Yang Tersisa dari Wisuda ITB Juli 2010

Pada acara Wisuda tanggal 17 Juli kemarin, saya adalah salah satu pelakunya🙂. Nah, karena wisudawan S3 duduk pada barisan paling depan, saya sempat memotret momen-momen yang menarik.

1. Rektor ITB, Prof. Akhmaloka, memberikan pidato sambutan di atas podium. Pidato rektor ini lamaaaa… sekali, saya kira cukup membosankan. Lain kali pidatonya yang ringkas-ringkas saja ya, Pak. Oh ya, Pak Rektor membaca teks pidato yang sama dua kali, yang pertama pada wisuda hari Jumat dan yang kedua pada hari Sabtu. Moga-moga tidak bosan ya Pak membaca pidato yang sama dua kali. Rektor Unpad mah enam kali.

2. Masih ingat dengan mahasiswa saya, Ginan, Informatika 2006? Baca tulisan tentang Ginan di sini. Ginan juga diwisuda pada Hari Sabtu kemarin. Dengan keterbatasan yang dimiliki Ginan, tentu dia tidak bisa berjalan ke atas podium dan bersalaman dengan Rektor, Dekan STEI, dan Kaprodi Informatika. Maka, dengan senang hati Rektor dkk turun dari atas podium menyambut Ginan yang mendorong kursi rodanya, kemudian menyalami Ginan dengan hangat. Momen yang mengharukan, tepuk panjang dari hadirin pun membahana di gedung Sabuga melihat momen langka tersebut. Saya menitikkan air mata karena terharu. Ginan is my best student.

3. Beberapa tahun terakhir ini cukup banyak mahasiswa asing lalu lalang di ITB. ITB menerima mahasiswa asing sebagai konsekuensi dari globalisasi dan kampus bersakala dunia. Mahasiswa asing di ITB kebanyakan berasal dari Malaysia dan Afrika. Mahasiswa Malaysia di Indonesia biasanya mengincar Fakultas Farmasi dan Kedokteran. Di ITB, fakultas yang banyak menerima mahasiswa asing adalah Sekolah Farmasi, ada kelas internasionalnya di sana. Berapa SPP mahasiswa asing di ITB? Dari mahasiswa saya yang berasal dari Myanmar, saya dapat informasi dia membayar $4000 untuk kuliah di ITB (per semester atau per tahun itu ya?). Mahasiswa asal Malaysia yang banyak kuliah di ITB adalah dari keturunan India. Kita bisa mengenali mereka dari warna kulitnya (hitam) dan bintik merah di atas dahinya yang menandakan mereka orang Hindu. Mahasiswa Malaysia banyak kuliah di ITB salah satunya karena ada penerbangan langsung Kuala Lumpur – Bandung dengan pesawat Air Asia sebanyak 3 kali sehari, jadi mereka begitu mudah untuk pulang pergi Bandung – Kuala Lumpur kapan saja. Pada acara wisuda kemarin, saya sempat memotret seorang wisudawan Malaysia keturunan India yang datang dengan keluarga besarnya dari KL.

4. Meskipun wisuda pada Hari Jumat, dan Hari Jumat sering dianggap adalah hari yang pendek, namun tidak menghalangi Himpunan Mahasiswa untuk mengadakan acara penyambutan dan arak-arakan wisudawan. Arak-arakan dilakukan sesudah shalat Jumat. Tampak mahasiswa Teknik Planologi sedang bersiap menyambut para wisudawan Planologi.

Pos ini dipublikasikan di Seputar ITB. Tandai permalink.

7 Balasan ke Yang Tersisa dari Wisuda ITB Juli 2010

  1. Felicia berkata:

    Foto mahasiswa India yang di atas itu adik-adik kelas saya, angkatan 2006, Pak…hehe…
    Yang kuliah dari Malaysia bukan cuma yang keturunan India saja loh, ada juga yang Melayu dan China. Tapi memang yang keturunan India lebih mencolok, mungkin karena lebih terlihat beda, dibandingkan yang lainnya😀
    Anyway, selamat ya Pak🙂

    • rinaldimunir berkata:

      Terima kasih atas ucapan selamatnya. Kalau mahasiswa Melayu-Malaysia sangat susah dibedakan dengan orang kita, kecuali kalau mereka berbicara. Yang saya sering lihat wara-wiri dan bicara dengan bahasa Urdu adalah yang dari keturunan India itu.

  2. ceuceu berkata:

    Bang Rrrrrr…….. Selamat ya….
    Wilujeng…………………………..

  3. adit38 berkata:

    Selamat ya…., kangen ama itb jadinya..

  4. Tira berkata:

    Apapun bentuknya, ‘ceremony’ adalah hal wajib di Indonesia….

  5. Ganjar berkata:

    best moment kayanya Pak…
    selamat semuannya .. ^_^

  6. Ginar berkata:

    wah Pak, saya terharu juga pas baca yg tentang Ginan.. Makasih ceritanya Pak..
    Oh iya, selamat wisuda Pak, semoga berkah gelar Doktornya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s