Plang “Area Merokok” Yang Aneh

Kampus ITB mencanangkan diri sebagai kampus bebas asap rokok. Memang kurang tepat di kawasan pendidikan ada orang yang bebas merokok. Tetapi, tentu saja kampus ITB tidak benar-benar bebas rokok sama sekali. Tidak mudah juga menghilangkan kebiasaan sebagian orang di kampus (mahasiswa, dosen, karyawan) yang mempunyai kebiasaan merokok. Oleh karena itu, bagi orang yang tidak bisa hidup tanpa rokok, maka di beberapa tempat di dalam kampus di pasang plang area boleh merokok seperti yang tampak di dekat Aula Barat pada foto di bawah ini.

Nah, kalau anda ingin merokok, silakan dulu berjalan kaki ke samping Aula Barat yang rimbun pohonnya itu (depan parkiran Teknik Spil). Silakan merokok sepuasnya di dekat plang “Area Merokok” ini. Ada dua asbak besar yang berdiri tegak untuk menampung abu rokok dan sisa puntung rokok anda. Sengaja dibuat di tempat yang rimbun pohon, sebab daun-daun pohon itu berfungsi sebagai paru-paru untuk memfilter CO2 dari asap rokok

Plang tersebut tujuannya bagus, yaitu untuk membatasi orang merokok di sembarang tempat di dalam kampus. Tetapi, menurut saya ada yang aneh. Siapa pula orang yang mau merokok di dekat plang itu? Tidak ada tempat duduk di dekat plang itu, sehingga orang yang akan merokok tidak akan betah berlama-lama di sana. Kemudian, tempatnya yang terbuka membuat orang malu atau enggan untuk merokok di area tersebut. Siapa pula orang mau merokok sambil dilihat oleh orang yang lalu lalang di sana?

Pokoknya tidak asyiklah merokok di dekat plang ini. Karena perokok merasa tidak nyaman di area tersebut, akhirnya ia kembali lagi merokok di sembarang tempat di dalam kampus. Maka, area merokok di ruang terbuka itu menjadi percuma saja. Kecuali kalau hukuman ditegakkan kepada orang yang merokok di sembarang tempat, maka barulah area merokok yang dibuat itu berguna. Tapi, yaaa…. tidak ada hukuman buat perokok di dalam kampus ITB.

Pos ini dipublikasikan di Seputar ITB. Tandai permalink.

8 Balasan ke Plang “Area Merokok” Yang Aneh

  1. reiSHA berkata:

    Smoking area di sini setau saya cukup banyak juga Pak yang tidak menyediakan tempat duduk. Bedanya di orang-orangnya memang, di sini lebih banyak yg taat aturan ketimbang yang melanggar, hehe.

  2. langitlembayung berkata:

    mungkin maksudnya untuk menyindir, pak…

  3. Zakka Fauzan berkata:

    harusnya sih smoking area itu tertutup seperti di kebanyakan public place di luar negeri (misal di bandara, ada ruangan khusus merokok), biar racunnya mereka sendiri yang menghisap😛

  4. FERRY GUNAWAN berkata:

    sedikit share, neh. masalah merokok sangat tidak diperkenankan di IPB, namu tetap saja ada yg mencuri curi waktu u/ merokok.😀

    tp u/menghormati yg perokok, bagus juga are seperti itu. tp klo areanya terbuka spt di ITB rasanya sama saja. polutif.🙂

  5. Resdy berkata:

    Saya IF 96. Seingat saya, saya mengalami dua orang dosen senior IF- sekarang masih hidup- kerap merokok sambil mengajar di dalam kelas. Saya tidak tahu apakah kebiasaan tersebut masih dilakukan.

  6. Lusi berkata:

    Menurut opini saya,merokok sngt merugikan diri sendry apa lg dg kandungan zat yg berbahaya,akan membuat kita hidup sngsara.😦

  7. amaliarahmah berkata:

    untuk dosen dan staf saya masih belum beride bagaimana cara memberi pemahaman agar tidak merokok di depan mahasiswa atau di wilayah kampus, karena bila dalam bentuk “ancaman/hukuman” saya kira kurang pantas, orang sudah dewasa (berumur) kok diancam2..

    untuk mahasiswa apabisa diterapkan sistem saling mengawasi, jd bisa dilaporkan sekalian nim yang merokok, dan narasumber bisa siapapun (termasuk temannya). untuk selanjutnya ditindak, ntar dalam bentuk teguran atau catatan kelakuan buruk. di mata saya rasa percuma demo2 bela rakyat ato negara, klo bela hak org sekitarnya untuk hidup lebih sehat aja nda bisa..

  8. acil berkata:

    untuk daerah kawasan pendidikan kalau tampa pengawasan apa gunanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s