Soal Membaca, Orang Jepang Juaranya

Ini oleh-oleh yang tersisa waktu ke Jepang bulan lalu. Kalau urusan membaca yang tidak kenal tempat dan tidak kenal waktu, orang Jepang deh juaranya. Sambil menunggu kereta atau bis, atau bahkan berdiri di dalam kereta api mereka masih tetap meluangkan waktu untuk membaca, seperti foto yang saya jepret di bawah ini.

Sambil berdiri di atas kereta pun tetap membaca.

Sambil berdiri di atas kereta pun tetap membaca.

Di dalam kereta api cepat Shinkansen pun orang Jepang tetap membaca.

Di dalam kereta api cepat Shinkansen pun orang Jepang tetap membaca.

Di era digital seperti sekarang, kegiatan membaca beralih melalui gadget. Di Jepang, Internet ada di mana-mana di tempat-tempat publik, bahkan di atas kereta pun ada, maka membaca tulisan daring pun tetap dilakukan. Luar biasa orang Jepang dalam budaya membacanya.

Di negera kita, membaca belum menjadi budaya masif. Budaya bertutur lisan masih lebih umum dibandingkan membaca. Memang era ponsel dan gadget membuat perilaku orang Indonesia berubah, mereka memang lebih suka mengotak-atik ponsel atau gadget lainnya, tetapi kebanyakan digunakan untuk main game atau untuk social networking. Maka tidak heran aplikasi social networking seperti Facebook, Twitter, BBM, WhatsApp, dan lain-lain sangat populer dan laris di negara kita. Soal hubungan sosial orang kita memang juaranya, beda dengan orang Jepang yang kaku dalam berelasi sosial.

Orang kita memang patut mencontoh orang Jepang dalam budaya membaca. Budaya membaca adalah indikator kemajuan sebuah bangsa.

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

8 Balasan ke Soal Membaca, Orang Jepang Juaranya

  1. Andre berkata:

    luar biasa ya.. mari budayakan membaca …

  2. Sutisna berkata:

    Setuju sekali. Jepang memang harus dijadikan role model soal budaya membacanya yang juara!

  3. Ping balik: Soal Membaca, Orang Jepang Juaranya | Pengingat Kami

  4. jeffri berkata:

    Cerita dari seorang teman juga, ketika berada di dalam kereta atau bis sebisa mungkin tidak menimbulkan suara. Kalaupun terpaksa menerima telepon itupun dengan suara yang lemah sehingga tidak mengundang ‘lirikan’ dari penumpang yang berada di sekitar, membaca mengutak atik gadget adalah aktivitas yang bisa dilakukan selain tidur🙂
    Walapun bertetangga ada sedikit perbedaan dengan sini (Korea), selain minat baca yang tinggi ‘nggacor’ antara lansia, suara yang keras ketika berkomunikasi lewat telepon (hp) dan pedagang asongan (bukan makanan, produk seperti ikat pinggang/dompet etc, Jepang ada jugakah)? masih sering terlihat dan sangat mengganggu.
    belum lagi ketika ada yang nonton tayangan televisi dengan suara dari builtin speaker hp tanpa pakai earphone…. haduffftttt

  5. adi berkata:

    Di Perancis juga sama pak. Di negara tersebut intelektualitas orang sangat dihargai, makanya kalau di kereta pagi-pagi hampir setiap orang membaca. Bacaan mereka juga kalau kita lirik berat-berat! kebanyakan berhubungaan dengan politik, ekonomi, filosofi dan ilmu pengetahuan.

    Kalau orang Indonesia, yang diutak atik paling social media atau chatting app seperti Whatsapp, BBM etc. Gosip, ngobrol ngalor ngidul gak jelas, narsis dan pamer doang…

    Makanya negeri ini nggak pinter-pinter…

  6. IhsanPutra berkata:

    Kebanyakan yang dibaca apaan ya?
    Apa orang Jepang sehebat itu?
    Saya pernah baca artikel sebenarnya orang2 Jepang bukan pekerja keras, seperti yg selama ini kita dengar bahwa mereka pulang lebih larut saat bekerja untuk menunjukkan kesetiaannya pada perusahan, tetapi yang ada adalah mereka itu segan untuk pulang lebih dulu dari boss perusahaan.
    Hmm..

  7. mahisaajy berkata:

    wah, menarik sekali pak. waktu yang begitu sedikitnya dan berharganya tapi dimanfaatkan secara bijaksana oleh orang jepang. kita seharusnya juga jangan mau kalah, pak. hehe.

  8. lazione budy berkata:

    Jepang emang luar biasa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s