Jalan-Jalan ke Pantai Purus, Padang

Tulisan ini masih merupakan catatan yang tersisa ketika saya mudik ke Padang pada akhir bulan Oktober yang lalu. Berhubung jadwal pesawat saya ke Jakarta pukul 20.30 malam, maka siang hari bersama anak saya menyempatkan jalan-jalan ke Pantai Purus.

Selama ini orang tahunya Pantai Padang yang di Muara. Duduk-duduk di pinggir pantai ini sambil menikmati sunset di sore hari sudah merupakan hal yang biasa. Namun, untuk berenang atau bermain-main di pasir pantai sudah agak susah karena bagian berpasirnya sudah semakin susut akibat terkikis ombak Samudera Hindia yang ganas. Lagipula air lautnya tidak terlalu bersih sebab bercampur dengan sampah yang dialirkan oleh Sungai Batang Harau di Muara.

Nah, ada pantai yang cukup landai tidak jauh dari Pantai Padang, namanya Pantai Purus atau lebih dikenal dengan nama Danau Cimpago. Letaknya ke utara sekitar 2 km dari Pantai Padang. Sayangnya pantai Purus tidak dilalui oleh angkutan kota, jadi saya bersama anak naik ojek saja ke sana.

Pantai Purus, Padang, nan landai

Pantai Purus, Padang, nan landai

Pantainya sungguh cantik, landai, dan area pasirnya cukup luas. Banyak tenda dengan kursi santai yang disediakan oleh pedagang di sana. Kalau mau duduk di tenda ini, tidak enak rasanya kalau anda tidak membeli dagangan mereka seperti minuman, makanan, atau snack lainnya.

Tenda-tenda sepanjang pantai

Tenda-tenda sepanjang pantai

Pantainya yang landai dan pasirnya yang halus memang cocok tempat bermain anak-anak, ya mandi-mandi di laut atau bermain pasir.

Asyiknya bermain pasir di Pantai Purus

Asyiknya bermain pasir di Pantai Purus

Menariknya, di pantai ini terjadi pertemuan antara sebuah sungai besar (saya lupa namanya) dengan air laut. Air laut yang berwarna coklat (akibat hujan di daerah hulu) bercampur dengan air laut yang berwarna biru. Kedua jenis air ini tampak tidak bisa bercampur, terlihat jelas batasnya.

Pertemua air sungai dan air laut di Pantai Purus

Pertemua air sungai dan air laut di Pantai Purus

Nah, di tempat berrtemuanya air sungai dan air laut itu, banyak orang yang terlihat asyik memanncing. Mengasyikkan ya menghabiskan waktu dengan memancing.

Memancing

Memancing

Pada siang hari, pantai ini terlihat sepi. Tetapi, jika sore menjelang, pantai semakin ramai saja, dan pada malam hari banyak anak muda di kota Padang menghabiskan waktu di kafe-kafe yang berjejeran di sepanjang jalan raya sepanjang pantai. Sayangnya pantai yang bagus ini menjadi arena berbuat maksiat bagi para anak muda itu. Tenda-tenda yang terletak di sepanjang pantai pada malam hari menjadi tempat mojok asyik masyuk bagi orang yang berpacaran. Kata orang Padang, kalau siang tendanya masih tinggi, tetapi bila malam tiba ketinggiannya merosot hingga setinggi orang duduk (sering disebut “tenda ceper”), di dalamnya pasangan muda-muda asyik masyuk entah berbuat apa. Saya baca di koran lokal, Walikota Padang sempat marah dengan keberadaan tenda-tenda ceper tersebut, lalu memerintahkan Stapol PP membakarnya. Ada pengaruhnya kah dengan membakar tenda-tenda itu? Entahlah…

Padang dan Ranah Minang sekarang ini memang sudah jauh berubah. Falsafah “adat basandi syarak dan syarak basandi kitabullah” sepertinya tinggal slogan. Gaya hidup bebas yang tidak mengindahkan norma agama sudah merebak di kalangan anak mudanya, salah satunya dapat anda saksikan di Pantai Cimpago Purus ini pada waktu malam.

Pos ini dipublikasikan di Cerita Ranah Minang. Tandai permalink.

4 Balasan ke Jalan-Jalan ke Pantai Purus, Padang

  1. ade berkata:

    jangan cuma ngomong doang bunk,,,
    buktikan keahlianmu

  2. reza aprilda berkata:

    wah,,salut pak😀 ,,kebetulan awak dulu pernh tingga di puruih

  3. ZAL berkata:

    di pantai purus memang banyak “tenda ceper”
    klo jalan2 jo keluarga agak meresahkan.

  4. karel berkata:

    onde mande taragak nio pulang kampuang, rumah ambo dakek puruih limo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s