Jalan-Jalan ke Pulau Belitung (Bagian 2): Pantai Belitung nan Indah

Apa yang membuat banyak orang kepincut dengan Pulau Belitung setelah menonton film Laskar Pelangi? Apalagi kalau bukan pantainya yang alami yang didominasi batu-batu granit berukuran besar. Ke Pulau Belitung tanpa mengunjungi Pantai Tanjungtinggi tempat lokasi film Laskar Pelangi rasanya kurang lengkap.

Adegan film Laskar Pelangi di pantai

Adegan film Laskar Pelangi di pantai

FYI, kisah Laskar pelangi itu kejadiannya di Belitung Timur, tetapi lokasi shooting filmnya di Belitung Barat. Pulau Belitung dibagi menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Belitung (barat) dan Kabupaten Belitung Timur. Penduduk Pulau belitung tidak sampai 300 ribu orang. Pantai Tanjungtinggi terdapat di Kabupaten Belitung (lebih tepatnya agak ke selatan pulau). Kami pun pergi mengunjungi Pantai Tanjungtinggi yang terkenal itu.

Memasuki lokasi pantai kita mulai melihat batu-batu granit berukuran besar berserakan di mana-mana, tidak hanya di dekat laut tetapi juga di daratan. Tentu beratnya berton-ton ya, tetapi batu itulah yang menjadi kekhasan Pantai Tanjungtinggi.

Papan yang menyebutkan disinilah lokasi film Laskar Pelangi.

Papan yang menyebutkan disinilah lokasi film Laskar Pelangi.

Yuk ah… saya tidak sabaran melihat pantainya yang berbatu-batu granit besar itu. Wow… memang eksotis menikmati pemandangan pantai di sini. Batu-batu granit ini sudah ada sejak jutaan tahuan yang lalu, entah bagaiamana asal muasalnya muncul ke permukaan bumi. Berikut foto-fotonya.

Pemandangan ke arah laut (1)

Pemandangan ke arah laut (1)

Pemandangan ke arah laut (3)

Pemandangan ke arah laut (2)

Pemandandangan ke arah laut (3)

Pemandandangan ke arah laut (3)

Pemandangan ke arah laut (4)

Pemandangan ke arah laut (4)

Nah, kalau foto yang di bawah ini adalah pantai yang agak landai. Pasirnya putih dan halus. Air lautnya bersih dari sampah manusia, yang tampak hanyalah sampah rumput laut yang berserakan di pinggir pantai.

Pantai Tanjungtinggi yang indah

Pantai Tanjungtinggi yang indah

Pantai Tanjungtinggi yang indah

Pantai Tanjungtinggi yang indah

Rasanya kurang lengkap ke pantai tanpa mengunjungi pulau-pulau di sekitarnya. Salah satu pulau yang wajib dikunjungi adalah Pulau Lengkuas. Di pulau ini terdapat menara mercu suar yang dibangun pada zaman Belanda (tahun 1882). Air laut yang biru menemani kami sepanjang berlayar naik perahu ke Pulau Lengkuas. Waktu tempuh ke Pulau Lengkuas kira-kira setengah jam. Sepanjang perjalanan menuju Pulau Lengkuas, di lautan yang luas, bersih, dan biru, terhampar pulau-pulau yang dibentuk dari batu-batu granit. Batu-batu granit itu seperti menyembul dari dasar laut.

Pulau-pulau yang berserakan dari batu granit

Pulau-pulau yang berserakan dari batu granit

Salah satu pulau batu granit yang unik adalah Pulau Garuda. Dinamakan Pulau Garuda karena dari jauh kelihatan batu granit seperti paruh burung garuda (lihat fotonya di bawah ini).

Pulau Garuda

Pulau Garuda

Setelah menempuh perjalanan setengah jam dan laut yang bergelombang cukup besar, terlihatlah Pulau Lengkuas dengan mercu suarnya yang cantik.

Pulau Lengkuas dari jauh

Pulau Lengkuas dari jauh

Sampailah kami di Pulau Lengkuas. Kami disambut oleh menara mercu suar yang menjulang tinggi. Kira-kira tingginya ada 80 meter kali ya.

Mercu suar yang dibangun pada tahun 1882

Mercu suar yang dibangun pada tahun 1882

Berani menaiki mercu suar setinggi itu? Mercu suar tingginya 20 tingkat, setiap tingkat dihubungkan dengan anak tangga. Kebayang ya betapa sulitnya membangun mercu suar setinggi itu pada Abad 19. Sungguh sayang ke Pulau Lengkuas kalau tidak mencoba menaiki mercu suar itu.

Yuk, ah, saya mau uji ketahan tubuh dengan menaiki tangga menara mercu suar yang melingkar dan banyaknya 20 buah itu. Uff…, ngos-ngosan deh naik tangga yang tinggi itu. Saya istirahat dulu di salah satu tingkat menara. Ini foto bagain dalam mercu suar.

Pemandanagn salah satu tingkat di dalam mercu suar

Pemandanagn salah satu tingkat di dalam mercu suar

Setelah mendaki tangga selama lima belas menit lebih, akhirnya sampailah saya di puncak mercu suar. Wow… betapa indah pemandangan dari puncak mercu suar. Lihatlah lautan luas dengan pulau-pulau dari batu granit berserakan di mana-mana.

Pemandangan dari puncak mercu suar

Pemandangan dari puncak mercu suar (1)

Pemandangan dari puncak mercu suar (2)

Pemandangan dari puncak mercu suar (2)

Pemandangan dari puncak mercu suar (3)

Pemandangan dari puncak mercu suar (3)

Lampu mercu suar yang tidak bisa berputar lagi, tapi masih bisa berfungsi memancarkan sinar

Lampu mercu suar yang tidak bisa berputar lagi, tapi masih bisa berfungsi memancarkan sinar

Di Pulau Lengkuas, seperti pantai Pulau Belitung, terdapat banyak bantu granit berukuran besar. Saya berfoto narsis di depan batu granit ini.

Narsis di Pulau Lengkuas

Narsis di Pulau Lengkuas

Oke, sebelum meninggalkan Pulau Lengkuas, saya berfoto-foto dulu di sini bersama anak saya yang nomor 2.

Foto bareng anak

Foto bareng anak

Langit sudah terlihat mendung, sebentar lagi badai akan datang. Kami pun bergegas meninggalkan Pulau Lengkuas dan kembali lagi ke Pulau Belitung. Suatu saat saya ingin kembali ke Pulau Lengkuas lagi.

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Jalan-Jalan ke Pulau Belitung (Bagian 2): Pantai Belitung nan Indah

  1. belitung berkata:

    saya selaku putra daerah belitong selalu bangga akan keindahan alama pulau belitong.Artikel dan perjalanan mas keren banget.Salam kenal dari anak belitong mas

  2. Zainum bin Hamad berkata:

    Kalau dari KL mahu kemana fdahulu sebelum ke Belitung atau ada mana mana pesawat kesana…

    • rinaldimunir berkata:

      Pak Zainum, ke Pulau Belitung bisa dari Batam atau dari Jakarta. Dari Batam ada pesawat kecil ke sana (tapi tidak setiap hari ada), kalau dari Jakarta ada setiap hari dengan pesawat berbadan lebar.

  3. Ping balik: Berkunjung ke SD Muhammadiyah, Gantong (Sekolah Laskar Pelangi) di Belitung Timur | Catatanku

  4. Ping balik: Berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong (Sekolah Laskar Pelangi) di Belitung Timur – Somethink

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s