Kecelakaan Kereta Api dan Sekotak Permen Coklat

Barusan saya membaca tulisan di blog mahasiswa saya tentang pengalaman hidupnya dan kaitannya dengan ungkapan Forrest Gump dalam film bejudul sama yang berbunyi: life is like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get!. Saya terkesan dengan tulisannya itu. Ungkapan Forrest Gump tersebut sepertinya juga cocok dengan pengalaman beberapa penumpang yang selamat maupun yang menemui ajal dari kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama di Pemalang dua hari yang lalu yang menewaskan hampir 40 orang.

“Andaikan saya tidak bertukar kursi dengan bapak itu, mungkin saya juga sudah tiada”, kata Suharman seperti dikutip dalam berita ini. Dia bertukar kursi dengan seorang bapak agar bisa satu kursi dengan anaknya. Si Bapak itu mau mengalah bertukar tempat. Namun nyatanya justru bapak yang baik itu yang tewas terjepit besi baja gerbong, sementara Suharman dan anaknya selamat. Mungkin semua ini sudah diatur oleh Allah Yang Maha Kuasa, mungkin juga dia dan anaknya belum ditakdirkan mati.

Siapa pula yang bisa menduga kalau penundaan keberangkatan ternyata berujung pada ajal. Ismail Anwar sebenarnya akan berangkat naik kereta hari Kamis, namun ia menundanya menjadi hari Jumat karena anaknya berulang tahun. Andaikan dia berangkat pada hari Kamis mungkin dia akan terhindar dari musibah yang merngerikan itu. Tapi itulah, manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan jua yang memutuskan.

Siapa yang tahu semua rahasia kehidupan? Hanya Allah yang tahu hidup dan mati. Hidup memang misteri, kita tidak tahu apa yang akan kita jalani di masa yang akan datang. Seperti ungkapan Forrest Gump itu, hidup seperti sekotak permen coklat, kita tidak pernah tahu permen apa yang terambil.

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kecelakaan Kereta Api dan Sekotak Permen Coklat

  1. tifa berkata:

    SUBHANALLAH

  2. Ali berkata:

    Ya, Allah memang selalu memiliki rahasia yang tak pernah kita duga-duga sebelumnya. Bukan kebetulan bisa begitu, tapi ada yang Allah rencanakan di situ.

  3. Agung berkata:

    Kita berdoa (maunya) semoga dapat permen-permen yang manis saja ya, Pak. Hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s