwan Effendi, dalam perbincangan dengan detikcom, di Pekanbaru, Selasa (2/2/2010).

Irwan menjelaskan, pembuatan karya ilmiah itu dilakukan sebagai syarat kenaikan pangkat dari golongan 4A menjadi 4B. Tapi dalam prakteknya, para guru itu malah menggunakan joki untuk membuat karya ilmiah tersebut.

“Sanksi yang diberikan kepada mereka tentulah menurunkan pangkat mereka kembali. Jumlah mereka mencapai 1.820 orang. Sebagian dari mereka memiliki jabatan sebagai kepala sekolah,” kata Irwan.

Para guru nakal ini adalah guru PNS, mulai dari guru SD, SMP dan SMA. Guru-guru itu menyebar luas di seluruh kabupaten dan kota se-Riau.

“Tindakan penurunan pangkat dan jabatan itu akan dilakukan masing-masing kepala daerah. Karena para guru itu menjadi tanggung jawab masing-masing kabupaten dan kota. Namun demikian kita tetap memproses kasus karya ilmiah yang bukan hasil karya sendiri para guru tersebut,” kata Irwan.

Berita lanjutan yang terkait bisa dibaca di sini. Tentu saja berita ini memalukan dunia pendidikan kita yang memang sudah seperti benang kusut. Guru yang seharusnya memberikan contoh budi pekerti kepada muridnya ternyata malah melakukan kecurangan karena alasan materi.

Biasanya kita hanya bisa menghibur diri bahwa tidak semua guru seperti itu, masih banyak guru yang baik dan bermoral tinggi yang tidak menghalalkan berbagai cara guna mendapatkan kenaikan pangkat. Mudah-mudahan memang demikian adanya. Yang baik itu masih lebih banyak daripada yang buruk.

Pos ini dipublikasikan di Budi Pekerti. Tandai permalink.

17 Balasan ke Ampuuun….Membuat Makalah Ilmiah Saja Pakai Joki

  1. ray rizaldy berkata:

    jadi pengen sewa joki TA.😀

  2. HabsQ berkata:

    Saya numpang lihat-lihat makalahnya ya Pak Rin, sepertinya bagus-bagus. Mahasiswa sekarang yang pintar-pintar atau Dosennya yang jago memotivasi nih?🙂

  3. niajuga berkata:

    Hehehe…. Emang begitu kebanyakan di daerah antah berantah ….
    Entah terlalu sibuk or emang “teu tiasaeun” mendingan mereka pilih pake Joki aja.

    Bang R blogku ditautkan dong please…

  4. petra berkata:

    Kalo baca2 makalah yg saya bikin dulu rasanya kurang puas. Pengen nulis ulang. Hehe.

  5. hilda widyastuti berkata:

    ngeri juga ya kasus di Riau. Guru yang seharusnya menjadi panutan malah menunjukkan sikap tercela

  6. limaapril berkata:

    saya sendiri sebagai mahasiswa asal riau
    sangat kaget begitu membacanya pak…

    jadi bingung,
    setelah kepercayaan terhadap anggota dewan berkurang,,,
    sekarang para cik gu pun berbuat hal yang tak pantas…

    kemana lagi tempat kami belajar ini pak :((

    • rinaldimunir berkata:

      Yang di Riau itu mungkin hanya puncak gunung es saja, baru itu yang terungkap. Saya yakin di daerah lain juga banyak terjadi hal seperti ini. Sudah rahasia umum kalau ada guru yang “nakal” yang ingin main jalan pintas saja untuk mencapai tujuan. Tidak hanya guru, dosen juga ada. Selama seseorang tidak bisa menegakkan integritas moral, maka yang terjadi adalah keserakahan.

  7. Mufti berkata:

    Kalo gurunya kaya gitu, muridnya boleh nyontek dong.
    guru kok enak ya naik pangkat 4a-4b bikin makalahnya bisa (maksudnya sempat) pake joki. bapak saya pangkat cuman 3an aja katanya harus penelitian & nulis macem2 gitu kalo mau naik pangkat.

  8. rosa berkata:

    Permasalahan dari bangsa ini adalah mental SDM-nya. Itu seharusnya yang perlu diperbaiki. Harga diri sudah tidak dianggap penting karena hampir semua strata sosial di negeri ini menganggap orang dari uang dan jabatan. Buntutnya UUD lagi. Fiuh……

  9. Alfisyahrin berkata:

    Hehe, yang penting kita tidak menjustifikasinya utk melakukan hal yang serupa. Jadikan hal buruk sebagai pelecut utk berbuat yang lebih baik. Semangat!

  10. maria berkata:

    wah, kebanyakan mengenai exsak. reques ttg psikologi dan kependidikan boleh? ternyata bisa juga diterapkan dlm kehidupan sehari – hari.

  11. rachmat berkata:

    andaikan bisa dan berhasil buat makalah atau karya ilmiahpun pasti oleh tim penguji atau untuk urusan birokrasi tidak diluluskan hasilnya walaupun bagus hasilnya, karena udah ada mafianya agar ngurus kenaikan pangkat melalui mereka

  12. Nani wijayawati berkata:

    Yaaa….uenak donk? Naik pangkat pake joki,klo di tempat saya ada aja saya mau kok,jadi ga sah mumet buat ptk,diktat,modul dll,tinggal slesep,gitu he he he

  13. uce indahyanti berkata:

    makasih berbaginya Pak..
    tadi saya coba klik alamat daftar makalah mahasiswa Bapak (http://www.informatika.org/~rinaldi/Stmik/2009-2010/Makalah2009.htm) tapi tampilannya kosong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s