Masuk ITB Karena Uang??

Setiap musim penerimaan mahasiswa baru, peristiwa semacam ini selalu saja terulang. Begini ceritanya. Saya didatangi seorang pengusaha, dia meminta bantuan, bisakah membantu putra rekannya yang seorang diplomat di Eropa agar bisa lulus masuk Informatika ITB? Dia menjanjikan bantuan senilai Rp 2 M untuk membangun sarana fasilitas lab di jurusan kami jika putra temannya itu bisa diluluskan masuk IF ITB.

Hi..hi..hi, cerita sudah basi (dua tahun lalu saya juga menulis soal yang beginian, baca yang ini). Tidak kapok-kapoknya orang datang setiap tahun agar putranya atau putra saudaranya bisa masuk ITB. Informatika lagi. Dia pikir dengan “menyogok” uang bermilyar-milyar maka dijamin tujuannya bisa gol. Sekarang zamannya KPK, lha kok masih saja ada orang yang mau suap menyuap. Tidak takut sama KPK apa, kata saya.

Selalu saja ada orang yang berpikir pendek seperti itu, selalu saja ada yang memikirkan jalan pintas dengan uang. Dianggapnya segala urusan bisa beres dengan uang. Mental apa sih orang Indonesia ini, selalu saja mengeluarkan jurus suap untuk memperlancar urusan. Kalau mau masuk ITB, ya ikut tes seleksi saja (USM/PMBP, SNMPTN, Kemitraan), kalau lulus seleksi berarti si anak mampu untuk kuliah di sini. Sumbangan uang tidak punya arti membantu kelulusan. Jika telah lulus seleksi lalu mau menyumbang uang bermilyar-milyar ke ITB atau ke Informatika, mangga, tidak nolak🙂.

Tradisi ITB selama ini adalah menjaga kualitas dengan hanya menerima orang-orang yang mampu secara akademik. Meskipun uang banyak tapi secara akademik tidak memenuhi, ya tidak lulus. Kalaupun si anak dipaksakan diterima (berandai-andai jika uang punya kuasa untuk meluluskan seseorang masuk ITB), maka yang menderita adalah si anak yang bersangkutan. Dia nanti tidak sanggup mengikuti ritme perkuliahan yang padat dan berat. Apalagi kalau masuk Informatika yang — kata mahasiswa saya — selalu penuh dengan badai tubes (tugas besar), tucil (tugas kecil), dan tumeng (tugas menengah) setiap minggu.

Jadi, plis, janganlah selalu menilai selalu dengan uang. Ayo, masih ada kesempatan seleksi melalui SNMPTN bulan Juni nanti. ITB menerima kapasitas kira-kira 50% melalui jalur SNMPTN, masih lebih besar dari UGM yang hanya menyisakan porsi SNMPTN hanya 15% saja.

Pos ini dipublikasikan di Seputar ITB. Tandai permalink.

16 Balasan ke Masuk ITB Karena Uang??

  1. didin berkata:

    menarik, ijin share pak🙂

  2. Catra berkata:

    Seru sekali pak membacanya. Tidak seperti kampus lain yang menyediakan berbagai macam jalur masuk (SIMAK, UMB, SNMPTN, Ekstensi dll)

    Saya yang masuk lewat SNMPTN tidak membayar sepersen pun uang pangkal. Hanya membayar uang semester satu.

    titip link ya pak, semoga bermanfaat buat pembaca. Road to Ganesha

    http://catra.wordpress.com/2007/09/07/road-to-ganesha/

  3. reiSHA berkata:

    Wow, ada tumeng dan tucil juga toh sekarang Pak. Jaman saya, taunya tubes doank😀 *duh maaf komennya ga penting*😀

    Semoga anak temannya orang itu bisa lulus ITB lewat jalur halal Pak, terus ngasih sumbangan sekian miliar, biar komputer2 di lab-lab di IF makin bagus, ga kaya sekarang, yang RAM-nya saja masih ada yang 256MB😀

  4. Zakka berkata:

    Semoga nanti kualitas komputer di IF setara ama kualitas komputer di gedung DPR *terlalu banyak berharap*

  5. someone berkata:

    tidak takut KPK pak, tapi takut Allah subhanahu wa ta’ala

  6. arifrahmat berkata:

    Mending 2M-nya dipakai untuk bimbel privat 20 jam per hari biar lulus SNMPTN. Ada kali ya….

  7. mr. sectiocadaveris berkata:

    2M itu sudah bisa bikin universitas pribadi, mahasiswanya ya dia doang hehehe…

    salam
    http://sectiocadaveris.wordpress.com

  8. adit38 berkata:

    Cuma 50% lewat smtpn??
    Ga bs 75% ya?

  9. dwi berkata:

    TFS pak… 😀

  10. rosa berkata:

    Keyakinan dan Agama tidak dapat dibeli dengan uang🙂.

  11. akuputra berkata:

    klo s2, ada admission fee juga ngk pak, selain biaya kuliah SPP dan SKS..saya sudah surf website pasca ITB, tapi tidak ada menjelaskan hal tsb?

  12. eric berkata:

    Rp 4,5 juta (atau Ro 4 juta) per semester ?????????

    yang benar :
    Uang tetap semester : Rp 3.250.000
    Uang SKS : Rp 450.000/sks

    jadi kalo ambil 12 SKS = 3.250.000 + (12 x 450.000) = Rp 8.650.000

  13. darmo berkata:

    Hallo Pak Ri,
    Anak saya mo nyaba test ITB
    Kalo 2011 S1 uang semester dan sks-nya masuk 2011 berapa ya pak

    Thanks sebelumnya pak

    Rgds

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s