Angkot di Kota Padang: Berisik!!!

Pengalaman saya naik angkot dan bis kota di kota Padang meninggalkan kesan yang aneh. Ini naik angkot atau masuk diskotik sih? Hampir semua angkot di kota Padang dilengkapi dengan sound system subwoofer yang besar. Tidak cukup satu, tapi tiga atau empat buah, depan dan belakang.

Ingin tahu musik apa yang diputar di dalam angkot/bis kota? Musik yang diputar di dalam angkot bukan musik ringan, tetapi musik bergenre hard core, seperti musik metal, punk, rock, dan sebagainya. Pokoknya jenis musik ribut yang berdentam-dentam memekakkan telinga.

Kenapa para supir atau pemilik angkot memasang perangkat diskotik dan memutar musik cadas yang memekakkan telinga itu? Tidak lain karena persaingan sesama angkot. Jumlah angkot di Padang seperti di kota Bandung, sudah overdosis. Setiap supir bersaing merebut penumpang dengan menyediakan layanan musik. Rupanya mereka berpikir penumpang angkot itu kebanyakan anak muda seperti pelajar dan mahasiswa. Mereka berpikir selera anak muda itu adalah musik hingar bingar itu. Jadi, mereka sengaja memutar musik itu keras-keras sehingga terdengar sampai keluar angkot.

Kata para supir, para pelajar dan mahasiswa itu piliih-pilih angkot, jika tidak ada musik, mereka tidak mau naik. Kalau musiknya bukan musik cadas, mereka ogah. Oleh karena itu, para supir dan pemilik angkot berlomba-lomba mendandani mobil mereka dengan asesori yang meriah dan sound system yang besar-besar. Jika kita minta kepada pak supir untuk mematikan musik atau minta dikurangi volumenya, mungkin supir itu marah atau jengkel.


(foto yang ini diambil dari sini)

Benarkah demikian? Benarkah semua penumpang angkot dan bis kota di Padang menginginkan musik hingar bingar itu? Apa betul orang memilih angkot berdasarkan musik? Belum pernah saya dengar ada penelitian soal ini. Supir angkot mungkin lupa, penumpang angkot tidak hanya pelajar dan mahasiswa, tetapi juga ibu-ibu, amai-amai, bapak-bapak, dan orang tua. Mereka tentu bukan penyuka musik bergenre hard core, pun mereka belum tentu suka musik. Juga, tidak semua pelajar dan mahasiswa itu senang dengan musik berisik. Selera orang tidak bisa dipukul rata sama, tetapi supir angkot menyimpulkan semuanya sama. Maka, terjadilah fenomena diskotik berjalan di kota Padang. Padahal, menurut saya orang naik angkot karena alasan transportasi, bukan karena ingin mendengarkan musik.

Di Indonesia, kota yang angkotnya full music seperti itu mungkin hanya ada dua, di Padang dan di Kupang (NTT). Kedua kota ini ini bersuhu panas terik pada siang hari, maka musik hard core seakan menemukan tempatnya di sini.

Memasang musik hingar bingar di dalam angkot berdampak buruk. Penjahat memanfaatkan kondisi berisik ini. Jika ada kejahatan di dalam angkot atau bis kota seperti copet atau jambret, teriakan korban mungkin tidak terdengar oleh supir atau penumpang lain, dkalahkan oleh suara musik yang memekakkan telinga. Penjahat semakin merajelela. Entah sampai kapan para supir angkot itu kapok memutar musik berisik.

Lain halnya kalau yang diputar musik lembut, tentu kondisinya akan lebih baik. Atau, diputar siaran berita dari radio Elshinta atau radio lainnya (dengan volume sedang), seperti yang dilakukan para supir bis Damri di Jakarta, tentu lebih bermanfaat dan informatif buat penumpang.

Pos ini dipublikasikan di Cerita Ranah Minang. Tandai permalink.

19 Balasan ke Angkot di Kota Padang: Berisik!!!

  1. aespe berkata:

    eh jangan salah, bandar lampung juga pak, 2 taun kerja disana, ampun deh…

  2. berakkuda berkata:

    pekanbaru juga gitu pak😀

  3. strikersystem berkata:

    saya mahasiswa, tapi saya justru lebih suka lagu tahun 70an pak😀

  4. Kang Jodhi berkata:

    misteri yang belum terpecahkan, kenapa musiknya rata-rata house music? apakah sopir dan kenek angkot di padang anak dugem semua?

  5. idam herlambang berkata:

    Saya rasa….. mungkin ini untuk menarik anak2 sekolah yang suka musik heboh begitu, agar si supir & keneknya dibilang modern x yaa…tapi mbok ya jgn terlalu berlebihan bgtu donk, penumpangkan bukan anak sekolalahan atw anak muda semua yang buat gx nyaman para penumpang yg tuir2….tuul gx……..???

  6. Oza berkata:

    Di Pekanbaru saja sekarang sudah di tertibkan.dan gak ada lagi itu yang namanya musik2 keras2…
    itu karena masyarakat yang asli pekanbaru yang tertib lingkungan dan berpendidikan tinggi.
    dan menjunjung tinggi keamanan,kenyamanan,dan ketertiban. seharusnya kita belajar banyak dari masyarakat asli pekanbaru.

  7. reza berkata:

    apanya yang ditertibkan…angkot dipekan baru nggak jauh beda dengan suasana didalam angkot padang…mungkin kamu naiknya mungkin pada malam hari,itu saya yakin ditertibkan.coba klou siang bisingnya suara musik diangkot bikin gendang telinga penompang pecah…

  8. angkot jaman sekarang makin eksentrik ya
    hahahahhhaha

  9. lesjaw berkata:

    UNIK.. satu kata..ya unik..

    ente jg jangan pukul sama rata semua orang setipe ama ente.. dah terbukti angkot yg modis dan bermusik laku di Padang.. ga percaya? tanya sama supir angkotnya atau juragan angkotnya.. di Padang setoran mobil angkot yg modif pasti lebih mahal..banyak blogger yg ngulas ini kok..

    untuk ente yg ga demen angkot seperti itu ada kok pilihannya.. ga semua angkot padang di modif ada jg yg standar, tinggal pilih toh.. amai2, bapak2, ibu2 dan orangtua jg bisa milih toh..

    Dengan uniknya ini harusnya pemkot padang bisa membuat suatu event pariwisata, ciri khas daerah atau apalah namanya.. karena memang unik..

    btw saya bukan supir angkot atau juragan angkot, saya orang padang yg lahir dan besar di Jakarta, saat sekolah di Padang dulu saya terkesan dengan angkot dan bus nya, sekarang tinggal di padang, dan juga masih terkesan.. rasanya di Kota lain angkotnya belum se”kompak” kota Padang modifikasinya..

    • sibudykecil berkata:

      betul angkot padang dan bus dulu nya… gak ada lawan nya..di daerah mana pun. dan bus atau angkot itu melaju dengan kecepatan tinggi.. s’olah2 waktu benar2 uang…

  10. ia benar… klo memang ga mau naik angkot ato bis kota yg berisik, ada kok pilihannya buat emak2 ato org tua… warga padang jg sudah mengerti kok, mana yg biasa di naiki pelajar n mana yg biasa di naiki org2 tua..

    ini adalah ciri khas.. bukan mksdnya kita tidak tertib lingkungan ato apalah, selama ini setau saya.. kita sebagai warga padang nyaman2 aja tuh.. karna kita semua udah biasa..

  11. urang padang berkata:

    itu tandanya sopir angkot padang juga punya kreatifitas,walau agak berlebihan…
    dari padada sopir angkot di padang ikuttin gaya sopir di jakarta yang suka perkosa anak gadis gimana.???kalau gak suka musik keras gak usah naik angkot yang ada sound sistem nya..

  12. Rival berkata:

    WAH GA KALAH JGA TUH PAK AMA DI kENDARI………

  13. Ruly berkata:

    JIAHHHH,,,,,die pada berantem deh, ngebanggain kotanya masing,,,,untung gw dijakarta jd ga tau deh angkot2 disana,,,,,klo menurut gw seh dibawa ASIK aja deh,gondok hati lo jg ga bkin tuh ciri khas angkot ilang,,,,klo kata orang jawa mah “LEGOWO” ajaaaaa,,,,,oke mas brooooo

  14. orang padang berkata:

    jujur, saya kurang suka dengan angkot dan bus kota dengan sound system yang begitu besar, alasannya yaitu :
    1. susah nyuruh sopir berhenti jika telah sampai di tempat tujuan, terkadang pukul kaca jendela nya baru kedengaran.
    2. sudah cuacanya panas ditambah pula dengan suara berisik, semakin panas suasananya
    3. ketika ada orang menelepon diangkot, suara orang itu harus menyeimbangi dengan suara sound system agar suaranya bisa didengar lewat telpon.
    4. sangat tidak nyaman.
    5. tingkat kriminalitasnya lebih tinggi

    jika itu memang ciri khas suatu angkot dan bus kota, apakah tidak bisa diganti dengan ciri khas yang lebih baik, yang membuat semua orang nyaman untuk naik kendaraan umum tersebut. saya yakin musik berisik itu berdampak buruk bagi yang mendengarnya terutama bagi pelajar yang masih labil seperti anak smp dan sma, lihatlah gaya mereka berpakaian sekolah, mereka rata-rata meniru anak dengan genre musik berisik, rambut yang panjang tidak karuan, celana pensil yang ketatnya keterlaluan, kemudian sura berisik itu lambat laun akan merusak pendengaran.

    saya yakin, jika ciri khas tersebut diperbaiki ke arah yang lebih baik, orang yang menaikinya akan nyaman, tiru saja kendaraan umum inggris, amerika, yang lebih elegan, ber-AC, asap mobilnya tidak mengepul-ngepul. ini tentu akan mempengaruhi jiwa anak muda untuk lebih baik…

    tidak perlu mengikuti keinginan penumpang, buat saja sesuatu yang beda yang membuat orang lebih nyaman, itu akan membuat penumpang banyak yang naik.
    “mereka lebih membutuhkan angkot, dibandingkan angkot membutuhkan mereka”

  15. urang tungguaitam urang padang asli tau mah berkata:

    ah itu cuma alasan kalian doang,,,
    kalian pada sok baik dan coment g jelas….
    tujuan pertama udah jelas cuma gara2 ekonomi dan mendapatkan setoran yg bnyak….
    kalo g gara2 duit mereka g bakal bikin suasana begitu

    kalian pikir coment gini mereka pada dengerin kalian?
    g tuh…
    kalian pikir sopir2 itu dengarin kalian?
    g tuh…
    kalian pikir mereka bakal pahamin kalian?
    g tuh…
    tambolok se kalian indak nyo
    yg lah ado tu tarimo selah
    karajo urang tu mah
    kalian untuang ndak sopir angkot cubo lah kalian jadi supir angkot
    cuek se kalian mah…..
    santai selah brek…………..

  16. sugabmc berkata:

    para penumpang angkot kalau ndak sesuai musiknya indak naik

  17. Ping balik: Diskotik Modern di dalam Angkot Kota Padang | Catatanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s