Dari Jakarta ke Jalan Jakarta

Setiap hari dalam perjalanan dari rumah ke kantor (ITB) saya selalu melewati Jalan Jakarta. Bagi warga Antapani di Bandung Timur, inilah jalan satu-satunya keluar dari kompleks perumahan yang luas itu menuju pusat kota. Jalan ini sudah akrab bagi warga Antapani dan tetangganya, Arcamanik. Susana Pagi hari pastilah macet, cet, cet, karena ribuan kendaraan berlomba melewati jalan ini menuju tempat kerja di pusat kota. Ada apa di Jalan Jakarta? O, di jalan ini ada sebuah penjara peninggalan Belanda bernama Rumah Tahanan Kebonwaru. Ini adalah rumah tahanan sementara — titipan dari Kejaksaan — bagi orang yang terlibat masalah hukum menunggu untuk diadili.

Rumah tahanan itu sekarang menjadi heboh dan menjadi pusat perhatian karena di sanalah Ariel yang terlibat dalam kasus video mesum itu mendekam. Kasus Ariel memulai babak baru setelah tadinya dia diperkirakan akan bebas karena kejaksaan mengembalikan berkas perkara karena lokasi “kejadian” belum berhasil ditemukan oleh polisi. Para penggemarnya sudah menunggu di luar rumah tahanan di Jakarta untuk merayakan kebebasan idola mereka. Tetapi mereka harus kecewa karena beberapa jam sebelum batas waktu penahanan habis, ternyata kejaksaan menerima berkas perkara setelah polisi mendapat informasi bahwa lokasi “kejadian” sudah diketahui, yaitu di Bandung.

Andaikan saja Ariel bisa bebas beberapa hari yang lalu, ini adalah preseden yang buruk, sebab para pelaku pornografi lainnya bisa saja bebas demi hukum karena polisi sulit membuktikan kasus ini. Orang berzina memang sulit dicari bukti-buktinya, apalagi dalam Hukum Islam tuduhan berzina itu sangat berat, sebab perlu 4 orang saksi untuk membuktikannya. Lha gimana, mereka melakukannya di tempat tertutup tanpa diketahui oleh orang lain. Tapi untuk kasus Ariel hal ini sudah sangat jelas, karena video perbuatannya tersebar luas di seluruh dunia, dan saksinya adalah orang-orang yang melihat video itu. Meskipun Ariel hingga saat ini tetap membantah dia adalah pelaku dalam video itu, tetapi bantahan itu menjadi sumbang setelah Cut Tari akhirnya mengakui bahwa dia adalah perempuan di dalam video itu dan lelaki itu adalah Ariel. Meskipun Ariel berkali-kali membantah, tetapi publik sudah terlanjur yakin bahwa memang dialah pelaku di dalam video itu.

Setiap hari saya melewati Rutan Kebonwaru di Jalan Jakarta. Jadi, sebenarnya Ariel tidak pindah tahanan, dia masih tetap di Jakarta, bedanya sebelumnya di kota Jakarta sekarang di Jalan Jakarta.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s