Nasib TKI di Penjara Malaysia

Supaya ada keseimbangan berita antara orang Indonesia yang merasakan “hidup senang” di Malaysia (terutama bagi yang mendapat beasiswa di Malaysia) dengan para TKI yang merasa “hidup menderita” di sana, saya kutipkan sebuah berita dari koran ini. Ternyata perilaku polisi di Malaysia tidak selamanya baik. Para pembaca di Malaysia mungkin tidak tahu hal yang begini, karena tidak mungkin berita semacam ini muncul di media Malaysia.

TKI: Pemerintah Harus Protes Penghinaan Malaysia
Sabtu, 28 Agustus 2010, 11:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,TANJUNGPINANG–Ratusan TKI bermasalah yang diusir Pemerintah Malaysia melalui Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengharapkan pemerintah Indonesia melayangkan nota protes terhadap penghinaan yang dilakukan petugas Malaysia selama mereka di penjara.”Kami berharap pemerintah bertindak tegas, karena setiap hari bangsa kita dihina petugas penjara maupun polisi Malaysia selama kami ditahan,” kata salah seorang TKI bermasalah, Sahiradin (39), ketika sampai di pelabuhan internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Jumat malam.

Sahiradin yang berasal dari Nusa Tenggara Barat mengatakan, hinaan dan cacian setiap hari didengar oleh ratusan bahkan ribuan TKI bermasalah yang ditahan di penjara Malaysia.”Mereka menuduh bangsa Indonesia sebagai bangsa pencuri, padahal merekalah pencuri karena seluruh harta benda kami diambil saat di penjara. Bukan itu saja, kami dipukul dan ditelanjangi jika sedikit melawan,” ujarnya yang dipenjara selama satu bulan di penjara Keluang, Johor Bahru, Malaysia dengan satu kali hukuman “sebat” (cambuk) dengan rotan.

TKI bermasalah asal Aceh, Jumirin, mengatakan bendera Indonesia juga diinjak-injak petugas penjara Malaysia dengan mengeluarkan berbagai cacian.”Ini bendera Indonesia yang diinjak petugas penjara Malaysia,” ujarnya sambil menunjukkan replika bendera Merah Putih kecil yang dikeluarkan dari kantong celananya.

Jumirin menyatakan mendapat pukulan lima kali hanya gara-gara meminta obat karena sakit selama di penjara Kluang, Malaysia.”Saya hanya minta obat karena sakit, namun lima kali pukulan yang saya dapatkan,` katanya.

Riski (22), mengatakan warga Indonesia yang mencapai ribuan di penjara Malaysia tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi penyiksaan yang dilakukan petugas penjara.”Sedikit saja kami protes akan disiksa dengan cara dipukul dan dijemur di bawah terik matahari dengan baju dibuka,” ujarnya yang mendapat hukuman cambuk satu kali pada hari Kamis (19/8).

Riski menunjukkan bekas hukuman cambuk yang masih tampak basah di bagian pantatnya seukuran satu jari.Ratusan TKI yang diusir Malaysia serentak menjawab merasakan hukuman cambuk ketika ditanyakan apakah pernah dihukum cambuk atau tidak.”Semuanya pernah mengalami hukuman cambuk, jumlahnya tergantung keputusan “mahkamah” (pengadilan),” ujar TKI.

Ratusan TKI tersebut sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan meneriakkan kata-kata Merdeka dengan bersemangat.”Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib warganya yang disiksa dan dihina di penjara Malaysia,” harap Riski.

TKI yang diusir Malaysia Jumat malam terdiri dari laki-laki sebanyak 69 orang, perempuan sebanyak 68 orang dan anak-anak sebanyak 18 orang. Salah seorang laki-laki dewasa di antaranya diduga mengidap HIV/AIDS dan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Tanjungpinang untuk perawatan karena tidak bisa lagi berjalan.
Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant

Pos ini dipublikasikan di Titian Indonesia - Malaysia, Uncategorized. Tandai permalink.

6 Balasan ke Nasib TKI di Penjara Malaysia

  1. Aman berkata:

    Menurut saya mereka yang diusir pasti mempunyai kesalahan atau sebab2 yg menyebabkan mereka diusir. Saya rasa perlu TKI bermasalah itu menyatakan apakah kesalahan yang telah mereka lakukan sehingga dipenjarakan???

    Yang diusir pasti ada sebabnya… krn kenapa yang hampir 2juta lg itu tidak diusir???? pasti krn mereka adalah orang2 yang baik dan ikhlas.

  2. Hoi berkata:

    Hey… aman tolol…..di usir kan ga perlu dengan siksaan gitu kan..!! Liat tu negara barat.. hak2 hidup manusia sangat di hargai… emangnya anjing..dipukulin…..GANYANG MALINGSIA ..!!!

  3. Rileks berkata:

    Kepada encik Hoi,

    Cuba fikir, Negara mana yang ‘polis’nya 100% baik baik… siapa kata di barat ‘polisi ‘mereka menghargai pendatang, sedangkan yg kulit hitam pun dibelasah polis sampai lebam-lebam bila di tangkap.. adakah sebab sesetengah polisi, satu Negara Melayu harus berganyang?Ini belum kes mati dibunuh…Kalau berlaku pun harus disiasat siapa polisinya, enggak suma sama kan?

    Kalau mahu marahkan kerajaan Malaysia jangan bikin susah sama rakyatnya. Rakyatnya pun ada tidak suka sama kerajaannya..Sedara saya pun takut mahu melancung ke Medan sekarang.Lihat, siapa yang rugi?..

    Yang pasti pasti ada sesetengah pihak cuba membuat agendanya tersendiri…Walau apa pun saya tetap respect semangat nasionalisme kalian.Panggil lah kami apapun (Malingsia pun saya tidak faham maknanya)..Harap pandangan saya di terima.

  4. rosa berkata:

    Iya Pak, kalau menuliskan artikel mungkin harus dilihat dari dua sisi. Tidak hanya dari satu sisi negara saja. Kalau soal polisi mah di Indonesia semua orang juga tahu polisinya “parah”. Kita harus mendengar dari 2 sisi agar seimbang.

  5. WAYAN SUDARTA BALI berkata:

    ASSALAMU ALAIKUM
    mhn ijn ntp amanah
    ALHAMDULILLAH HIROBBIL ALAMIN
    atas RAHMAT SERTA HIDAYAH RIDHO DARI ALLAH SWT.berbekal ILMU KEWALIAN KAROMAH,KESAKTIAN SEJATI,serta izin dari para guru/leluhur dengan melakukan tapa brata,beliau hadir untuk
    membantu anda yg sa’at ini punya MASALAH HUTANG BESAR, BUTUH MODAL BESAR, INGIN MERUBAH NASIB,
    BANGKRUT USAHA,DI CACI MAKI,DI HINA,MENYENGSARAKAN/MENZHOLIMI ANDA ,JANGAN PUTUS ASA,KINI SAATNYA ANDA BANGKIT DARI KETERPURUKAN, RENTANGKAN SAYAPMU,RAIH DUNIAMU,GAPAI IMPIANMU,KEJAR CITA2MU,AGAR ORANG LAIN TIDAK LAGI MENGHINAMU,
    BELIAU SIAP MEMBANTU ANDA DENGAN…
    -JUAL MUSUH
    -NIKAH JIN
    -DANA GOIB
    -UANG BALIK
    -UANG MATENG
    -MEGGNDKAN UANG
    -GENDAM PENAKLUK
    -PENGASIHAN
    -PELET HITAM
    -PELET PUTIH
    -SANTET MATI
    -ANGKA/SIO JITU
    di jamin 100% berhasil & sukses
    hubungi beliau :
    KH SA’ID ABDULLAH WAHID
    (AHLI ILMU GO’IB)

    HP: 082334608008

    D/A : BATU AMPAR-GULUK GULUK –
    SUMENEP – MADURA
    JAWA TIMUR
    proses cepat bertanggung jawab
    ANDA SOPAN BELIAU SEGAN
    TERIMA KASIH WASSALAM

  6. by kuli bangunan berkata:

    kesalahan pendatang ilegal, biasanya kena hukuman 2 bulan. tapi yang paling parah di dalam penjara di siksa. saya pernah di siksa juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s