Jalan-jalan ke Bangkok (Bagian 2): Menyusuri Sungai Chao Praya kala Malam

Di Bangkok saya bertemu dengan alumni Informatika ITB angkatan 1994 yang bekerja di kantor perwakilan PBB untuk Asia Pasifik. Namanya Mohamad Reza. Reza mengajak kami jalan-jalan menuju pasar malam (night market) yang bernama Asiatique di pinggir sungai Chao Praya. Pasar ini hanya buka pada waktu malam dari jam 4 sore hingga jam 12 malam. Bermacam barang suvenir, pakaian, dan restoran berada di pasar ini.

Pasar malam Asiatique di pinggir Sungai Chao Praya

Pasar malam Asiatique di pinggir Sungai Chaopraya

Bersama Mohamad Reza di pasar malam.

Bersama Mohamad Reza di pasar malam.

Pinggir sungai Chaopraya di dekat Pasar Asiatique.

Pinggir sungai Chaopraya di dekat Pasar Asiatique.

Sungai Chao Praya adalah sungai besar di kota Bangkok. Di pinggir sungai ini terdapat dermaga perahu penumpang yang mengantarkan pengunjung ke kawasan pusat kota secara gratis alias tidak membayar. Perahu ini semacam feeder ke kawasan pertokoan, hotel, dan mal di kota Bangkok.

Perahu penumpang siap mengangkut pengunjung secara gratis.

Perahu penumpang siap mengangkut pengunjung secara gratis.

Nah, kami bersama Reza menaiki perahu itu menuju dermaga di pinggir Hotel Shangrila. Kebanyakan penumpang perahu adalah para turis asing, termasuk kami, ha..ha…

Penumpang ada yang duduk dan berdiri, mirip bis kota saja.

Penumpang ada yang duduk dan berdiri, mirip bis kota saja.

Banyak perahu melewati sungai Chao Praya malam itu. Salah satunya semacam kapal pesiar (cruise) yang berukuran lebih besar yang membawa para turis. Di atas kapal pesiar itu ada restoran dan disktotik tempat para turis bule berjoged. Saya melihat kapal pesiar itu dari kejauhan. Suara musik berdentum-dentum dari atas kapal pesiar dan suara para turis yang bernyanyi dan berdansa terdengar dengan jelas.

Kapal pesiar yang bermandikan cahaya lampu.

Kapal pesiar yang bermandikan cahaya lampu.

Sepanjang sungai Chao Praya terlihat gedung-gedung tinggi dengan lampu-lampu yang menawan. Umumnya gedung-gedung hotel, apartemen, dan perkantoran. Ini foto-fotonya, sayang kurang jelas karena pencahayaan yang kurang😦.

DSCF0827

DSCF0828

Tulisan menarik lain tentang senja di Sungai Chao Praya dapat dibaca pada tulisan seorang traveller (alumni Informatika ITB juga) yang pernah berkunjung ke sini: Semburat Senja Kembali ke Chao Phraya.

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Jalan-jalan ke Bangkok (Bagian 2): Menyusuri Sungai Chao Praya kala Malam

  1. Ega Dioni Putri berkata:

    Wah, keduluan pak Rin nih bikin ulasan jalan2 Bangkok..😀 Baru tahu kalo ada alumni IF di sana, Pak.. saya nggak sempat naik kapal di sungai besar ini, tapi sempat nyoba Khlong (perahu) di sungai-sungai yg bermuara ke Chao Phraya. Seru! Orang2 kantoran yg pengen ngehindarin macet pun rela duduk di perahu kayu itu😀

  2. delta berkata:

    terima kasih info nya, tinggal saya pelajari dan coba cari penginapannya murah disini deh : http://tinyurl.com/lorvyyf

  3. Rental / Sewa mobil toyota commuter (van) + driver (bahasa inggris dan Indonesia) di kota Bangkok atau Pattaya atau Jemput bandara
    Untuk infomasi lebih lanjut
    Hubungi langsung
    Telp +66819250901 (whatsapp juga bisa)
    Pin bb 7432ef44

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s