Menggunakan Laptop Saat Seminar, Sidang, Rapat, Kuliah, dll

Saya seringkali agak jengkel dengan orang yang asik berlaptop ria saat seminar atau sidang tugas akhir. Ketika dosen penguji serius bertanya, dosen pembimbingnya malah asik mengerjakan pekerjaan lain dengan menggunakan laptopnya. Bukannya mencatat perbaikan atau pertanyaan dosen penguji, tetapi malah asyik browsing internet, mengetik laporan, agtau malah coding. Duh, sebel deh, pantesan saja laporan TA mahasiswanya amburadul, nggak diperiksa atau dibaca sih., he..he

Begitu pula saat rapat, beberapa orang terlihat asyik menggunakan laptopnya. Saya tahu mereka tidak mencatat poin-poin rapat dengan komputer laptopnya itu, tetapi malah asyik membaca berita gosip, berita politik, main games, dan chatting. Mungkin pembicaraan dalam rapat itu kurang menarik atau membosankan, makanya ia mengisi kebosanan dengan menggunakan laptopnya.

Di dalam kelas, saya melarang mahasiswa mengoperasikan komputer laptop saat kuliah. Hampir setiap mahasiswa memiliki komputer laptop di dalam tas ranselnya. Kita tidak tahu mereka mengerjakan apa dengan laptopnya itu ketika kuliah berlangsung. Kalau mencari bahan kuliah di internet terkait materi yang sedang diterangkan sih tidak masalah, tetapi mahasiswa malah asyik bermain games, berfesbuk ria, atau nge-twit.

Menggunakan komputer laptop saat-saat momen serius seperti di atas tetap saja kurang etis. Ada kesan kurang menghargai orang yang sedang berbicara. Jadi, matikanlah komputer laptopmu dan dengarkan orang yang sedang berbicara di depan.

Di sisi lain, penggunaan laptop pada saat momen serius tersebut mengindiikasikan bahwa orang yang sedang berbicara tidak menarik dalam membawakan presentasinya. Presentasi atau isi ceramah yang monoton, menjemukan, mengulang-ulang, membuat orang yang mendengarkan bosan, makanya mereka lebih senang mengoperasikan laptopnya daripada mendengarkan. Pembicara harus membuat presentasi yang menarik sehingga membuat orang yang melihat dan mendengar menyimak dengan sungguh-sungguh, terpesona, tersenyum, dan tertawa. Pulang membawa kesan. Tidak mudah ya berbicara di depan banyak orang, apalagi membuat presentasi yang menarik.

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

13 Balasan ke Menggunakan Laptop Saat Seminar, Sidang, Rapat, Kuliah, dll

  1. ady wicaksono berkata:

    Wah mahasiswa/i skrg kaya2 yah, punya laptop semua😀

  2. tas laptop berkata:

    teknologi makin canggih dan semakin mudah dijangkau, tapi terkadang penggunaannya yang tidak tepat…

  3. arifrahmat berkata:

    Di beberapa kesempatan forum bisnis atau seminar MarkPlus, saya sering (sendiri) buka laptop. Maksudnya memang ingin mencatat beberapa hal penting, menggunakan OneNote atau Notepad. Membuka laptop untuk notulensi kadang menjadi solusi, karena di ransel tidak ada bolpen dan kertas🙂

    Sebagai alternatif, sekarang di ponsel kan juga sudah ada office application, tapi keypad ponsel yang kecil tetap saja tidak bisa digunakan untuk mengetik secepat di laptop.

    @Ady Wicaksono: Sekarang anak SD dan SMP aja udah punya netbook, tidak berarti bahwa orangtuanya kaya lho. Orang tua akan memampukan diri sambil berharap bahwa anaknya akan lebih pandai dengan netbook itu. CMIIW.

  4. addie berkata:

    Skr mahasiswa seperti wajib punya laptop

  5. andriyan berkata:

    peluang bisnis baru pak, menyewakan laptop khusus saat rapat he…3x

  6. bayu berkata:

    dosen penguji coding?? sounds familiar.. 🙂

  7. Kang Jodhi berkata:

    wow!

    — tidak punya laptop, kecuali yang dipinjamkan kantor —

  8. ray rizaldy berkata:

    wah, daku kira mahasiswa, ternyata malah dosen saat sidang juga Pak.

    like father like son
    like teacher like student🙂

  9. cape berkata:

    saya juga kesel waktu itu ada anak IF (maaf ya disebut,mumpung ini di blog dosennya,biar pak rinaldhi sentil dikit mahasiswanya,hehe) yg kuliah di TI,kuliah “organisasi dan manajemen perusahaan industri”.oknum tersebut dengan enaknya maen games di laptopnya (saya taksir sih DoTA) saat dosen sedang menerangkan materi kuliah.
    memang sih kuliahnya sedikit membosankan,tapi ya ngga ada salahnya kan kita menghargai dosen itu.kasian liat dosennya,udah tua,mukanya lelah gitu,masih ngajar,eh malah ngga diperhatiin.
    ya saya cuma mau ngajak temen2 di ITB supaya ngga seenaknya buka laptop (apalagi ngegame nih) waktu kuliah,kecuali emang disuruh buka laptop oleh dosennya.mari kita hargai dosen kita,sip?

  10. cape berkata:

    sama2 pak,hanya menyampaikan unek2.

  11. Affan berkata:

    Saya usul pak, kalau dosennya lihat mahasiswa nya ngegame di kelas, dikasih pop quiz aja pak, atau buat ujian lisan, pasti berhenti🙂

  12. Ibrahim F Burhan berkata:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s