“Karupuak Jariang” (Emping Jengkol), Si Penambah Selera Makan

Saya bukan penggemar jengkol, sejenis sayuran yang mendatangkan bau khas di mulut dan di toilet. Namun kalau emping jengkol, waaahhh… suka banget. Emping jengkol atau bahasa Minangnya karupuak jariang adalah sejenis kerupuk emping yang terbuat dari jengkol. Rasanya sepat-sepat seperti emping melinjo. Karupuak jariang ini lebih enak jika ditambahi samba lado (cabe merah), maka selera makan dijamin bakal hemmmm….. Saya bisa batambauh (nambah) makan jika pakai karupuak jariang ini.

Karupuak jariang sudah menjadi makanan biasa di Padang, tetapi jarang ada yang menjualnya di Bandung. Eh, sebuah rumah makan kaki lima di depan Unpad sering menyediakan menu ini, sepertinya didatangkan langsung dari Padang. Langsung saya beli saja, trus di rumah dimakan dengan nasi plus samba lado kapau, lebih heboh lagi pakai lalap ketimun atau daun singkong. Waah, wah, mantaps. Makan pakai itu saja sudah enak

Tulisan ini dipublikasikan di Makanan enak. Tandai permalink.

7 Balasan ke “Karupuak Jariang” (Emping Jengkol), Si Penambah Selera Makan

  1. rgxa2 berkata:

    wah,mantap nih pak.saya juga suka karupuak jariang.tapi kalo buang air langsung bau WCnya,baunya kuat sekali,hehe

  2. hchoirihendra berkata:

    Wah, baru tau ada emping yang dibuat dari jengkol.. jadi ngiler.. =P
    Kalo di Jawa kenapa jarang ada yang jual Pak, cara membuatnya susah kah?

  3. iko karupuak nan paliang lamak mah… :D :D

  4. richie berkata:

    kalo di Curup, Bengkulu, orang jawa yang berbaur dengan orang Padang & orang asli sini pun sering membuat kerupuk jariang. saya juga sering pesan sama Ibu saya yang jawa untuk membuat kerupuk jariang. rasanya ngangenin. hehe, :D

  5. Ping-balik: Karupuak Jariang | DPP- IKPS

  6. hendra berkata:

    wow….., lebih mantabs kalo yang lebih tipis dan lebih lebar hasilnya = renyah, sepat, pedas, keringetan, hu hahhhh……, ntar kalo ada panggilan alam ke toilet umum aja, haha cukasekali.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s