Nonton Film “Petualangan Tintin”

Keinginan anak saya yang nomor dua untuk menonton film Tintin terkabul juga. Hari Sabtu kemarin saya membawanya menonton film komik kesukaannya itu di BIP. Di rumah kami memiliki koleksi komik Tintin cukup lengkap. Komik ini — bersama dengan komik Asterix — sudah saya koleksi sejak lama jauh sebelum saya menikah. Saya beli satu per satu dalam rentang waktu beberapa tahun, kemudian saya bundel agar awet. Harapan saya waktu dulu mengkoleksi komik tersebut agar nanti diturunkan kepada anak-anak saya kelak sebagai daya tarik bagi mereka agar suka membaca. Anak-anak akan tetarik belajar membaca bila melalui buku-buku bergambar, komik adalah salah satunya.

Komik Tintin adalah komik legendaris. Pengarangnya memakai nama samaran Herge (baca sejarah komik ini di laman Wikipedia). Ceritanya tentang wartawan muda bernama Tintin dengan rambut jambulnya yang khas serta anjing setianya bernama Snowy. Sejak kecil saya penggemar komik ini. Cerita di komik Tintin sangat menarik dan menimbulkan rasa penasaran, karena isinya petualangan Tintin menguak berbagai kisah misteri. Melalui komik Tintin juga saya lebih mengenal pemandangan khas negara-negara di Eropa Timur, Afrika, Amerika, dan Asia. Tintin memang sering berkelana ke berbagai negara. Hanya Australia yang tidak pernah dikunjungi oleh Tintin, tidak tahu kenapa. Dalam salah satu seri berjudul Penerbangan 747 diceritakan Tintin pernah datang ke Indonesia dimana pesawatnya mendarat di sebuah pulau yang penduduknya dikatakan masih primitif.

Selain tokoh Tintin, di komik itu ada tokoh-tokoh lucu seperti Kapten Haddock yang suka minum alkohol, Profesor Calculus yang sering linglung, dan detektif kembar Thomson dan Thompson yang selalu salah tingkah. Disamping jalan ceritanya yang menegangkan, seringkali kita dibuat terpingkal-pingkal dengan ulah keempat tokoh lucu di atas.

Oh ya, sekali-sekali ditampilkan juga penyanyi seriosa yang suaranya sangat dibenci Kapten Haddock dan Snowy, yaitu Bianca Castafiore. Suara Castafiore ini memekakkan telinga, bisa membuat pecah apa saja. Tapi kok aneh dia bisa menjadi penyanyi seriosa terkenal dan haus pujian.

Di Indonesia komik Tintin pertama kali diterjemahkan oleh Penerbit Indira. Nama-nama tokoh di komik terjemahan Indonesia sama dengan komik aslinya. Namun belakangan hak terjemahan komik Tintin diambil alih oleh Penerbit Gramedia. Nah di sini masalahnya, nama-nama tokoh di dalam terjemahan Gramedia diubah-ubah. Anjing Snowy namanya diganti menjadi Milo, Profesor Calculus menjadi Profesor Lakmus. Semua nama tokoh diganti kecuali nama Tintin, sehingga saya jadi malas membaca terjemahan yang baru. Saya masih mencari beberapa seri Tintin yang belum saya punyai, tapi saya menginginkan yang terjemahan Indira dan bukan terjemahan Gramedia yang bikin enek membaca nama-nama tokohnya itu. Kalau sudah nyaman membaca terjemahan lama memang susah menerima terjemahan baru.

Kembali ke film The Adventure of Tintin di bioskop. Sutradara film ini adalah Steven Spielberg yang sudah terkenal membuat film-film bagus seperti Jurrasic Park. Mulanya saya kira film Tintin the movie ini adalah Tintin dalam wujud manusia beneran, seperti halnya film yang diangkat dari komik Asterix. Ternyata saya salah kira, film Tintin the movie adalah dalam bentuk animasi virtual reality. Animasinya sangat halus dan bagus, seolah-olah seperti wujud makhluk hidup beneran. Animasi seperti itu dikerjakan dengan teknik CGI (Computer Generated Imagery). Baca penjelasan kenapa dengan animasi CGI di sini. Teknik CGI sendiri dapat anda baca di laman Wikipedia ini.

Fim Tintin mengadopsi tiga seri komik sekaligus yaitu Rahasia Kapal Unicorn (The Secret of the Unicorn), Harta Karun Rackham Merah (Red Rackham’s Treasure), dan sebagian Kepiting Bercapit Emas (The Crab with the Golden Claws). Tidak persis sama seperti di komik sih jalan ceritanya, banyak bagian cerita yang baru di dalam filmnya. Review fim ini dapat anda baca di sini atau di sini.

Hi..hi..hi, benar-benar lucu film Tintin ini. Sepanjang pemutaran film penonton dibuat tertawa oleh aksi lucu Kapten Haddock dan detektif kembar Thomson and Thompson. Anak saya benar-benar menikmati film tersebut, dia hafal benar tokoh-tokoh di film Tintin tersebut.

Kalau mau lihat trailer film Tintin, silakan klik video di Youtube di bawah ini:

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

9 Balasan ke Nonton Film “Petualangan Tintin”

  1. Oom Yahya berkata:

    Tintin Indira itu menerjemahkan dari versi Inggris, sedangkan Tintin Gramedia mengambil versi Perancis. Sebenarnya nama-nama yang asli buatan Herge justru yang versi Perancis😀

  2. langitlembayung berkata:

    Hahaha… iya, Pak… Tintin ke Indonesia ke bandara Jakarta doang… itu juga transit…. Yang saya baca juga yang versi Indira, Pak…

  3. kevin berkata:

    Setahu saya, seri Tintin yang singgah di Indonesia adalah “Penerbangan 714”, bukan “Penerbangan 747”. Dan tujuannya adalah Sydney (Australia).

    BTW, sekarang penerbangan Jakarta-Sydney (Garuda) memakai nomor GA712, kalau GA714 dari Denpasar.

  4. Fahmi berkata:

    Ternyata pergantian nama terjemahan di komik terbitan Gramedia itu terkait dengan kepemilikan hak cipta. Barusan saya googling dan menemukan blog salah seorang penerjemahnya: http://ajarfullofhoney.blogspot.com/2008/11/menerjemahkan-tintin.html

  5. Khoiruunisa berkata:

    Soal nama karakter, itu bukan diubah-ubah seenaknya dari pihak Gramedia lho. Nama yang dipakai dalam komik TinTin terbitan Gramedia adalah penamaan karakter dalam bahasa Prancis (bahasa asli Herge, sang penulis komik TinTin).

    Jadi kesimpulannya, justru penamaan dalam seri terbitan Gramedia yang benar & asli karena berdasarkan format aslinya. Penamaan dalam komik terbitan Indira & film layar lebarnya adalah versi US. Mengenai penggantian nama & cara eja berdasarkan daerah rilis ini sudah menjadi hal umum dalam industri hiburan🙂

    Memang mungkin ada sebagian pembaca bermasalah menerima sesuatu yang masih tergolong ‘asing’ & sulit memahami mengenai hal tersebut (seperti penulis artikel ini). Nanti juga lama-lama terbiasa & memahami kenapa dijadikan seperti itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s