Dari Sup*a F*t ke Spa*y

Dua minggu lalu saya menjual sepeda motor yang selama ini menemani saya ke mana-mana di Bandung ini. Motor Sup*a F*t keluaran Hond* itu saya beli pada akhir tahun 2005. Motor ini sangat bersejarah bagi saya pribadi, karena ia telah mengantarkan saya ke kampus sehingga tidak telat mengajar. Ia juga telah mengantarkan anak-anak saya ke sekolah, ke dokter bilamana mereka sakit, jalan-jalan keliling kota, ke swalayan, ke pasar, mengantar istri ke resepsi pernikahan, dan sebagainya. Yang paling berkesan adalah ia telah mengantarkan ASI ke rumah sakit ketika anak saya yang bungsu masuk inkubator karena dia lahir dalam keadaan kuning. Malam-malam jam 1 dinihari saya tembus kegelapan jalan menuju rumah sakit mengantarkan susu ASI itu buatnya ditemani Sup*a F*t yang setia.

Sekarang sudah waktunya saya ganti itu sepeda motor karena sudah butut. Ada perasaan sedih juga ketika menjualnya, namun saya tidak ingin larut dalam kesedihan. Dunia ini fana dan kita tidak perlu mengekalkan kefanaan. Yang lama akan pergi dan yang baru akan datang menggantikan, itulah sunnatullah yang sudah menjadi keniscayaan hidup. Sebelum menjualnya, sebagai kenang-kenangan, satu hari ketika motor tersebut belum berpindah tangan, saya foto ia di tempat parkir di dalam kampus.

Sup*a F*t-ku yang telah berjasa

Sebagai penggantinya saya beli sebuah motor baru keluaran Hond* juga yaitu Spa*y Helm in. Ini motor matik yang tidak perlu kopling, cukup permainan gas dan rem saja. Yang membuat saya jatuh hati dengan Sp*y ini karena dia mempunyai bagasi yang sangat lapang. Satu helm bisa masuk ke dalamnya, jadi kalau hujan dan motor diparkir di luar maka helm tidak basah. Saya juga bisa menyimpan buku dan barang-barang lain di dalam bagasi yang lapang itu.

Hond* Spa*y yang menawan dan lapang

Kapasitas mesinnya 108 cc, beda 8 cc dibandingikan motor yang lama yang hanya 100 cc. Tangki bensinnya bisa menampung 5,5 liter bensin. Tarikannya mantap dan suara mesinnya halus (mungkin karena masih baru kali ya). Beratnya lumayan, tetapi bodinya mantap dan menawan. Teknologinya full injection lagi (motor yang lama masih teknologi karburator). Menariknya lagi, jika sudah distarter maka lampu depan akan otomatis menyala, jadi saya tidak perlu khawatir lagi kena tilang karena luapa menyalakan lampu depan motor (seperti pengalaman saya ditilang tiga minggu lalu).

Hanya saja saya masih penasaran dengan kilometer per liter bensinnya. Saya hanya bisa maksimal menempuh 40 km per liter bensin. Apakah itu boros? Padahal teknologinya full injection, seharusnya lebih irit dibandingkan motor biasa, bukan? Padahal lagi saya hanya tancap gas dengan kecepatan 20 hingga 30 km/jam. Seharusnya tidak boros bensin, bukan? Saya tidak berani ngebut lebih dari 30 km/jam. Takut tidak terkendali. Bayangan wajah anak istri di rumah lebih penting ketimbang harus buru-buru dengan mengeber lebih dari 40 km/jam. Biar lambat yang penting selamat.

Kata teknisi di Hond*, seharusnya motor matik saya itu bisa mencapai 50 km hingga 60 km per liter bensin, tetapi mungkin karena belum diservis pertama sehingga kocoran injeksinya masih besar, masih setelan pabrik ceunah. Nanti kalau sudah diservis pertama kali bisa diatur oleh teknisi di AHA** supaya bisa mencapai lebih dari 40 km per liter. Iya deh, nanti kalau odometernya sudah mencapai 500 km baru saya servis.

Tulisan ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

6 Balasan ke Dari Sup*a F*t ke Spa*y

  1. ady wicaksono berkata:

    wah, bapak jalannya pelan sekali, betul2 alon2 waton kelakon …. mantab

    • rinaldimunir berkata:

      Iya Dhi, saya takut kecelakaan. Kalau saya kecelakaan nanti saya tidak bisa bertemu anak istri saya lagi. Biarlah pelan-pelan, saya tidak diburu waktu kok. Keselematan diri kita lebih penting bagi keluarga kita.

  2. zakkafauzan berkata:

    Kok kaya ngiklan Pak :D

  3. sarutobi3 berkata:

    OK jg ni pak bagasi lapang nya hehehe. Oiya pak, FYI, bagasi dari motor-motor matic terkenal agak rawan secara security pak. Dulu saya pernah dikasi tau mekanik bengkel soal ini. Kalo maling yang agak “advanced” bisa njebol bagasi motor-motor matic tanpa butuh waktu lama. Jadi, jangan taruh barang-barang berharga di sana pak (ex: dompet, HP, dll).

  4. Ping-balik: Dari Sup*a F*t ke Spa*y « Rani Siti Nuroniah

  5. Ping-balik: Si Dul dan Anak-Anak yang Membawa Motor | Catatanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s