Berkunjung ke Jepang (Bag. 6): Jalan-Jalan di Tokyo

“Tugas negara” sudah selesai, hari ini kami punya waktu seharian untuk keliling kota Tokyo. Ini adalah hari terakhir kami di Jepang, besok kami sudah harus pulang ke tanah air.

Kawasan pertama yang “wajib” dikunjungi adalah Ginza, sebuah pusat perbelanjaan elit di Tokyo. Barang-barang merek ternama dunia ada di sini. Saya hanya cuci mata saja di sini, tidak ada niat untuk belanja-belanja di Ginza.

Kawasan Ginza

Kawasan Ginza

Pak Dekan, saya, dan Bu Hira di Ginza.

Pak Dekan, saya, dan Bu Hira di Ginza.

Label merek ternama di Ginza.

Label merek ternama di Ginza.

Mobil-mobil mewah berseliwera di Ginza. Mejeng di depan mobil Ferari.

Mobil-mobil mewah berseliwera di Ginza. Mejeng di depan mobil Ferari.

Ternyata Ginza itu nama orang Jepang yang diabadikan menjadi nama kawasan ini. Itu tuh ada prasasti yang menceritakan tentang riwayat hidupnya di jalur pedestrian di Ginza.

Prasasti tentang Ginza.

Prasasti tentang Ginza.

Dari Ginza kami naik kereta api bawah tanah menuju kawasan Akihabara. Akihabara terkenal sebagai pusat anime terbesar di Tokyo. Bagi penggemar anime, disinilah “surganya”.

Stasiun Akihabara

Stasiun Akihabara

Kawasan Akihabara. Ada kafe AKB48 lho di sini.

Kawasan Akihabara. Ada kafe AKB48 lho di sini.

Narsis di Kafe AKB48

Narsis di Kafe AKB48

Pusat perbelanjaan di Akihabara, menyatu dengan stasiun kereta.

Pusat perbelanjaan di Akihabara, menyatu dengan stasiun kereta.

Pusat anime terbesar di Tokyo ada di Akihabara ini.

Pusat anime terbesar di Tokyo ada di Akihabara ini.

DSCF1134

DSCF1135

DSCF1140

Dari Akihabara, kami menuju Akasuka. Ini adalah kawasan wisata yang menjual suvenir khas Jepang. Di sini ada rumah tradisionil Jepang yang unik.

Rumah tradisionil Jepang di Asasuka

Rumah tradisionil Jepang di Asasuka

DSCF1176

Narsis di Asasuka

Narsis di Asasuka

Becak tradisionil Jepang yang ditarik manusia di Sasuka

Becak tradisionil Jepang yang ditarik manusia di Akasuka

Becak tradisionil Jepang

Becak tradisionil Jepang

Dari Akasuka Asasuka kami diundang makan siang di masjid yang di sana tinggal keluarga seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menyelesaikan S3 di TIT. Bentuknya tidak seperti masjid umumnya, sebab semula adalah sebuah kantor yang dibeli oleh orang Pakistan. Wah, seminggu saya tidak menemui masakan Padang di Jepang alhamdulillah sedikit terobati. Terima kasih Mas Topan.

DSCF1185

Tanda melengkung dan tulisan MOSQUE menandaklan masjid.

Tanda melengkung dan tulisan MOSQUE menandakan sebuah masjid.

Ruang shalat di dalam masjid

Ruang shalat di dalam masjid

Setelah sholat, makan, dan istirahat, maka tempat terakhir yang saya kunjungi adalah Shibuya. Ini adalah kawasan paling ramai di Tokyo. Jika anda sering melihat ramainya orang Tokyo berjalan bergegas seperti dikejar hantu, maka pemandangan itu kemungkinan besar di Shibuya. Di Shibuya terdapat stasiun kereta api yang sangat ramai. Orang-orang yang berjalan bergegas itu karena mereka mengejar jadwal kereta. Mereka menyeberang jalan bersama-sama laksana air bah.

Orang-orang menyeberang jakan laksana air bah di Shibuya

Orang-orang menyeberang jakan laksana air bah di Shibuya

Gedung-gedung tinggi yang dindingnya menjadi megatron di Shibuya

Gedung-gedung tinggi yang dindingnya menjadi megatron di Shibuya

Hari sudah malam, kami pulang dulu ke hotel. Besok pagi sudah harus bersiap-siap ke Bandara.

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Berkunjung ke Jepang (Bag. 6): Jalan-Jalan di Tokyo

  1. rusydi hikmawan berkata:

    jadi pengen dapet tugas negara ke sana. sy belum bisa ngajuin beasiswa soalnya baru selesein S1 PGSD di sini. mudahan tahun depan bisa

  2. Ega berkata:

    wah, dari fotonya ada beberapa yang bertuliskan ‘sega’, jadi inget masa-masa ketika masih bocah dulu nih, bang.
    asik juga kalo bisa jalan2 ke sana. makasih banyak bang, atas sharingnya.😀

  3. Reisha berkata:

    “Asakusa” Pak..

  4. yayangneville berkata:

    Kangen Jepang liar biasa!

  5. Ping balik: Mengintip Akihabara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s