Ambil Foto dan Sidik Jarimu (PNS)

Tadi siang kami (dosen dan karyawan fakultas) antri di Gedung CC Timur ITB. Semua berpakaian rapi, ada yang pakai batik, ada yang sengaja pakai dasi, dan ada yang memakai jas. Semua ingin tampil bagus di foto. Ya, kami para PNS di ITB sedang diambil data biometriknya (foto dan sidik jari) oleh Badan Kepegawaian negara (BKN). Katanya sih untuk Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE). Katanya (eh..katanya lagi), begitu bunyi surat edaran yang kami terima, KPE itu dibuat untuk memudahkan pelayanan kepada PNS, pensiunan PNS, dan keluarganya yang meliputi pelayanan gaji, asuransi kesehatan, pensiun, tabungan perumahan, dan transaksi perbankan.

Berhubung hanya ada ada dua loket pengambilan foto dan sidik jari, maka kami semua harus duduk menunggu panggilan. Saya perhatikan para karyawan (bukan dosen) sangat semangat menunggu giliran.

Ketika giliran dipanggil tiba, maka dengan tenang kami diambil foto dan sidik jarinya. Sekali panggil dua orang, siaaap…, jepret. Mirip seperti pengambilan foto dan sidik jari untuk SIM dan paspor.

Ketika pemberitahuan pengambilan foto dan sidik jari ini diumumkan, berbagai tanggapan muncul di milis. Komentar pertama: ini negara tidak efisien, redundan. Bukankah kita juga (sudah) diambil foto dan sidik jarinya buat e-KTP? Lalu, mengapa perlu diambil lagi untuk data PNS, bukankah itu suatu keborosan? Jangan-jangan ini proyek membuang-buang anggaran negara? Hmmm…ada kesan antar lembaga Pemerintahan (Kemendagri, BKN, Kemendiknas, dll) tidak ada saling koordinasi sehingga masing-masing lembaga mengulang proses yang sama untuk objek yang sama. Lagipula di dalam Direktorat Kepegawaian ITB sudah ada database foto PNS, kenapa tidak digunakan saja data tersebut daripada diambil lagi?

Saya memimpikan negara kita mempunyai sistem satu single-identity untuk setiap warganegara, sehingga cukup satu data tunggal tetapi dipakai untuk semua keperluan (KTP, Paspor, SIM, Kartu PNS, Kartu Asuransi, dll). Kapankah itu? masih jauh saya kira, akhirnya yang bisa dilakukan adalah masing-masing berjalan sendiri-sendiri.

Komentar kedua mengenai aspek keamanan. Siapa yang bisa menjamin data biometrik itu tidak jatuh kepada pihak yang tidak berhak? Hal ini karena pengambilan data biometrik itu di-outsorcing-kan kepada pihak lain, sehingga ada kekhawatiran data biometrik itu disalaghunakan untuk kepentingan lain (bukan untuk kepegawaian), misalnya untuk kejahatan. Para pakar sekuriti berpendapat kita harus hati-hati memberikan data pribadi kepada pihak lain, karena data pribadi itu sering kita gunakan untuk otorisasi akses (misalnya password atau PIN yang diambil dari tanggal kelahiran).

Hal yang sama juga berlaku untuk data biometrik seperti sidik jari. Sidik jari dipakai sebagai alat untuk identifikasi atau otentikasi. Bila sidik jari itu dicuri, maka penyalahgunaan yang mungkin terjadi adalah pemalsuan identitas untuk mengakses sebuah sistem. Bayangkan jika ada orang berhasil mendapatkan sidik jari anda lalu memalsukan data anda dan menggunakan data sidik jari tersebut untuk mengambil uang di dalam tabungan anda. Berbahaya, bukan?

Kasus yang lebih jahat bisa terjadi, dimana penjahat meninggalkan image sidik jari anda pada objek kejahatan, lalu anda yang dituduh melakukan kejahatan tersebut.

Mudah-mudahan saja kekhawatiran di atas tidak terjadi dan data biometrik kami digunakan untuk kepentingan yang benar. Sampai tulisan ini dibuat kami semua patuh-patuh saja, buktinya kami datang untuk pengambilan data biometrik. He..he.., mungkin karena KPE itu berkaitan dengan kebutuhan hidup para PNS yaitu gaji dan pensiunan hari tua. Kali…

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku, Seputar ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s