Rp3000 menjadi Rp3 Saja

Kalau kita berjalan-jalan ke luar negeri, terasa kalau mata uang rupiah kita ini terlalu besar nilai denominasinya. Di Kualalumpur misalnya, harga satu porsi makanan misalnya ditulis RM3. Kita yang dari Indonesia baru bisa memahami harga itu setelah mengalikannya dengan Rp3.500 sebab 1 ringgit Malaysia (RM) adalah sekitar Rp3.500.

Di tanah air kita sudah biasa menuliskan harga-harga dengan nol yang panjang, misalnya harga 1 unit komputer adalah Rp4.000.000, sewa kamar kost Rp250.000 per bulan, dan sebagainya. Terlihat kalau mata uang kita ini nilainya terlalu besar, kurang pede jika dibandingkan dengan mata uang negara lain.

Kenapa ya tidak dihilangkan saja 3 nol di belakang sehingga Rp4.000.000 menjadi Rp4.000, Rp250.000 menjadi Rp250, Rp3000 menjadi Rp3, dan sebagainya. Nilai nominalnya tidak berubah, tetapi penulisannyanya saja yang berubah. Jadi, kalau nanti ditulis nilai uang Rp5, maka nilainya sama dengan Rp5000 saat ini. Jika diringkas seperti itu, maka mata uang rupiah kita ini akan sejajar dengan mata uang lainnya di dunia.

Kalau hal ini diterapkan, bakal terjadi keguncangan kah? Semoga saja tidak jika ini dipahami dengan benar.

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

14 Balasan ke Rp3000 menjadi Rp3 Saja

  1. reiSHA berkata:

    Katanya memang ada wacana seperti ini ya Pak?

  2. hamka berkata:

    wah semoga jangan pak, ntar ujung2nya harga-harga pada naik, karena mungkin nilai terkecilnya dianggap 1 (1000 rupiah)
    di jepang saja 1 yen (100 rupiah) masih dihargai

  3. Fauzan berkata:

    Hal tersebut akan menyulitkan apabila akan membeli permen atau bumbu masak, Pak. Bagaimana kalau Rp 300 menjadi Rp 3 saja.

  4. Zakka berkata:

    Seperti yang dikatakan Reisha, ini sudah menjadi wacana Pak, dan harusnya tidak ada masalah…

    Untuk pecahan2 bernilai kurang dari 1000 rupiah, ya dibuat sistem sen saja, jadi misal ongkos naik angkot menjadi 1.5 rupiah (1 rupiah 50 sen), dan seterusnya…

    Untungnya saya belum tahu (selain menghemat tinta), ruginya, ini bisa jadi proyek bermilyar2 lagi, dan bisa jadi “ladang” korupsi lagi… *entah kenapa tiap proyek negara, saya berpikir negatif saja*

  5. Ardiansyah berkata:

    Mungkin saja bisa pak, tapi perlu waktu lama untuk mensosialisasikannya ke masyarakat.

  6. pebbie berkata:

    kalau mau dipotong, jangan sampai ada sen. bikin repot.

  7. agung berkata:

    kalo ndak salah dulu pernah ada rencana dari pemerintah untuk menambah mata uang baru, namanya Rb, nilainya 1 Rb = 1000 Rupiah. Tapi ditentang berat karena dianggap sanering seperti jaman tahun 1960-an dulu.

    Buat kita yang di- IT setuju aja pak, supaya software keuangan ga terlalu overload karena semua type data untuk menyimpan angka selalu pakai “Double” karena integer biasa sudah ga muat🙂 –> boros memory, boros packet size, akhirnya boros di traffic switching datanya.

  8. Toreszz berkata:

    Itu slh 1 keunikan INDONESIA tercinta,

  9. Abdul Ghofur berkata:

    Maantab pak, saya dukung. Mudah2an bisa direalisasikan.
    Angka nol dibelakang ini menunjukkan kesombongan dan gengsi. Dikirain punya uang berjuta-juta, pas pergi ke Malaysia cuma punya uang ribuan ringgit saja.

  10. Zera berkata:

    Usulan yang bagus nih untuk pengelola keuangan negara.

  11. Setiadi berkata:

    Tetapi saya agak kurang Yakin bahwa program ini akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
    Karena takutnya Pemerintah itu hanya Semangat di awal saja tetapi kebelakangnya ditelantarkan. Kalau sudah begitu ujung2nya menjadi kekacauan ekonomi saja. Menurut saya jangan dilaksanakan dulu. Indonesia belum siap menjadi negara yang ringkas dan efisien. Masih perlu waktu lama.

  12. Wolis berkata:

    Saya kurang setuju dengan wacana Denominasi Mata Uang RI. Indonesia belum siap dan apalagi rata-rata masyarakat Indonesia masih primitif …
    yang bikin ribet saja ….

  13. Linda berkata:

    Bagi saya ada atau tidaknya rencana denominasi mata uang makan menurut tidak berpengaruh buat kita-kita orang kecil. Karena menurut saya yang menikmati keuntungannya juga Pemerintah juga dengan ide tsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s