Menghadapi Rayuan Syaitan Saat akan Shalat Tahajud

Shalat tahajud (qiyamul-lail) adalah shalat malam yang tidak semua orang mampu melakukannya. Saat-saat semua orang tertidur lelap dalam mimpinya kita bangun untuk menegakkan shalat tahajud itu. Mata sangat berat untuk bangun pada dua pertiga malam.

Pengalaman saya ketika mau shalat tahajud, godaan terberat adalah menghadapi rayuan syaitan. Benar, rayuan syaitan. Saya sudah meniatkan diri untuk sholat malam, alarm di ponsel sudah saya setel untuk berdering pada jam yang saya inginkan. Karena memang sudah niat, maka Allah membangunkan saya pada jam tersebut sebelum alarm berbunyi.

Nah, setelah mata mulai membuka, di sini godaan syaitan mulai muncul. Syaitan tentu menghalang-halangi upaya kita untuk sholat pada malam sunyi itu. Perjuangan untuk bangkit dari tempat tidur dihadang oleh rayuan syaitan. Syaitan mulai membisiki begini: ah nantilah beberapa menit lagi, tidur lagilah agak sebentar, tidak usah buru-buru, dsb.

Jika Anda “setuju” dengan rayuan syaithan itu, dalam kondisi masih setengah sadar, Anda mungkin malas untuk bangkit dari tempat tidur. Anda mengiyakan rayuan syaitan tadi, ya tidur sebentar lagilah, kan masih lama waktu shubuh. Mata mulai dipicingkan kembali. Dalam keadaan kantuk yang amat sangat, siapa orang yang tidak terlena untuk tidur lagi. Akhirnya benar-benar tertidur sampai pagi, dan keinginan untuk sholat tahajud pun kandas sudah.

Di sinilah pentingnya memenangi pertarungan melawan rayuan syaithan. Jika Anda memang sudah berniat bulat untuk sholat tahajud, maka tiada pilihan lain: lawan rayuan untuk tidur lagi, langsung berdiri dan menuju tempat wudhu, dan tunaikan sholat malam itu. Alangkah nikmatnya setelah kita bisa sholat tahajud, alangkah damainya hati setelah berdialog dengan Tuhan pada malam yang sunyi, mencurahkan segala keluh kesah, memohon dan meminta ampunan.

Sebaik-baik sholat adalah sholat tahajud karena perjuangan yang sangat berat untuk bangkit dari tidur.

Pos ini dipublikasikan di Pengalamanku. Tandai permalink.

3 Balasan ke Menghadapi Rayuan Syaitan Saat akan Shalat Tahajud

  1. BOYFIT berkata:

    kalau gw sdh 4thn sering tahajud tp gk ada perubahan apa apa. tetap nganggur dan jomblo. gw dh nganggur 10thn dan gw seumur hdup blm prnh pacaran pdhl umur gw 35 thn. dulu saat msh krja gw sering dijahati org, dan gw kalau nyari jodoh juga sering dijahati org. gw skrng malah kena penyakit migrain dan vertigo. thx.

    • pencintatahajud berkata:

      Coba google ’10 dosa2 besar’ mungkin ada salah satunya yg anda pernah lakukan atau sedang lakukan yang membuat ibadah anda itu terhalang untuk Allah makbulkan. Segala sesuatu itu mesti bersebab cuma kita selalunya tidak tahu apa penyebab itu disebabkan keterbatasan kemampuan kita untuk mengetahuinya. Berdoalah mohon petunjuk dar Allah semoga anda mendapat jawabannya.

  2. Andy Ibn Ilyas berkata:

    Allah memberi rejeki tidak selalu materi….percayalah semua yg anda dapatkan sekarang adalah yg terbaik (alhamdulillah bukan penyakit jantung, kanker dan penyakit2 ngeri lainnya) dan ttp harus disyukuri…dan tetap dilanjut tahajudnya.. dunia adalah penjara bagi orang beriman, tidak mendapat di dunia pasti Allah beriikan yg jauh lebih mudah di akhirat kelak..bersabarlah saudaraku..ttap cintai tahajud!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s