“Samba Ampok-Ampok” Bang Themy

Di kedai ikan nila bakar Bang Themy, selain ikan dan ayam bakar bumbu padang, ada sejenis sambal yang juga dia jual di kedainya yaitu samba ampok-ampok. Bagi orang Minang, kata samba digunakan untuk merujuk pada aneka macam masakan yang dimakan bersama nasi, yaitu semua jenis gulai, goreng, tumis, kalio, dan sebagainya. Dalam arti sempit samba juga berarti sambal cabe.

Nah, samba ampok-ampok ini sangat unik, sebab ia diolah bersama dengan jengkol. Sebenarnya saya kurang suka makan jengkol atau nama kerennya jengki, tetapi kalau kerupuk jengkol (di Padang disebut karupuak jariang) saya suka sekali.

Samba ampok-ampok

Samba ampok-ampok

Saya penasaran dengan sambal yang satu ini. Di kampung saya sendiri belum pernah ketemu sambal yang ini. Saya beli satu porsi (Rp6000) dan saya bawa pulang. Tiba di rumah saya makan nasi dengan samba ini. Ambooooiii… enaknya, lahap benar saya makan, terbuka selera makan jadinya.

Rahasia sambal itu teletak pada jengkolnya. Cabe merah diulek di batu lado dengan jengkol sehingga rasa jengkol yang khas sepet-sepet pahit berpadu dengan pedasnya cabe. jengkolnya tidak perlu diulek sampai hancur lebur, tetapi cukup dipukul-pukul saja menjadi beberapa potongan sehingga sarinya keluar. Dalam bahasa Minang, kata “dipukul” adalah “diampok”. Jadi, samba ampok-ampok itu itu adalah sambal dengan jengkol yang dipukul-pukul. Anda dapat melihat potongan jengkol pada foto di atas?

Pos ini dipublikasikan di Cerita Minang di Rantau, Makanan enak. Tandai permalink.

2 Balasan ke “Samba Ampok-Ampok” Bang Themy

  1. alrisblog berkata:

    Kalau di kampuang saya samba ampok-ampok isinya macam-macam, ada : jengkol, teri, kentang dll. Kalau bicara samba ampok-ampok bayangan isinya, ya macam-macam. Biasanya samba ampok-ampok ini tahannya lama lho, tinggal dipanasin aja kalo udah sore.

  2. khairul berkata:

    asalam pak mandanga carito apak nan baitu, lansuang taniaik di mabo nandak marantau, no rasonya marindukan kampuang halaman…. ba a lah rasnyo taragak jo kampuang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s