Tiga Seniman Sunda Telah Dipanggil Tuhan Dalam Waktu Tiga Bulan Ini


Tadi pagi saya cukup kaget ketika penyiar berita di TV mengabarkan seniman Sunda yang terkenal bernama Kang Ibing alias si Kabayan telah meninggal dunia. Meskipun saya bukan orang Sunda, namun saya menyukai tokoh Kabayan nyang diperankan oleh Kang Ibing. Sejak saya SD saya sudah kenal tokoh cerita ini, karena waktu itu — di zaman orba — hanya ada TVRI dan kesenian yang sering ditampilkan TVRI kalau bukan Jawa, Bali, ya Sunda, seolah-olah Indonesia itu hanya Jawa dan Bali saja. Kesenian daerah lain bukan primadoan Pemerintah kala itu.

Kabayan adalah karakter orang Sunda yang lugu tetapi cerdas. Selain Kabayan juga ada tokoh Nyi Iteung yang geulis yang menjadi idola si Kabayan. Penampilan khas Kabayan adalah memakai kopiah, baju pangsi, dan sarung yang diselempangkan. Kang Ibing berhasil memerankan karakter si Kabayan itu. Tokoh Kabayan sudah identik dengan Kang Ibing, sudah mendarah daging gitu bagi dirinya.

Ini berarti dalam beberapa bulan ini tiga seniman besar Sunda sudah berpulang. Dua minggu lalu yang telah wafat adalah Mimi Rasinah si penari topeng dari Indramayu (Indramayu sunda bukan?), dan beberapa bulan lalu Abah Us Us yang terkenal dengan peniti besarnya. Tokoh seniman Sunda yang masih hidup adalah Aom Kusman.

Kang Ibing adalah seniman Sunda multitalenta. Selain bisa melawak, dia juga mempunyai kemampuan menyanyikan kawih Sunda, pencak silat, dan terakhir adalah sebagai pendakwah (dai). Selamat jalan Kang Ibing.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s