Menjadi Desainer di Informatika

Setiap kali memeriksa berkas ujian mahasiswa, saya sering menemukan lembar jawaban yang dicorat-coret menggunakan pulpen atau tinta. Mungkin menulisnya salah, tetapi karena ditulis pakai pulpen (pena) atau tinta maka kesalahan itu tidak bisa dihapus, maka dicoretlah dan diganti dengan tulisan yang baru. Kalau dihapus pakai tip-ex perlu menunggu kering dulu sebelum ditimpa tulisan baru, tentu tidak praktis ditengah waktu ujian yang terbatas.

Padahal saya sudah sering kali mengingatkan kepada mahasiswa agar menulis jawaban menggunakan pensil saja. Memakai pensil akan membuat lembar jawaban anda bersih, kalau salah tinggal dihapus dengan penghapus saja. Tetapi, ada alasan yang lebih esensi daripada sekedar bersih saja. Di bawah ini penjelasannya.

Mungkin anda heran mengapa saya lebih suka mahasiswa saya di Informatika ITB memakai pensil saja ketimbang pulpen atau tinta. Bagi kami, profesi di Informatika tidak ubahnya sebagai desainer. Jangan sangka desainer hanya milik orang seni atau perancang mode saja, tetapi seorang enjinir sesusungguhnya adalah seorang desainer. Seorang enjiner merancang model solusi dari proyek yang dikerjakannya, dan dalam pekerjaan merancang itu memerlukan kegiatan mensketsa bagan, diagram, perhitungan, skema, dan sebagainya. Pensil adalah alat tulis yang tepat untuk kegiatan merancang model solusi persoalan.

Secara khas, di Informatika, kegiatan mendesain itu banyak macamnya. Merancang algoritma, kode program, diagram use case, diagram kelas, data flow diagram, model entity-relationship, dan lain-lain, adalah pekerjaan seeorang desainer informatika. Pensil merupakan alat tulis yang cocok untuk kegiatan merancang seperti ini. Meskipun pekerjan merancang seperti itu sudah banyak dikerjakan menggunakan peralatan komputer (ipad, komputer tablet, dll), tetapi menggunakan alat tulis konvensionil seperti pensil dan penghapus tetap tidak bisa tergantikan keluwesannya.

Oleh karena itu, sejak menjadi mahasiswa di Informatika, saya sering membiasakan mahasiswa menjawab ujian menggunakan pensil dan penghapus saja. Dalam ujian di Informatika banyak sekali kegiatan mendesain seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Cukuplah penulisan nama, NIM, dan tanda tangan menggunakan pulpen (karena nama, NIM, dan tanda tangan sudah statik bukan?)

Pos ini dipublikasikan di Seputar Informatika. Tandai permalink.

3 Balasan ke Menjadi Desainer di Informatika

  1. Jaka Zulham berkata:

    Benar sekali, memakai pensil sangat bagus.

  2. zakkafauzan berkata:

    nama, NIM, dan tanda tangan mungkin bukan statik, tapi final Pak😀

  3. AdE berkata:

    nama, NIM, dan tanda tangan mungkin bukan statik, tapi end. Pak😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s