Seorang Pekerja Jatuh dari Atas

Kemarin pagi terjadi kehebohan di LabTek V, seorang pekerja bangunan jatuh dari atas loteng Lab RPL. Braaak! Badan dan kepalanya membentur lantai keramik yang keras. Untung dia masih hidup. Tidak ada luka, tetapi dia tidak bergerak. Sepertinya luka dalam. Dia dibawa ke rumah sakit. Tadi siang saya tanya kepada pegawai dapur, bagaimana kondisinya. Ternyata tulang rusuknya patah dan kepalanya retak. Sekarang dia masih diopname di rumah sakit.

Saya sedih merasa nelangsa. Terbayang nasib keluarganya, anak dan istrinya di rumah. Tentu dia tidak bisa bekerja lagi mencari nafkah. Sebagai kepala keluarga, dia adalah tiangnya. Di tangan dan ototnyalah tersimpan sumber penghidupan. Kalau dia tidak bekerja lagi, bagaimana kelangsungan hidup anak dan istrinya? Darimana biaya untuk makan, biaya sekolah, dan biaya lain-lain.

Di Jakarta sering kita dengar kasus kecelakaan kerja seperti ini. Ada pekerja cleaning service yang jatuh dari atas gondola ketika membersihkan kaca gedung pencakar langit. Dia tewas dengan mengenaskan dengan meninggalkan tangisan anak dan istrinya yang segera kehilangan pahlawan kelaurga. Ada juga pekerja bangunan yang jatuh atau tergencet besi. Dua hari yang lalu seorang pegawai cleaning service tewas karena tergencet lift.

Para pekerja yang tewas ketika sedang bekerja sesungguhnya tidaklah mati sia-sia. Insya Allah dia mati syahid karena sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Menjadi syuhada tidaklah harus berperang, mati ketika mencari nafkah pun adalah syuhada.

Meskipun demikian, keselamatan bekerja tetaplah harus menjadi perhatian. Di Indonesia, perlindungan terhadap keselamatan pekerja masih rendah. Sudahlah rendah, upah yang mereka terima pun juga rendah, tidak sebanding dengan perjuangan mereka yang dekat dengan maut. Namun apalah dikata, banyak juga orang yang melakoni pekerjaan yang mengundang maut itu karena tidak ada lagi pilihan lain. Hidup memang keras.

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku, Seputar ITB. Tandai permalink.

5 Balasan ke Seorang Pekerja Jatuh dari Atas

  1. dhimasln berkata:

    innalillahi,, baru tau saya pak
    moga ybs & keluarga diberi ketabahan menghadapi cobaan ini

  2. reiSHA berkata:

    sama, baru tau juga. moga cepat sembuh, amin…

  3. Brahmasta berkata:

    Wah semoga cepat sembuh.. Ada apa dengan loteng lab RPL?

  4. mayhand98 berkata:

    innalillahi wa innailaihi rojiun
    we sorry
    napa pd nggak sadar
    atau insuransi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s