Meskipun Empat Orang Tetap Jalan Terus

Semester ini ada yang unik dalam kuliah yang saya ampu. Saya mengajar mata kuliah pilihan (electives) yang berjudul Topik Khusus Informatika. Ini mata kuliah sejenis kapita selekta yang isinya dapat berubah-ubah setiap tahun. Dua tahun ini saya yang mengisi kuliah tersebut, topiknya adalah Metode Numerik dan Fuzzy Logic. Pada awal semester jumlah peserta kuliah sekitar 12 orang, tetapi setelah masa PRS (Perbaikan Rencana Studi) dilaksanakan minggu lalu, jumlah pesertanya menyusut menjadi empat orang saja. Mungkin setelah melihat daftar tugas kuliahnya (tugas programming dengan berbagai bahasa dan kakas) yang seabreg-abreg (karena kuliah ini full tugas sampai akhir semester), banyak mahasiswa yang mengundurkan diri.

Tahun lalu jumlah pesertanya masih lumayan bertahan hingga akhir semester, yaitu 12 orang, tetapi tahun ini hanya empat orang. Menurut aturan di ITB, jika jumlah peserta kuliah pilihan kurang dari lima orang, maka kuliah pilihan tersebut ditutup. Seharusnya saya menutup kuliah tersebut, dan seharusnya saya senang kuliah tersebut ditutup saja, sehingga beban mengajar saya berkurang (asyiiik kan?).

Tetapi, setelah ngobrol-ngobrol dengan empat orang mahasiswa yang tersisa itu, mereka rupanya ingin tetap meneruskan kuliah pilihan tersebut. Saya tidak tega juga menutup kuliah ini, jika ditutup tentu mereka kesulitan mencari kuliah pilihan pengganti, karena semester genap sudah berjalan selama empat minggu. Jika saya menuruti egoisme saya, tentu saya tutup saja, tetapi hal itu tidak saya lakukan. Saya memilih untuk tetap meneruskan kuliah pilihan ini sampai akhir semester. Setelah berkonsultasi dengan pegawai akademik, keputusan menutup atau meneruskan kuliah pilihan tersebut ada pada tangan saya, meskipun secara aturan boleh ditutup. Karena tanggung jawab secara moral dan tanggung jawab secara keilmuan akhirnya membuat saya memutuskan untuk melanjutkan perkuliahan sampai akhir semester.

Memberi kuliah kepada hanya empat orang mahasiswa rupanya asyik juga, serasa seperti memberi les privat saja. Ruang kuliah tenang. Tidak ada mahasiswa yang ribut atau mengobrol, konsentrasi menajdi fokus. Secara materi saya tidak perlu bersusah payah karena materi kuliah sudah saya buat sejak tahun lalu, tinggal sedikit perbaikan di sana-sini.

Saya terbayang teman-teman dosen di Program Studi Astronomi. Jumlah mahasiswanya termasuk paling sedikit di antara Prodi lain di ITB. Zaman saya kuliah misalnya, teman seangkatan saya di Astronomi hanya 11 orang. Dengan jumlah mahasiswa hanya sedikit, bagaimana suasana perkuliahan pada mata kuliah pilihannya ya? Tentu pesertanya ada yang hanya 2 orang, tiga orang, atau lebih. Kalau kuliah pilihan ditutup sesuai aturan ITB (karena tidak memenuhi kuota lima orang), tentu tidak ada orang yang akan mendalami bidang spesifik di Astronomi (melalui kuliah pilihan). Jadi, memang kembali kepada kesediaan dosennya saja. Mau lanjut silakan, mau ditutup silakan. Begitu pula dalam kasus saya sekarang.

Tulisan ini dipublikasikan di Seputar ITB. Tandai permalink.

3 Balasan ke Meskipun Empat Orang Tetap Jalan Terus

  1. yunitacaroline berkata:

    hanya 4 orang? menyenangkan sekali
    saya sedang S2 SI,matkul wajib saja 50an orang,
    matkul pilihan 40an orang, pak
    lebih parah dibanding pas S1 IF
    mau gimana lagi, pilihan lainnya tidak terlalu menimbulkan minat :P

  2. stwn berkata:

    di tempat saya sekarang ada kebijakan informal pak, walaupun hanya 1 orang saja yang ikut, mata kuliah pilihan diusahakan tetap dibuka, khususnya mata kuliah yang pada tahun sebelumnya sedikit/tidak ada peminatnya

    tapi ya memang keputusan tetap ada di dosen pengampu, dan di prodi kami semua mendorong dosen untuk tetap membuka mata kuliah pilihan tersebut :D

  3. rosa berkata:

    Saya juga pernah mengajar dengan mahasiswa 5 orang, tapi sering yang masuk hanya 3 orang :D…. maju terus pantang mundur…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s