Berkunjung ke Banda Aceh (3): Masjid Raya Baiturrahman yang Mempesona

Tidak lengkap ke kota Banda Aceh jika belum mengunjungi Masjid raya Baiturrahman. Inilah masjid yang menjadi kebangaan orang Aceh, yang menjadi landmark dan ikon kota Banda Aceh. Inilah masjid yang bersejarah karena masjid ini sudah beberapa kali dibakar oleh Belanda, sebab masjid raya menjadi simbol perjuangan orang Aceh melawan penjajah Belanda. Masjid Baiturrahman juga menjadi saksi sejarah peristiwa tsunami Desember 2004, sebab pada persitiwa itu masjid tetap kokoh berdiri meskipun dihantam gelombang tsunami.

Sudah lama saya memendam keinginan shalat di masjid Baiturrahman. Hari ini impian saya untuk shalat di masjid itu terwujud sudah. Dengan perasaan hati bergetar bercampur keharuan karena memang saya sudah rindu berkunjung ke masjid tersebut, saya berjalan kaki dari hotel tempat menginap mendekati masjid Baiturrahman.

Dari kejauhan tampaklah menara dan kubah masjid:

Menara masjid yang tinggi menyambut kedatangan saya di pintu gerbang, seolah-olah mengucapkan selamat datang kepada saya yang merindukan shalat di masjid itu:

Saya terus berjalan memasuki halaman masjid. Gapura masjid menyambut kehadiran saya dengan ramah:

Dan, inilah dia, Masjid Baiturrahman yang sangat mempesona. Arsitektur masjid merupakan paduan gaya Persia, Arab, dan India. Orang Aceh dan budayanya memang merupakan perpaduan ketiga bangsa tersebut.

Saya berjalan memasuki masjid, melihat-lihat ruangan masjid yang penuh dengan tiang-tiang lengkung khas Timur-tengah. Arsitektur interior masjid tak kalah mempesona dengan eksteriornya. Pantaslah jika masjid raya Baiturrahman merupakan salah satu masjid terindah di Asia Tenggara.

Ini bagian mihrab masjid, saya berfoto di sini:

Saya bertanya di mana tempat wudlu. Ternyata tempat wudhu jauh di halaman masjid. Biasanya tempat wudhu berada di samping masjid atau di belakang, tetapi di Masjid Baiturrahman kita harus berjalan kira-kira 25 meter ke samping taman. Tempat wudlu itu terletak agak ke pinggir jalan raya, sedangkan toiletnya berada dekat trotoar jalan.

Halaman masjid yang luas ditata menjadi taman yang asri dan indah:

Pada kejadian tsunami, halaman ini penuh dengan sampah material bangunan rumah, mobil, pohon-pohon, dan mayat-mayat manusia. Ketika terjadi tsunami air laut tidak masuk ke dalam masjid, tetapi hanya sampai anak tangga paling atas saja. Anehnya aliran air sangat tenang melewati halaman masjid, begitu penuturan saksi mata (tukang potret keliling yang mangkal di halaman masjid). Yang lebih aneh adalah jika di dalam areal masjid aliran air laut begitu tenang, tetapi di jalan raya di samping masjid aliran air laut lebih tinggi dan sangat deras menghanyutkan apa saja. Sulit untuk dipercaya dengan logika, tetapi mungkin itulah mukjizat Allah SWT menyelamatkan Rumah-Nya. Makanya masjid ini merupakan masjid yang “keramat” bagi orang Aceh.


(foto di atas diambil dari sini)

Selesai shalat dhuha dua rakaat, saya memotret masjid dari arah yang berbeda. Majid Baiturrahman sangat anggun dan sangat menggoda untuk terus difoto. Berikut beberapa foto keindahan masjid yang saya jepret:

Berat hati untuk meninggalkan masjid raya, inginnya terus berada di sini, tetapi karena waktu saya yang terbatas, saya harus meninggalkannya. Alhamdulillah, saya sudah pernah shalat di Masjid raya Baiturrahman, Banda Aceh, dan suatu saat saya ingin kembali ke masjid ini.

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Berkunjung ke Banda Aceh (3): Masjid Raya Baiturrahman yang Mempesona

  1. M. Nabil Berri berkata:

    Selamat datang di Banda Aceh..
    Terima kasih sudah menulis tentang kunjungan Anda ke Aceh..

    Salam dari Aceh..

  2. Fahrul Hidayat Lubis berkata:

    Amazing………………….

  3. faisal ilyas berkata:

    Foto cerita ‘interaktif

  4. Ping balik: Mosques in Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s