Pesta Minuman Anggur, Raja dan Rakyatnya.

Kiriman H. Suheimi di milis Rantau.Net:

Suatu ketika …Seorang raja yang negerinya kaya dengan anggur mengundang seluruh rakyatnya untuk datang menghadiri pesta rakyat dia aula kerajaan. Ia pun memerintahkan kepada setiap yang datang agar membawa sebotol anggur untuk diminum bersama pada saat pesta kelak. Tentu saja Rakyat menyambut gembira ide dari Raja tersebut.

Hingga pada saat yang ditunggu-tunggupun datang, kerajaan sudah dihiasi dengan berbagai macam ornament, masakan-masakan lezat sudah disajikan oleh koki-koki istana kerajaan. Rakyatpun berbondong-bondong datang ke aula istana dengan membawa sebotol minuman anggur hasil panen. Lalu… di pintu masuk aula terdapat wadah besar untuk meletakkan minuman anggur, setiap rakyat yang datang langsung menuangkan minumannya di wadah tersebut.

Pesta rakyat pun dimulai, acara pertama dibuka oleh sang Raja dengan memberikan kata sambutan dan diakhiri dengan minum anggur yang dibawa oleh rakyatnya.

“Rakyatku…. Minuman anggur yang kalian bawa ini adalah sebagai bukti kekompakan kita dan bersatunya rakyat negeri ini. Mari kita minum bersama-sama!”

Lalu sang Raja mengambil satu gelas minuman anggur dari wadah tersebut, beliau mengangkat gelasnya sebagai tanda penghormatan untuk rakyat nya dan mulai meneguk minuman tersebut. Betapa terkejutnya sang Raja karena minuman yang dia minum tidak berasa anggur. Wajahnya yang semula gembira ria berubah masam menunjukkan kekecewaan terhadap rakyatnya.

Ternyata setelah ditelusuri para tamu undangan ada yang berpikiran apabila dia membawa sebotol air tawar atau teh toh nanti tidak masalah karena akan dicampurkan dengan ribuan botol anggur. Tetapi… sayang sekali tidak hanya satu dua orang yang berpikiran sama tetapi ada ribuan orang. Sehingga minuman yang akan diminum bersama bukanlah minuman anggur tetapi jauh dari harapan.

Moral dari cerita ini:

Cerita ini adalah gambaran dari keseharian kita. Ya.. misalnya saja ketika ada janji rapat di kantor apabila setiap orang berpikiran kalo kedatangannya tidak berarti apa-apa karena ada banyak orang yang akan dating. Bagaimana halnya kalo setiap roang berpikiran seperti itu? Bisa juga dikaitkan dengan masalah keterlambatan apabila setiap orang berpikiran toh cuma dia saja yang ijin terlambat acara bisa berjalan dengan baik. Tapi bagaimana jadinya kalo semua orang berpikiran sama? Karena itu mari kita mulai dari diri kita sendiri… komitmen dan disiplin adalah segalanya dan mari kita bayangkan jika semua orang juga melakukan hal yang sama..

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

3 Balasan ke Pesta Minuman Anggur, Raja dan Rakyatnya.

  1. Asop berkata:

    Pola pikir yang sudah meng-indonesia. Ehem… benarkah?

  2. dewita berkata:

    cerita yang bagus gan…

  3. Fajar Reza berkata:

    Mirip dengan ini, Pak:
    en.wikipedia.org/wiki/Bystander_effect

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s