“Nol delapan satu….”, Bukan “kosong delapan satu…”

Kesalahan yang sering dilakukan oleh masyarakat kita adalah tidak bisa membedakan nol dengan kosong. Seseorang menyebutkan nomor ponselnya kepada saya, yaitu kosong delapan satu dua kosong enam empat tiga kosong kosong dua belas. Ini jelas keliru, angka nol dibaca kosong padahal kosong tidak sama dengan nol.

Dalam matematika, kosong menyatakan himpunan yang tidak punya anggota alias nihil dan dilambangkan dengan {}, sedangkan nol adalah “sesuatu” yaitu sebuah bilangan tertentu yang dilambangkan dengan “0”. Kata kosong, nihil, atau hampa adalah setali tiga uang, sama saja maknanya. Nol itu ada, sedangkan kosong menyatakann tidak ada.

Kamar kosong artinya kamar yang tidak ada penghuninya, dan kita tidak pernah menyebutnya kamar nol, bukan? Tetapi, kenapa nol dibaca kosong? Itu namanya salah kaprah, yaitu kesalahan yang terus berulang-ulang, sudah salah dipakai juga.

Jadi, jika anda menyebutkan deretan angka yang mengandung 0, maka cara penyebutan yang benar adalah membaca 0 sebagai nol, bukan kosong. Seharusnya nomor telepon di atas (081206430012) dibaca sebagai “nol delapan satu dua nol enam empat tiga nol nol dua belas”.

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

12 Balasan ke “Nol delapan satu….”, Bukan “kosong delapan satu…”

  1. Zakka Fauzan berkata:

    Jadi inget jaman ospek… “Kosong isi kosong isi!!” (panitia ospek HMIF lagi marah2 ceritanya)

    Untuk saya pribadi, ada alasan kuat (terutama di telepon) mengucapkan “kosong” dan bukan “nol”. Biasanya orang membaca “nol” sebagai “enol”, sehingga sering terdengar sebagai “enam”, jadinya menggunakan “kosong” lebih aman karena umumnya lebih mudah dikenali…

  2. aespe berkata:

    keliatan orang IT, terlalu sering terpapar NULL kyknya, hehehe….

  3. rinaldimunir berkata:

    @Zakka: ke IF ya nganterin “undangan”, Zak…

  4. Ibrahim Arief berkata:

    Hehe, kayanya masyarakat kita banyak juga yang ke-brainwash iklan Telkomnet Instan “kosong delapan kosong sembilan delapan sembilan empat kali” Pak😀

  5. anin berkata:

    Saya juga tadinya lebih suka menggunakan ‘nol’ daripada ‘kosong’, soalnya ‘nol’ lebih gampang diucapkan😀 Tapi berhubung banyak yg salah denger jadi ‘enam’, jadinya pake ‘kosong’ juga deh.

  6. Asop berkata:

    Hahaha, Pak, saya keduluan Bapak dalam menulis hal ini.😆 Ini juga hal yang membuat saya gatal ingin menuliskannya di blog saya. Banyaaaaaaaak sekali orang yang bilang angka nol itu sebagai “kosong”, dan hati saya menjerit sekaligus tertawa.

    Lha wong di kertas itu tertera jelas ada angka yang berbentuk bundar, kok disebut kosong?

    😆

  7. Aditya berkata:

    kesalahan di masyarakat macam ini memang sudah biasa walaupun sebenarnya fatal. Bahkan saya pun pernah mendapatkan orang luar negeri yang baru belajar bahasa Indonesia dan membaca 0 sebagai ‘kosong.’ Bisa diasumsikan orang Indonesia yang mengajarkannya ‘menularkan’ kesalahan macam itu. It’s zero, not empty

  8. arifrahmat berkata:

    Skor sepak bola juga banyak yang ‘kosong–kosong’ atau ‘satu-kosong’, Pak.
    Satu kata kan boleh memiliki lebih dari satu makna.
    Bagi kebanyakan orang, lambang 0 bisa dibaca nol, bisa juga kosong.
    Sepanjang tidak menimbulkan salah paham, apa yang sering terdengar, itu pula yang akan sering terucap.

    Seperti sop buntut, lebih enak/sering terdengar daripada sop ekor (istilah orang Malaysia)

    Yang aneh malah plat nomor polisi di Indonesia dengan lambang Ø tetapi dibaca sebagai huruf O.

  9. selamet berkata:

    Tujuan bahasa untuk mempermudah komunikasi… yang penting sama-sama ngerti…. nggak masalah mau nol, kosong… “kosong” lebih mudah dicerna…………

  10. thenypanie berkata:

    terima kasih tulisannya. tadinya pingin nulis juga soal ini, tapi coba2 search eh nemu yang ini. mohon ijin share ke teman lain🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s