Direktur Baru PT Telkom dari IF-ITB

Ada kabar menggembirakan bagi alumni Informatika ITB minggu lalu. Manajemen PT Telkom Indonesia baru saja berganti wajah. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMN tersebut memutuskan pergantian direksi. Direktur Utamanya adalah Arief Yahya (Teknik Sipil Teknik Elektro ITB, angkatan berapa saya tidak tahu). Anda bisa membaca beritanya di sini: Arief Yahya Pimpin Telkom.

Salah satu direksi yang baru adalah Rizkan Chandra. Rizkan menjabat Direktut Network and Solution. Dia dulu adalah adik kelas saya di IF-ITB Angkatan 1987. Meski tidak mengenal Rizkan terlalu pribadi, yang saya tahu dia memang cerdas, hal itu terlihat dari cara bicaranya, selain itu juga humoris. Saya dengar dia mengambil master di bidang telekomunikasi di NUS Singapura. Sebelumnya Rizkan menjabat Dirut di Telkom Sigma, anak perusahaan PT Telkom. Selamat buat Rizkan Chandra, semoga anda dapat membawa PT Telkom Indonesia menjadi perusahaan yang lebih maju. Sebagai alumni Informatika ITB tentu kami merasa bangga ada wakil almamater kami di perusahaan telekomunikasi terbesar di negeri ini. Selangkah lagi menjadi Dirut PT Telkom.

Tentu saja saya merasa surprise, sebab pelan-pelan alumni Informatika ITB sudah mulai menduduki jabatan direksi di perusahan besar seperti PT Telkom. Sebelumnya Irfan Setiaputra dari IF angkatan 1981, yang dikenal dengan panggilan Ayak, ditunjuk menjadi Dirut PT INTI di Bandung. Angkatan 1981 adalah angkatan pertama di IF ITB dan Ayak adalah Kahim pertama di HMIF ITB, sekaligus pendiri himpunan mahasiswa Informatika itu. Setahu saya sebelum di PT INTI Pak Irfan menjadi Direktur Manager Cisco Indonesia di Jakarta.

Sudah 30 tahun Informatika ITB berdiri, namun baru sedikit yang mencapai posisi yang penting di Pemerintahan dan BUMN. Setahu saya baru dua orang itu alumni IF ITB yang menjabat posisi puncak di BUMN. Sedikit sekali ya. Kalau menjadi direktur di perusahaan swasta pasti banyak, minimal direktur perusahaan start up company, he..he.

Memang baik menjadi orang penting, tapi jauh lebih penting menjadi orang baik (quote Ebet Kadarusman).

Tulisan ini dipublikasikan di Seputar Informatika. Tandai permalink.

10 Balasan ke Direktur Baru PT Telkom dari IF-ITB

  1. Setiadi berkata:

    pak AY itu ketua IAE itb pak :), departemen sebelah

  2. raydhitya berkata:

    Pak Rizkan Chandra itu mengambil master manajemen teknologi di NUS pak. Beliau tidak sampai dua tahun jadi dirut telkom sigma dan mungkin tidak akan menjadi dirut telkom karena beliau tidak pernah lama berada di satu divisi. Katanya sih beliau masuk satu divisi ketika performanya sedang tidak baik, direparasi, dan dipindah ke divisi lain.

  3. Hendrik berkata:

    Setau saya, ketua himpunan pertama adalah Achmad Bambang, angkatan 81.
    Aya (Irfan Setiaputra) bukan angkatan 81 tapi angkatan 82.
    - Hendrik M. – IF 84

  4. Dwi Prasetyo Minarto berkata:

    Pak Ahmad Bambang (IF 81) sekarang juga sudah menjadi Dirut Pertamina Tongkang, pak.
    - Dwi Prasetyo – IF 98

  5. justEngineer berkata:

    Saya penasaran, mengapa lulusan informatika/ilmu komputer jarang yang mencapai posisi puncak di perusahaan BUMN/Swasta ? Tidak seperti teknik lainnya mis T.Mesin, T.Elektro, T.Fisika, T.Sipil, T.Kimia, T.Industri.

    Ini juga berlaku di luar negeri, tidak hanya di Indonesia.

    Hampir semua CEO yang backgroundnya engineering yg saya tau di luar negeri kebanyakan dari ME atau EE.

    Beberapa penyebabnya menurut hipotesa saya :

    1. IF / Ilkom masih relatif baru sehingga alumninya tidak se-established alumni teknik-teknik lain.

    2. Lulusan IF/ilkom relatif terlalu terspesialisasi dan kurang bisa berpikir secara general. Teknik lain relatif lebih broad dan orang-orangnya cenderung lebih open minded.

    3. Lulusan IF/ilkom terlalu geeky, people skillnya kurang bagus dan jarang yang senang dan mau bekerja di bidang sales dan business development, dimana kedua bidang tsb adalah tangga tercepat ke puncak karir.

    4. Lulusan IF/ilkom banyak yang bekerja di luar negeri dan ujung-ujungnya hanya menjadi spesialis saja.

    Saya cenderung ke point 2 dan 3….

  6. arifrahmat berkata:

    http://arifrahmat.wordpress.com/2012/10/30/kembalikan-rizkan/
    Link di atas ditulis sebagai hasil pertemuan 2 jam dengan Pak Rizkan Chandra malam kemarin. Semoga rekan-rekan alumni IF ITB tidak memilih kucing dalam karung sebagai Ketua IA IF ITB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s