Bapak Penarik Beca Pembawa Bambu

Ini foto bapak penarik beca yang membawa bambu panjang dari arah Kiaracondong. Hati-hati sekali dia mengayuh di tengah kepadatan lalu lintas Jalan Jakarta, Bandung. Pelan-pelan dikayuhnya beca sambil menjaga keseimbangan, lengah sedikit beca bisa terbalik. Matanya awas menatap ke depan, khawatir bambunya menabrak kendaraan yang berjalan di depan beca. Membawa bambu panjang dengan beca sungguh berbahaya, ketika berbelok maka bambu yang panjang itu bisa menyenggol orang atau kendaraan di belakangnya tanpa sengaja. Upahnya saya kira tidak seberapa, mungkin hanya sepuluh ribu rupiah untuk membawa bambu itu ke tempat pemesan. Uang yang diperolehnya Inysa Allah barokah, apalagi ini Hari Jumat.

Hai bapak pembawa bambu, mudah-mudahan tetes keringatmu bersaksi di Padang Mahsyar nanti bahwa engkau telah ‘berjihad’ mencari nafkah untuk keluargamu.

*) Dipotret di Jalan Jakarta, Bandung, tanggal 5 Oktober 2012 jam 8.45 pagi.

Pos ini dipublikasikan di Romantika kehidupan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Bapak Penarik Beca Pembawa Bambu

  1. Bang Uddin berkata:

    Good job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s