Sumur Tua di Trotoar Jalan Cipaganti

Kemarin saya jalan-jalan melewati jalan Cipaganti. Jalan Cipaganti adalah jalan favorit saya di Bandung, karena jalannya teduh, banyak pohon-pohon besar yang rindang. Di kiri kanan jalan berderetrumah-rumah tua peninggalan kolonial Belanda masih awet berdiri.

Ada yang menarik perhatian saya ketika melihat sumur tua di sebuah trotoar. Sumur tua itu masih berfungsi. Sumur ini sengaja tidak dimatikan ketika pembuatan trotoar, mungkin karena bersejarah. Waktu saya lihat ke dalam airnya cukup jernih, pastilah di bawahnya ada sumber mata air.

Bagi pejalan kaki hati-hati saja kalau lewat trotoar pada malam hari, khawatir terperosok.

Mudah-mudahan sumur tua ini tidak akan pernah ditutup atau ditimbun, karena keberadaanya banyak membantu warga sekitar pada musim kemarau.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

2 Balasan ke Sumur Tua di Trotoar Jalan Cipaganti

  1. aespe berkata:

    saya sekolah dulu di sma 2 cihampelas, sering sekali jalan kaki cipaganti dari ujung ke ujung, tapi baru tau ada sumur di trotoar, ini di deket persimpangan jalan apa pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s