Nyamannya Naik Trans Metro Bandung Koridor 2, “Busway-nya” Urang Bandung

Hari Minggu menjelang akhir tahun tidak ada kegiatan, saya mengajak anak-anak jalan-jalan dengan busway-nya urang Bandung, yaitu Trans Metro Bandung (TMB) koridor 2. Belum banyak orang Bandung yang tahu kalau di Bandung sekarang sudah wara-wiri bis Trans Metro Bandung koridor 2. Sebelumnya memang ada TMB yang melalui koridor 1 (sepanjang Jalan Soekarno-Hatta/By Pass), tetapi sempat terhenti karena diprotes para supir angkot. Nah, sekarang sudah bergulir TMB koridor 2 yang melalui rute Cicaheum – Cibeureum.

Bis TMB dilihat dari atas TMB yang lain (lokasi: Jalan Ahmad Yani dekat Pasar Kosambi)

Bis TMB dilihat dari atas TMB yang lain (lokasi: Jalan Ahmad Yani dekat Pasar Kosambi)

Kebetulan waktu itu TMB sedang tidak ramai penumpang. Entah kenapa, apa karena hari libur atau memang banyak orang yang belum tahu keberadaan bis ini. Waaahh… lapang dan nyaman di dalamnya, bersih, pakai AC, dan diiringi musik/lagu sepanjang jalan. Tarifnya murah lagi, cuma Rp3000 sepanjang jalur Cicaheum – Cibeureum yang jauh itu. Mungkin tarif promo kali ya.

Kondisi di dalam TMB yang lapang dan nyaman.

Kondisi di dalam TMB yang lapang dan nyaman.

Bedanya dengan busway TransJakarta, TMB ini bisa berhenti di mana saja semau penumpang, juga bisa dicegat di mana saja, seperti bis DAMRI atau angkot saja. Memang ada halte-halte tempat perhentian baru selesai dibangun, tapi saya perhatikan bisnya tidak pernah berhenti di depan halte. Saya kurang yakin halte-halte tersebut akan efektif sebab angkot juga suka ngetem di depan halte.

Beda lainnya dengan busway TransJakarta adalah pelayanannya seperti standard bis DAMRI, tidak pakai sistem tiket, kondektur mendatangi penumpang untuk minta uang karcis, tetapi penumpang tidak selalu diberi karcis. He..he..he.., bakal banyak kebocoran uang kayaknya nih.

Oh iya, armada TMB Koridor 2 ini ada 10 buah, jadi tiap sebentar sering lewat, tidak usah takut tidak kebagian. Rutenya: Cichaeum, Ahmad Yani, Terusan Jakarta, Ahmad Yani (lagi), Asia Afrika, Alun-alun, Sudirman, Cibeureum (Cimahi). Kalau dari Cibeureum ke Cicaheum melewati Astana Anyar, Stasiun Hall (belakang Stasiun Bandung), Braga, Veteran, Ahmad Yani (Kosambi), Cicadas, dan kembali ke Cicaheum. MUdah-mudahan nanti ada jalur koridor 3 yang melewati Jalan Dago, kan asyik tuh kalau mau ke kampus ITB atau Unpad.

Kepadatan Jalan Ahmad Yani depan Pasar Kosambi

Kepadatan Jalan Ahmad Yani depan Pasar Kosambi

Karena tidak ada jalur khusus seperti jalur busway (maklum Bandung jalannya sempit-sempit), maka bis TMB ini berebut jalan (dan juga berebut penumpang) bersama-sama angkot, bis DAMRI, motor, dan mobil pribadi. Jadi, saya kurang yakin keberadaan TMB ini akan mengurangi kemacetan jalan, malah akan membuat jalan di kota Bandung semakin semrawut, padat dat dat daaat.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

2 Balasan ke Nyamannya Naik Trans Metro Bandung Koridor 2, “Busway-nya” Urang Bandung

  1. amir berkata:

    wah kok bisa berhenti di sembarang tempat ya. bisa bikin macet. btw di kotaku sby malah ga ada sama sekali :'(:-(

  2. sidenim berkata:

    Pernah nyoba pas nganterin pacar mudik pake bus dari ci caheum sangat nyaman sekali wajib coba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s